BERITABUANA-Dalam upaya melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi, Dafam Express Jaksa Jakarta menghadirkan program “Kamis Betawi”, di mana seluruh karyawan mengenakan pakaian adat Betawi setiap hari Kamis.
Konsep dengan tema “Kamis Betawi” ini dimulai sejak tanggal 21 Mei 2026 di Dafam Express Jaksa Jakarta. Menginspirasi generasi muda-mudi dalam upaya tetap melestarikan tradisi agar lebih mengenal dan mencintai budaya Betawi.
Busana khas Jakarta ini tidak hanya sekedar menjadi pakaian, melainkan simbol dari akulturasi sejarah, keberagaman, serta nilai-nilai luhur masyarakat. Budaya Betawi yang dikenal memiliki dua ragam busana utama yang paling ikonik yakni, Baju Sadariah (pakaian keseharian pria) dan Kebaya Encim (pakaian keseharian wanita).
Baju Sadariah yakni baju yang dipadukan dengan sarung dan peci mencerminkan nilai kesopanan serta ketaatan agama. Sementara itu, Kebaya Encim yang terinspirasi dari beraneka budaya yang memancarkan sisi keanggunan serta menjadi simbol dari keberagaman budaya Indonesia.
Tidak hanya busana sehari-hari, melainkan ada busana formal juga seperti Baju Ujung Serong dan Baju Demang. Pakaian ini identik dengan jas tutup dengan warna gelap, kain batik yang dililitkan di pinggang (cukin), dengan celana panjang senada. Busana ini sering dikenakan oleh para bangsawan atau tokoh adat pada zaman dahulu, namun kini menjadi simbol kewibawaan yang sering dikenakan dalam berbagai acara resmi.
Program Kamis Betawi menjadi bentuk apresiasi terhadap sejarah dan keberagaman budaya Jakarta. “Melalui program Kamis Betawi, kami ingin mengajak generasi muda untuk semakin mencintai budaya lokal” ujar Gumelar, General Manager Dafam Express Jaksa Jakarta.
Dafam Express Jaksa Jakarta sendiri memiliki 103 kamar dengan tipe kamar yang berbeda yang terdiri dari 55 kamar tipe Express Twin Room, 43 kamar tipe Express Double Room, 3 kamar tipe Deluxe Room, dan 2 kamar tipe Family Room, serta memiliki 1 ruangan untuk Express Meeting Room dan 1 Network Room yang dapat disewakan baik untuk keperluan formal maupun nonformal seperti kegiatan pertemuan kantor untuk private meeting atau virtual meeting. Selain itu juga terdapat co-working space yang terdapat keanggunan serta menjadi simbol dari keberagaman budaya Indonesia.
Tidak hanya busana sehari-hari, melainkan ada busana formal juga seperti Baju Ujung Serong dan Baju Demang. Pakaian ini identik dengan jas tutup dengan warna gelap, kain batik yang dililitkan di pinggang (cukin), dengan celana panjang senada. Busana ini sering dikenakan oleh para bangsawan atau tokoh adat pada zaman dahulu, namun kini menjadi simbol kewibawaan yang sering dikenakan dalam berbagai acara resmi.
Program Kamis Betawi menjadi bentuk apresiasi terhadap sejarah dan keberagaman budaya Jakarta. “Melalui program Kamis Betawi, kami ingin mengajak generasi muda untuk semakin mencintai budaya lokal” ujar Gumelar, General Manager Dafam Express Jaksa Jakarta.
Dafam Express Jaksa Jakarta sendiri memiliki 103 kamar dengan tipe kamar yang berbeda yang terdiri dari 55 kamar tipe Express Twin Room, 43 kamar tipe Express Double Room, 3 kamar tipe Deluxe Room, dan 2 kamar tipe Family Room, serta memiliki 1 ruangan untuk Express Meeting Room dan 1 Network Room yang dapat disewakan baik untuk keperluan formal maupun nonformal seperti kegiatan pertemuan kantor untuk private meeting atau virtual meeting. Selain itu juga terdapat co-working space yang terdapat di area Bites & Breaks dengan suasana tenang, nyaman dan tentunya High Speed WiFi. (ikhsan)





