<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Figure &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/figure/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 09:06:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>Figure &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Irwan Hidayat : Indonesia Dapat Menjadi Negara Kaya Pada 2029</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 05:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1430</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/" title="Irwan Hidayat : Indonesia Dapat Menjadi Negara Kaya Pada 2029" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto"><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, berharap Indonesia dapat menjadi negara kaya pada 2029 atau dalam lima tahun ke depan. Ia mengaku optimistis target tersebut bisa dicapai.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">“Saya berharap Indonesia sudah menjadi negara kaya dalam waktu lima tahun. Jadi 2029 harus sudah tercapai, tidak boleh terlalu lama. Jangan menunggu sampai 2045,” ujar Irwan Hidayat kepada media usai peluncuran iklan terbaru Kuku Bima Energi versi “Indonesia”, yang mengangkat pesona keindahan alam dan pariwisata Labuan Bajo, Komodo, dan Manggarai Barat.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Menurut Irwan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju dalam waktu lebih cepat, mengingat kekayaan alamnya yang melimpah—mulai dari tanah, air, iklim, budaya, hingga sumber daya alam lainnya—serta didukung oleh sumber daya manusia yang besar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">“Kalau tidak bisa menjadi negara kaya dalam lima tahun, itu aneh. Singapura saja hanya butuh sekitar 10 tahun sejak merdeka pada 1965 untuk menjadi negara maju, meskipun minim sumber daya alam. Mereka unggul di sektor perdagangan dan industri,” jelasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Karena itu, Irwan menilai terlalu lama jika Indonesia harus menunggu hingga 2045 untuk mencapai status negara maju. “Indonesia harus bisa menjadi negara kaya pada 2029. Kalau 2045 disebut sebagai Tahun Emas, berarti saat itu kita sudah dalam kondisi mapan,” tegasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Keyakinan tersebut muncul setelah ia melihat langsung besarnya potensi yang dimiliki Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Beragam destinasi dengan keindahan alam yang luar biasa dinilai mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sebagai pengusaha sekaligus pecinta pariwisata, Irwan tidak hanya menikmati keindahan tersebut, tetapi juga aktif mempromosikannya. Salah satunya melalui iklan produk Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, yang telah lama menampilkan pesona alam Indonesia—dari Papua hingga Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur—bahkan sebelum destinasi tersebut dikenal luas seperti sekarang. (Ikhsan)</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Strategi Dirut Sido Muncul</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lima-strategi-dirut-sido-muncul/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lima-strategi-dirut-sido-muncul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 08:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1359</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat menyiapkan lima strategi utama guna memperkuat <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lima-strategi-dirut-sido-muncul/" title="Lima Strategi Dirut Sido Muncul" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat menyiapkan lima strategi utama guna memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.</p>
<p>Irwan Hidayat, mengatakan langkah ini dirancang untuk menjaga keberlanjutan usaha melalui penguatan tata kelola, efisiensi operasional, inovasi digital, ekspansi pasar suplemen, serta peningkatan literasi investasi saham.</p>
<p>Strategi pertama adalah memperkuat tata kelola dan transparansi perusahaan sebagai bagian dari persiapan regenerasi kepemimpinan.</p>
<p>“Struktur organisasi ke depan akan semakin kompleks karena melibatkan generasi penerus dari beberapa keluarga, sehingga diperlukan aturan yang jelas dan adil,” ujar Irwan.</p>
<p>Kedua, perseroan meningkatkan efisiensi operasional melalui sistem digital <em>Sido Monitoring Activity Real Time</em>. Sistem ini memungkinkan proses pengadaan dan pengelolaan inventori dipantau secara langsung guna meminimalkan kebocoran biaya serta meningkatkan profitabilitas.</p>
