Sido Muncul Gelar Operasi Katarak untuk 200 Mata di Bandung

Nasional, Kesehatan190 Dilihat

BERITABUANA-Ratusan warga kembali melihat dengan jelas setelah melakukan operasi katarak secara gratis di Rumah Sakit Maranatha (RS Maranatha), Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (2/2/2026). Agenda tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi jumlah kebutaan akibat katarak di Indonesia.

Kegiatan sosial tersebut diinisiasi secara langsung oleh PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) melalui salah satu produk unggulannya, Tolak Angin, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat dan Rumah Sakit Maranatha. Sebanyak 200 orang melaksanakan operasi katarak dan bisa melihat kembali dengan jelas.

“Ya, ini operasi yang pertama kali tahun 2026 dan di Kabupaten Bandung ini dan saya berharap operasi ini juga nanti bisa membantu masyarakat. Targetnya 200 orang ya,” ujar Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat, kepada awak media.

Irwan mengatakan kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis dapat membantu mengurangi angka penderita katarak di Indonesia. Sehingga kegiatan bakti sosial tersebut kerap dilaksanakan setiap tahunnya.

“Kita sejak tahun 2011, totalnya 57.000 mata. Bukan pasang mata loh, 57.000 mata dari tahun 2011 dan selama itu bersama dengan Perdami (Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia),” kata Irwan.

Pihaknya menilai penderita katarak setiap tahunnya kerap bertambah. Maka operasi katarak secara gratis akan terus dilakukan secara masif.

“Kita tahu belakang ini masih banyak, masih ribuan, puluhan jutaan yang masih katarak dan tiap tahun bertambah 1 persen. Jadi tiap tahun bertambah 280.000-an,” katanya.

Irwan mengungkapkan alasan memilih Kabupaten Bandung adalah banyaknya laporan penderita katarak. Makanya dirinya memutuskan untuk melakukan kegiatan bakti sosial operasi katarak secara gratis.

“Alasan di sini ya karena ada laporan yang sudah terkumpul pasien-pasiennya ke sini dan ada terutama juga ada rumah sakit tempat kita kerjasama. Sebab kalau tidak ada rumah sakitnya kan tidak bisa,” jelasnya.

Selain katarak, Irwan mengaku turut melakukan operasi secara gratis untuk penderita bibir sumbing. Kemudian dirinya juga fokus dalam penanganan stunting di setiap daerah.

“Setelah ini mungkin stunting yang kami akan bantu. Kami tidak bisa masuk ke MBG (Makan Bergizi Gratis) karena takut sebagai perusahaan kami ini tidak punya dapur, jadi kami cuma ikut partisipasi pemerintah ini dalam bentuk bantuan langsung tunai kepada mereka yang stunting,” bebernya.

Irwan menilai, penglihatan sangat penting bagi manusia. Sehingga dirinya terus berkomitmen dalam menangani permasalahan tersebut.

“Senang sekali saya bisa berpartisipasi untuk membantu yang katarak, stunting sama bibir sumbing. Ya kami komit terus, itu cara Sido Muncul itu kami lakukan dengan cara begini,” ucap Irwan.

Dia menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut bisa dilakukan secara berkolaborasi dengan rumah sakit, dan pemerintah daerah. Dengan itu kegiatan tersebut bisa diselenggarakan dengan baik.

“Semua rumah sakit aktif untuk membantu, berpartisipasi. Kalau nggak ada rumah sakit, kami juga nggak bisa. Terus kemudian dari pemerintah daerah, Pemkab, Pemkot itu sangat memfasilitasi dengan baik. Saya pokoknya saya bersyukur bisa berbuat sesuatu seperti hari ini,” ungkapnya.

Irwan berharap para masyarakat yang telah mengikuti operasi katarak bisa melihat dengan baik. Kemudian bisa beraktivitas dengan normal kembali.

“Ya, tentunya saya doain mereka sehat dan bisa menikmati hidup yang normal kembali dengan mata yang sudah bisa melihat dengan baik,” kata Irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *