BERITABUANA-Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, DR. (HC) Irwan Hidayat mengungkapkan, bahwa keberlanjutan usaha tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai bisnis, melainkan dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berdampak positif bagi lingkungan sosial.
“Sebuah usaha bisa sukses dan langgeng jika mampu memberi manfaat kepada masyarakat. Inilah cara kami melakukan promosi sekaligus membantu mereka yang kurang beruntung. Kami berupaya memanfaatkan seluruh kemampuan dana perusahaan untuk hal-hal yang bernilai dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial yang dilakukan perusahaan tidak hanya bersumber dari anggaran Corporate Social Responsibility (CSR), tetapi juga dari dana promosi atau iklan.
“Banyak yang mengira ini murni dari CSR. Padahal tidak sepenuhnya demikian. Dana yang digunakan juga berasal dari anggaran iklan. Seluruh kegiatan kami diarahkan untuk memberi kontribusi, mulai dari promosi pariwisata, operasi katarak, operasi bibir sumbing, hingga bantuan penanganan stunting dan lansia,” jelasnya.
“Saya bersyukur perusahaan kami dapat berpartisipasi aktif membantu masyarakat dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Setiap kegiatan bakti sosial yang kami lakukan juga membuat semakin banyak masyarakat mengenal Sido Muncul,” ungkap Irwan.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Sido Muncul tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi penerima, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh pihak di perusahaan.
“Saya pribadi merasa senang, direksi senang, dan karyawan juga bahagia karena perusahaan bisa membantu sesama,” tambahnya.
Karena itu, Sido Muncul berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap setelah operasi, para pasien bisa kembali melihat dengan baik, bekerja, dan menjalankan aktivitasnya sehingga dapat membahagiakan keluarga,” tuturnya.
Irwan menegaskan, selama perusahaan masih ada, mampu, dan dibutuhkan, program-program sosial tersebut akan terus dilanjutkan dan bahkan dikembangkan.
“Selama Sido Muncul masih ada dan mampu, program ini akan terus berjalan. Kegiatan ini juga kami kembangkan ke operasi bibir sumbing, penanganan stunting, hingga ODGJ. Membantu orang lain pada dasarnya juga menguntungkan—memberi ketenangan batin, memperkuat citra perusahaan, dan memperluas manfaat,” jelasnya.
Irwan menilai, bahwa partisipasi sektor swasta sangat penting dalam mendukung program-program sosial pemerintah. “Saya merasa dengan melakukan ini, kami mendapatkan banyak hal positif. Pemerintah juga membutuhkan partisipasi swasta. Pengusaha memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Ikhsan)