<p>Ketiga, memperluas pasar produk suplemen kesehatan. Sejak 2017, perusahaan telah menyiapkan puluhan produk <em>food supplement</em> agar dapat diterima di berbagai negara dengan menyesuaikan komposisi sesuai regulasi masing-masing pasar.</p>
<p>Keempat, transformasi digital dipercepat melalui peluncuran aplikasi Sido Herbalpedia yang dirancang sebagai sarana edukasi berbasis riset ilmiah, yang diharapkan dapat membantu masyarakat memahami manfaat suplemen herbal dan memilih produk sesuai kebutuhan.</p>
<p>Kelima, Irwan juga mendorong kampanye kebiasaan menabung saham. “Partisipasi masyarakat Indonesia di pasar modal masih relatif rendah dibandingkan negara maju, sehingga diperlukan perubahan pola pikir agar investasi saham menjadi kebiasaan jangka panjang, bukan sekadar spekulasi,” ujarnya. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lima-strategi-dirut-sido-muncul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irwan Hidayat : Menjaga Bisnis Keluarga Agar Tetap Eksis</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-menjaga-bisnis-keluarga-agar-tetap-eksis/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-menjaga-bisnis-keluarga-agar-tetap-eksis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 08:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[irwan hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1285</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menunjukkan keberhasilan dalam menjaga <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-menjaga-bisnis-keluarga-agar-tetap-eksis/" title="Irwan Hidayat : Menjaga Bisnis Keluarga Agar Tetap Eksis" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menunjukkan keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan bisnis keluarga, berbeda dari pandangan umum yang menganggap generasi ketiga sebagai penentu kehancuran. Kini, perusahaan jamu raksasa ini tengah bersiap memasuki transisi kepemimpinan ke generasi keempat, seiring usianya yang menginjak 75 tahun, dilansir dari Money.</p>
<p>Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengungkapkan bahwa menjaga bisnis keluarga agar tetap eksis membutuhkan lebih dari sekadar kondisi keuangan yang stabil. Menurut Irwan, hal terpenting adalah bagaimana nilai dan cara kerja perusahaan dapat terus konsisten, bahkan di tengah perbedaan pandangan di antara para sepupu yang jumlahnya semakin banyak.</p>
<p>Salah satu tantangan utama dalam proses regenerasi ke generasi keempat adalah struktur keluarga yang semakin meluas. Jika sebelumnya pengelolaan perusahaan ditangani oleh saudara kandung, kini tongkat estafet akan dipegang oleh para sepupu dengan latar belakang pendidikan serta pola pikir yang lebih beragam.</p>
<p>Irwan Hidayat mengakui bahwa Sido Muncul selama puluhan tahun telah banyak beroperasi dengan sistem &#8220;hukum adat&#8221; keluarga, yakni konsensus tidak tertulis yang didasari kepercayaan dan kebiasaan. Namun, ia menekankan bahwa cara ini tidak lagi efektif untuk menjaga kelangsungan bisnis di masa depan.</p>
<p>Menurut Irwan, &#8220;Aturan harus jelas dan dilembagakan supaya tidak menimbulkan kecurigaan. Semua harus berjalan transparan.&#8221; Langkah formalisasi ini meliputi penyusunan batasan kewenangan yang tegas, termasuk peran Chief Executive Officer (CEO) dalam kerangka profesionalisme keluarga, guna mencegah potensi konflik internal yang kerap meruntuhkan bisnis keluarga. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-menjaga-bisnis-keluarga-agar-tetap-eksis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irwan Hidayat Akan Kembali Menjabat Dirut Sido Muncul</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-akan-kembali-menjabat-dirut-sido-muncul/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-akan-kembali-menjabat-dirut-sido-muncul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 07:18:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut]]></category>
		<category><![CDATA[irwan hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1282</guid>

					<description><![CDATA[PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) dijadwalkan akan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-akan-kembali-menjabat-dirut-sido-muncul/" title="Irwan Hidayat Akan Kembali Menjabat Dirut Sido Muncul" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Semarang pada 9 April 2026, mendatang.</p>
