BERITABUANA-Perusahaan jamu nasional, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, melihat peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekspor pada 2026. Strategi ekspansi pasar internasional menjadi fokus utama guna meningkatkan kontribusi ekspor terhadap total penjualan.
Direktur Sido Muncul, David Hidayat, mengungkapkan saat ini kontribusi ekspor masih berada di kisaran 9,7%. Namun, perusahaan menargetkan peningkatan signifikan hingga mencapai 15% pada 2026.
“Saat ini ekspor berkontribusi sekitar 9,7% terhadap penjualan nasional. Pada 2026, kami berharap peningkatan bertahap hingga mencapai 15%, dengan membuka pasar baru di kawasan Afrika, ASEAN, dan Timur Tengah,” ujar David.
Saat ini, Sido Muncul telah menembus sekitar 30 negara dengan berbagai produk unggulannya. Ekspansi ini mencakup kawasan Asia hingga Afrika, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
Produk seperti Kuku Bima menjadi andalan di pasar Afrika, sementara Tolak Angin masih mendominasi pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah.
Di Malaysia, kedua produk tersebut menjadi tulang punggung penjualan dan berkontribusi sekitar 4% terhadap total ekspor. Sementara itu, pasar Arab Saudi juga menunjukkan performa positif, khususnya untuk produk Tolak Angin.
Selain itu, kontribusi pasar dari Filipina dan Nigeria masing-masing berada di kisaran 1–2%. Di Filipina, fokus utama adalah Tolak Angin, sedangkan di Nigeria produk minuman energi menjadi unggulan.
Ke depan, Sido Muncul tidak menutup peluang untuk memperluas pasar ke wilayah baru, khususnya kawasan Indochina dan Afrika. Kedua kawasan ini dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi yang solid dan potensi konsumsi yang besar.
Strategi yang diterapkan meliputi kemitraan strategis dengan distributor lokal serta pendekatan pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing negara.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan inovasi produk baru yang relevan dengan kebutuhan pasar ekspor.
Di kawasan ASEAN, perusahaan bahkan telah menyiapkan tambahan distributor baru, khususnya di Filipina yang dijadwalkan mulai beroperasi pada awal 2026.
Sido Muncul juga memperkuat kehadirannya di pasar Afrika melalui entitas anak usaha, Muncul Nigeria Limited, yang berfokus pada perdagangan produk di negara tersebut.
Keberadaan entitas ini menjadi salah satu pilar penting dalam memperluas penetrasi pasar sekaligus memperkuat distribusi di kawasan Afrika Barat.
David menegaskan kapasitas produksi perusahaan saat ini masih sangat memadai untuk mendukung ekspansi, baik di pasar domestik maupun internasional. (Ikhsan)