<p>Agenda utama pertemuan tahunan tersebut, salah satunya pengumuman perubahan struktur direksi perusahaan setelah delapan tahun.</p>
<section class="mtb-10 text-center"></section>
<p>Dr. (H.C.) Irwan Hidayat mengonfirmasi dirinya direncanakan akan kembali menduduki jabatan Direktur Utama, yang menandai kembalinya sebagai nakhoda utama perusahaan produsen Tolak Angin tersebut.</p>
<p>“Jika disetujui di RUPS Sido pada 9 April 2026, saya akan menjadi CEO Sido yang kedua kali. Saya menjadi CEO Sido yang pertama pada tanggal 18 Desember 2013 dan selesai pada 17 Mei 2016,” kata Irwan Hidayat di House of Jamu, Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (26/3).</p>
<section class="mtb-10 text-center"></section>
<p>Setelah masa jabatan pertamanya sebagai dirut berakhir, kepemimpinan Sido Muncul sempat dilanjutkan oleh Jonatha Sofjan Hidajat pada periode 2016-2018.</p>
<p>Kemudian, sejak 17 Mei 2018 &#8211; 2026 ini, posisi Direktur Utama dijabat oleh David Hidayat.</p>
<p>RUPS mendatang direncanakan akan mengesahkan jajaran direksi baru yang terdiri dari Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama, didampingi David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto sebagai direktur.</p>
<p>Sementara itu, jabatan Komisaris Utama akan diisi oleh Jonatha Sofjan Hidajat, didampingi Johan Hidayat, Sigit Hartojo Hadi Santoso, Venancia Sri Indrijati W, Dr. dr. Mohammad Adib Khumaidi SpB, dan Prof. Lindawati Gani sebagai komisaris.</p>
<p>Irwan menjelaskan penunjukan dirinya kembali sebagai direktur utama berkaitan dengan statusnya selaku anggota keluarga paling senior.</p>
<p>Dia menekankan ini akan menjadi periode kepemimpinan terakhir bagi generasi ketiga keluarga Hidayat.</p>
<p>Rencananya, manajemen akan mulai menyerahkan kendali kepada generasi penerus yang dinilai memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman lebih baik.</p>
<p>Pada masa kepemimpinan mendatang, perusahaan akan berfokus pada efisiensi pengadaan barang melalui sistem baru yang dinamakan Sido Monitoring Activity Real Time (SMART).  (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-akan-kembali-menjabat-dirut-sido-muncul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DR. (HC) Irwan Hidayat : Berinvestasi Saham Lebih Menguntungkan</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-berinvestasi-saham-lebih-menguntungkan/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-berinvestasi-saham-lebih-menguntungkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 16:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[irwan hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1180</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Setelah wawancara saya mengenai investasi saham yang dimuat di inilahjateng.com pada 12 <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-berinvestasi-saham-lebih-menguntungkan/" title="DR. (HC) Irwan Hidayat : Berinvestasi Saham Lebih Menguntungkan" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Setelah wawancara saya mengenai investasi saham yang dimuat di inilahjateng.com pada 12 Maret 2026, banyak pertanyaan yang masuk kepada saya. Pertanyaan tersebut antara lain, mengenai saham apa yang layak dan menguntungkan untuk dibeli, berapa modal yang dibutuhkan, bagaimana cara membeli saham, hingga apa saja risikonya.</p>
<p>Untuk itu, saya ingin memberikan beberapa penjelasan sebagai berikut.</p>
<p>Yang paling penting adalah jangan bermain atau trading saham, tetapi berinvestasi untuk jangka panjang.</p>
<p>Berinvestasi di saham memungkinkan kita memperoleh dividen serta kenaikan nilai perusahaan apabila perusahaan tersebut terus berkembang.</p>
<p>Hal ini berbeda dengan deposito yang hanya memberikan bunga. Memang ada kemungkinan rugi jika harga saham turun.</p>
<p>Namun, untuk investasi jangka panjang biasanya memberikan keuntungan. Sebagai contoh adalah Bank BCA. Pada tahun 2000 harga sahamnya sekitar Rp500 per lembar, sedangkan hari ini sudah mencapai sekitar Rp6.875 per lembar.</p>
<p>Oleh karena itu, pilihlah perusahaan yang sudah lama berdiri, mapan, dan telah cukup lama menjadi perusahaan terbuka (Tbk).</p>
<p>Pilih perusahaan yang memiliki profit yang baik dan rutin membagikan dividen.</p>
<p>Pastikan kondisi keuangannya kuat, tidak memiliki utang bank yang berlebihan. Jika memiliki utang, sebaiknya masih dalam rasio yang sehat.</p>
<p>Waktu membeli saham sebaiknya saat harga masih undervalue, atau menjelang pembagian dividen, atau setelah melihat laporan keuangan triwulan pertama yang biasanya keluar pada akhir Maret.</p>
<p>Bagi yang ingin bertanya lebih lanjut atau belajar mengenai saham, cara membeli saham, serta belajar berinvestasi atau trading saham, dapat menghubungi beberapa pihak berikut:</p>
<p>PT INA Securitas<br />
Budiman<br />
+62 818 784168</p>
<p>Mansek Sekuritas<br />
Aldies–Head HNW<br />
0812 8335 6373</p>
<p>Shadiq–RM Executive<br />
0813 2030 1999</p>
<p>SatsetCuan – Stock Academy &amp; Trading<br />
Helen Felicia<br />
+62 815 5230 837</p>
<p>ValueCorporation–Data &amp; Stock Investment<br />
Andhika<br />
0812 9716 6471</p>
<p>Semoga penjelasan ini bermanfaat.</p>
<p>Penulis :                                                        Irwan Hidayat                                          Jakarta, 13 Maret 2026</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-berinvestasi-saham-lebih-menguntungkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irwan Hidayat : Investasi Saham Keuntungan Bisa Capai 40 Persen</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-investasi-saham-keuntungan-bisa-capai-40-persen/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-investasi-saham-keuntungan-bisa-capai-40-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 15:52:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[irwan hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1166</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-investasi-saham-keuntungan-bisa-capai-40-persen/" title="Irwan Hidayat : Investasi Saham Keuntungan Bisa Capai 40 Persen" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, mengkampanyekan gerakan investasi saham kepada masyarakat Indonesia. Ia menilai jumlah investor saham di Indonesia masih sangat kecil dibandingkan dengan potensi ekonomi nasional. Padahal, keuntungan dari investasi saham dinilai bisa jauh lebih besar dibandingkan menyimpan uang di bank.</p>
<p>Irwan mengungkapkan, saat ini jumlah investor saham di Indonesia baru sekitar 21 juta orang. Angka tersebut masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa.</p>
<p>“Pemain saham di Indonesia baru sekitar 21 juta orang. Itu masih kecil sekali. Padahal kalau ingin pasar modal kuat, jumlah investornya harus besar. Karena itu saya sekarang mengkampanyekan agar masyarakat mulai berinvestasi di saham,” kata Irwan kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).</p>
<p>Menurutnya, masih banyak masyarakat yang ragu berinvestasi di saham karena takut mengalami kerugian atau memiliki pengalaman buruk di masa lalu. Padahal, jika memilih perusahaan yang sehat dan memiliki reputasi baik, investasi saham justru dapat memberikan keuntungan yang signifikan.</p>
<p>Irwan menilai sebagian masyarakat masih lebih memilih menyimpan uang di bank atau bahkan menaruh uang tunai di rumah. Padahal, langkah tersebut dinilai tidak produktif karena uang tidak berkembang.<br />
Ia menyebutkan, bunga simpanan di bank rata-rata hanya berkisar 2–4 persen per tahun. Sebaliknya, keuntungan dari investasi saham dapat jauh lebih tinggi jika investor memilih perusahaan yang tepat.<br />
“Kalau saham itu bisa sampai 40 persen. Minimal 15 sampai 20 persen masih bisa. Yang penting cari perusahaan yang jujur dan sehat,” ujarnya.</p>
<p>Irwan mencontohkan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki reputasi baik dan konsisten mencetak keuntungan. Menurutnya, saham perusahaan seperti itu layak menjadi pilihan bagi investor pemula yang ingin mulai berinvestasi.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya memahami indikator dasar seperti price earning ratio (PER) sebelum membeli saham agar keputusan investasi lebih terukur.</p>
<p>Banyak Uang Menganggur di Masyarakat<br />
Irwan menilai masih banyak masyarakat Indonesia yang menyimpan uang dalam bentuk yang tidak produktif. Ia bahkan pernah menemukan kasus seseorang yang menyimpan puluhan juta rupiah di lemari karena khawatir dengan biaya administrasi bank.</p>
<p>“Ada yang menyimpan uang puluhan juta di lemari. Ada juga yang menitipkan uangnya ke keluarga. Menurut saya itu tidak produktif,” kata Irwan.</p>
<p>Ia juga menyinggung kebiasaan sebagian masyarakat yang berinvestasi dalam usaha kecil tanpa perhitungan ekonomi yang matang. Menurutnya, pola pikir seperti itu dapat membuat masyarakat sulit berkembang secara finansial.<br />
Kurangi Ketergantungan pada Investor Asing</p>
<p>Irwan menegaskan, peningkatan jumlah investor saham domestik sangat penting bagi kekuatan ekonomi nasional. Jika semakin banyak masyarakat berinvestasi di pasar saham, Indonesia tidak akan terlalu bergantung pada investor asing.<br />
“Kalau investor dalam negeri kuat, kita tidak terlalu tergantung pada investor asing yang punya dana besar,” ujarnya.<br />
Ia mencontohkan negara seperti Amerika Serikat, di mana sebagian besar masyarakatnya aktif berinvestasi di pasar saham. Kondisi tersebut membuat pasar modal mereka menjadi kuat dan stabil.<br />
Irwan pun mengajak masyarakat untuk mulai belajar berinvestasi saham dengan memilih perusahaan yang memiliki reputasi baik dan konsisten menghasilkan keuntungan.</p>
<p>“Jangan biarkan uang menganggur. Cari perusahaan yang reputasinya sudah terbukti bertahun-tahun menghasilkan keuntungan, lalu berinvestasilah di saham,” pungkas Irwan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-investasi-saham-keuntungan-bisa-capai-40-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DR. (HC) Irwan Hidayat:  Pentingnya Inteligensi dan Akal Budi sebagai Bekal Hidup</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-pentingnya-inteligensi-dan-akal-budi-sebagai-bekal-hidup/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-pentingnya-inteligensi-dan-akal-budi-sebagai-bekal-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 09:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[akal budi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Politik]]></category>
		<category><![CDATA[inteligensi]]></category>
		<category><![CDATA[irwan hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1109</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), DR. <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-pentingnya-inteligensi-dan-akal-budi-sebagai-bekal-hidup/" title="DR. (HC) Irwan Hidayat:  Pentingnya Inteligensi dan Akal Budi sebagai Bekal Hidup" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), DR. (HC) Irwan Hidayat, mengatakan bahwa berbagi di bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk membantu kaum dhuafa dan anak-anak yatim.</p>
<p>“Berbagi kebaikan dan kasih sayang sangat penting bagi sesama, terutama di bulan Ramadan,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Irwan, Ramadan menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, khususnya kepada mereka yang membutuhkan.</p>
<p>“Kalau berbagi kepada kaum dhuafa dan anak-anak yatim, memang tepat dilakukan di bulan Ramadan. Intinya adalah berbuat baik kepada sesama. Bahkan kepada orang yang mungkin tidak menyukai kita pun, kita tetap harus memaafkan. Kita harus berbuat baik, terlebih di bulan Ramadan ini,” imbuhnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Irwan juga memberikan nasihat kepada anak-anak yatim tentang dua anugerah besar yang diberikan Tuhan kepada manusia, yaitu inteligensi dan akal budi.</p>
<p>Menurutnya, dengan inteligensi dan akal budi, manusia sejatinya dapat hidup sehat dan layak. Ia menilai, banyak masalah kesehatan muncul karena sikap rakus, sementara kehidupan akan berjalan lebih baik jika manusia mampu mengendalikan diri.</p>
<p>“Saya bisa mengelola Sido Muncul dengan inteligensi yang diberikan Tuhan dan akal budi. Akal budi itu hukumnya hanya satu, berbuatlah kepada orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Prinsip itu yang saya pegang ketika mengelola Sido Muncul,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, dua bekal tersebut sejatinya cukup untuk membawa manusia menjalani kehidupan yang baik. “Tuhan sudah memberi dua bekal itu yang bisa membuat kita hidup sehat dan layak. Kalau kita tidak sehat, sering kali karena kita rakus, misalnya makan berlebihan. Itu yang membuat kita sakit,” lanjutnya.</p>
<p>Irwan juga berpendapat, jika dunia dikelola dengan baik dan tanpa keserakahan, maka semua orang memiliki kesempatan untuk hidup bahagia dan memperoleh penghidupan yang layak. “Kalau dunia ini dikelola dengan baik dan tidak rakus, saya rasa semua orang bisa hidup bahagia dan mendapatkan nafkah dengan baik. Inteligensi dan akal budi yang diberikan Tuhan seharusnya menjadi jaminan bagi manusia untuk hidup sehat, layak, dan bahagia,” katanya.</p>
<p>Irwan mengaku sejak kecil telah memahami pentingnya inteligensi dan akal budi dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam mengembangkan usaha. “Sejak kecil saya sudah memahami bahwa inteligensi dan akal budi itu sangat penting. Ketika saya membuat Tolak Angin dan produk jamu lainnya, saya berpikir bagaimana caranya agar orang mau minum jamu. Semua itu kami lakukan dengan uji toksisitas dan uji khasiat yang berbasis ilmiah,” jelasnya.</p>
<p>Ia menegaskan, bahwa dalam menjalankan bisnis maupun kehidupan, dirinya berpegang pada prinsip akal budi, yakni memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.</p>
<p>Prinsip tersebut, menurut Irwan, juga terinspirasi dari teladan Nabi Muhammad SAW. “Seperti Nabi Muhammad SAW yang tetap mencintai orang yang menyakitinya. Beliau tidak membalas dengan kebencian, justru membalas dengan kasih sayang. Itu menurut saya yang harus kita lakukan sebagai orang beragama,” tuturnya.</p>
<p>Irwan menilai kisah Nabi Muhammad SAW sangat menginspirasi, khususnya ketika beliau tidak membalas perlakuan buruk seorang Yahudi yang sering mengganggunya. Bahkan ketika orang tersebut sakit, Nabi justru menjenguknya. Sikap penuh kasih tersebut akhirnya membuat orang itu tersentuh dan memeluk Islam.</p>
<p>“Mencintai anak sendiri atau teman itu hal biasa. Tetapi mencintai orang yang memusuhi kita, seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, adalah sesuatu yang luar biasa. Itulah inti dari ajaran kebaikan,” pungkas Irwan Hidayat. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/dr-hc-irwan-hidayat-pentingnya-inteligensi-dan-akal-budi-sebagai-bekal-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sido Muncul Beberkan Value Intangible dan Sistem Mutu</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-beberkan-value-intangible-dan-sistem-mutu/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-beberkan-value-intangible-dan-sistem-mutu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 04:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Mutu]]></category>
		<category><![CDATA[Value Intangible]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=906</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-beberkan-value-intangible-dan-sistem-mutu/" title="Sido Muncul Beberkan Value Intangible dan Sistem Mutu" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUAN</strong>A-Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, memaparkan fondasi nilai (<i>value</i>) perusahaan di hadapan sejumlah investor dan komunitas. Ia menegaskan, agenda tersebut bukan membahas rencana bisnis maupun informasi material, melainkan sejarah dan sistem yang menopang keberlanjutan perusahaan lintas generasi.</p>
<p>“Bukan investor. Ini teman-teman komunitas. Tapi kebetulan ada yang investor. Saya ingin menceritakan sejarah dan pengalaman supaya mereka mengerti Sido Muncul bukan hanya yang <i>tangible</i>, tapi yang <i>intangible</i>. Di balik angka-angka itu ada yang kami kerjakan,” ujarnya dalam acara Gathering di House of Jamu, Jakarta Selatan.</p>
<p>Dalam forum itu, Irwan turut menghadirkan para generasi keluarganya sebagai simbol kesinambungan usaha. Ia menyebut dirinya bagian dari generasi ketiga yang menyaksikan langsung perjalanan perusahaan dari fase awal modernisasi.</p>
<p>“Saya ini pelaku sejarahnya. Saya yang menyaksikan bagaimana nenek saya membangun Sido Muncul. Sekarang sudah masuk generasi keempat,” katanya.</p>
<p>Menurut Irwan, banyak pelaku pasar mengenal Sido Muncul dari fundamental keuangan. Namun ia menilai, aspek intangible seperti disiplin mutu, pengalaman menghadapi isu reputasi, serta konsistensi menjaga warisan resep menjadi fondasi yang tidak selalu terlihat di laporan keuangan.</p>
<p>Ia menyinggung pengalaman saat produk terdampak label Prop 65 Warning di California. Peristiwa tersebut, kata dia, menjadi momentum untuk memperketat prosedur pengujian setiap <i>batch</i> produk.</p>
<p>“Sejak peristiwa itu, setiap batch saya tes. Kalau ada klaim, kami punya sertifikat analisa, punya sampel, bisa tes ulang. Sekarang ini orang bisa foto, share, jadi perkara. Kalau kita tidak siap bukti, bisa habis,” tegasnya.</p>
<p>Irwan menjelaskan, pengujian mencakup residu pestisida, aflatoksin, logam berat, DNA, cemaran EGDE hingga paparan radioaktif Cs-137. Setiap batch disertai sertifikat analisa dan sampel simpan untuk keperluan verifikasi apabila muncul klaim di publik</p>
<p>“Harapan saya kekayaan alam Indonesia ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Itu yang saya perjuangkan,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-beberkan-value-intangible-dan-sistem-mutu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nita Budhi Susanti: INACRAFT Kian Berkualitas, UMKM Indonesia Siap Tembus Pasar Global</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/nita-budhi-susanti-inacraft-kian-berkualitas-umkm-indonesia-siap-tembus-pasar-global/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/nita-budhi-susanti-inacraft-kian-berkualitas-umkm-indonesia-siap-tembus-pasar-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 08:09:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[Inacraft]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=832</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Nita Budhi Susanti, istri Wakil Menteri Transmigrasi, menilai penyelenggaraan Pameran INACRAFT (The <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/nita-budhi-susanti-inacraft-kian-berkualitas-umkm-indonesia-siap-tembus-pasar-global/" title="Nita Budhi Susanti: INACRAFT Kian Berkualitas, UMKM Indonesia Siap Tembus Pasar Global" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Nita Budhi Susanti, istri Wakil Menteri Transmigrasi, menilai penyelenggaraan Pameran INACRAFT (The Jakarta International Handicraft Trade Fair) semakin menunjukkan peningkatan kualitas dari tahun ke tahun. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara eksklusif bersama Redaksi Majalah INACRAFT, di mana ia menyoroti perkembangan produk, jumlah peserta, serta antusiasme pengunjung yang terus meningkat.</p>
<p>Menurut Nita, INACRAFT menjadi etalase penting bagi produk UMKM Indonesia yang kini dinilai telah siap bersaing di pasar internasional. Ia menilai kualitas desain produk kriya dan fesyen Tanah Air tidak kalah dengan negara-negara yang selama ini dikenal sebagai pusat mode dunia, seperti Paris.</p>
<p>“Dari sisi desain, produk Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Baik sepatu, tas, aksesori, hingga berbagai produk lainnya, kualitasnya sudah sangat baik,” ujar Nita.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar dari sisi ketersediaan bahan baku (raw material), yang menjadi modal utama dalam pengembangan industri kreatif. Sebagai contoh, Nita menyinggung industri produk berbahan kulit buaya yang di pasar internasional dapat dijual dengan harga sangat tinggi, sementara bahan bakunya justru berasal dari Indonesia dengan harga yang relatif lebih terjangkau.</p>
<p>Namun demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu dibenahi, khususnya dalam hal teknologi produksi dan kerapian proses manufaktur agar produk lokal semakin kompetitif di tingkat global.</p>
<p>Dalam pandangannya, citra UMKM sebagai sektor menengah ke bawah juga mulai bergeser. Ia menilai banyak produk UMKM saat ini telah memiliki nilai jual tinggi dan menyasar segmen pasar menengah ke atas.</p>
<p>“Produk tas UMKM sekarang banyak yang harganya sudah di atas Rp2,5 juta. Itu artinya UMKM tidak lagi identik dengan produk murah. Bahkan produk makanan dan camilan pun sudah layak dikonsumsi pasar global,” katanya.</p>
<p>Nita juga menyoroti rencana pengembangan penyelenggaraan INACRAFT ke berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, sebagai langkah strategis untuk memperluas akses perajin daerah yang belum memiliki kesempatan berpartisipasi di Jakarta. Menurutnya, ekspansi ini penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi kreatif tidak hanya terpusat di ibu kota, tetapi juga merata di daerah.</p>
<p>“Ini langkah luar biasa. Selama ini INACRAFT selalu diadakan di Jakarta, dan kini akan digelar di Yogyakarta pada 15–19 Juli, serta direncanakan menyusul di Makassar dan kota-kota besar lainnya. Ini memberikan semangat bagi perajin di seluruh Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, ia mengingatkan bahwa biaya partisipasi dalam pameran, termasuk sewa stan, masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku UMKM. Oleh karena itu, ia mendorong adanya dukungan dari pemerintah daerah, asosiasi, dan perbankan, khususnya bagi UMKM skala kecil dan menengah.</p>
<p>Ia mencontohkan program kemitraan perbankan, seperti inisiatif Kampung BNI, yang mendukung perajin songket melalui pembiayaan, pendampingan kualitas, dan pemasaran. Menurutnya, model kemitraan semacam ini dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM.</p>
<p>Selain aspek pembiayaan, Nita juga menekankan pentingnya inovasi desain dan perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Ia mengingatkan agar pelaku usaha lokal tidak hanya meniru desain merek internasional, melainkan mengembangkan identitas desain asli Indonesia.</p>
<p>“Lebih baik produk lokal menggunakan bahan baku Indonesia dan desain yang benar-benar orisinal Indonesia, bukan meniru brand luar. Dengan begitu, karakter dan nilai jual produk kita akan lebih kuat,” katanya.</p>
<p>Ia juga menyoroti pentingnya pendaftaran hak paten dan perlindungan karya, termasuk untuk batik dan produk budaya lainnya, agar Indonesia dapat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga daya saing di tingkat internasional.</p>
<p>Melalui INACRAFT dan pengembangan ekosistem UMKM, Nita berharap Indonesia dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat produk kriya dan kreatif berbasis budaya, dengan identitas yang kuat, inovatif, dan berdaya saing global. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/nita-budhi-susanti-inacraft-kian-berkualitas-umkm-indonesia-siap-tembus-pasar-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irwan Hidayat : Pengusaha Harus Berani Mempublikasikan dan Mempromosikan Kegiatan Sosial</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-pengusaha-harus-berani-mempublikasikan-dan-mempromosikan-kegiatan-sosial/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-pengusaha-harus-berani-mempublikasikan-dan-mempromosikan-kegiatan-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 07:50:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[publikasi]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=685</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mengajak <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-pengusaha-harus-berani-mempublikasikan-dan-mempromosikan-kegiatan-sosial/" title="Irwan Hidayat : Pengusaha Harus Berani Mempublikasikan dan Mempromosikan Kegiatan Sosial" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mengajak dunia usaha untuk berperan aktif tidak hanya dalam melaksanakan kegiatan sosial, tetapi juga berani mempublikasikan dan mempromosikannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung berbagai program sosial pemerintah, terutama di tengah tantangan global dan keterbatasan yang dihadapi pemerintah saat ini.</p>
<p>Menurut Irwan Hidayat, perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat. Namun, kontribusi tersebut tidak cukup hanya dilakukan, melainkan perlu disampaikan kepada publik. “Jangan lupa mempublikasikan setiap kegiatan sosial yang dilakukan, karena publikasi itu merupakan kekuatan yang dahsyat. Supaya penjualan bisa meningkat, itu pengalaman saya,” ujarnya.</p>
<p>Irwan Hidayat menegaskan, pemerintah membutuhkan partisipasi aktif para pengusaha dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus dipublikasikan secara terbuka.</p>
<p>Partisipasi tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui pengobatan katarak gratis, operasi bibir sumbing, pembagian makanan, serta berbagai bentuk kegiatan sosial lainnya. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dunia usaha harus ikut hadir dan membantu masyarakat dengan cara yang positif dan bertanggung jawab,” kata Irwan Hidayat.</p>
<p>Lebih lanjut, Irwan berharap kegiatan bakti sosial yang dijalankan PT Sido Muncul tidak hanya memberikan manfaat secara medis, tetapi juga menumbuhkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat beserta keluarganya. “Kalau kita hidup tidak rakus dan mau berbagi, setiap orang bisa hidup layak dan sehat,” tuturnya.</p>
<p>Selama ini, PT Sido Muncul secara konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, salah satunya program operasi bibir sumbing gratis. Program tersebut telah dijalankan sejak 2018 dan pertama kali dilaksanakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, Sido Muncul bekerja sama dengan Smile Train Indonesia serta menggandeng sejumlah lembaga dan yayasan lainnya guna memastikan kegiatan sosial berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. (Ichsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-pengusaha-harus-berani-mempublikasikan-dan-mempromosikan-kegiatan-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
