BERITABUANA-PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen interim tunai senilai Rp 55 per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Jumlah itu meningkat 10% dibandingkan dividen interim per saham yang dibayarkan pada 31 Desember 2024.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, pembagian dividen interim tunai telah mempertimbangkan posisi modal yang solid, likuiditas yang memadai, pengembangan bisnis, dan investasi pada teknologi. Pembagian dividen pun merupakan tindak lanjut hasil RUPS yang diselenggarakan pada 12 Maret 2025.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga sembilan bulan pertama tahun 2025,” kata Hendra dalam keterangan resminya pada Senin (24/11).
Dari sisi kinerja, kata Hendra, BCA membukukan pertumbuhan kredit sebesar 7,6% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 944 triliun pada Januari-September 2025. BCA pun mencatat peningkatan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 9,1% yoy menjadi Rp 999 triliun. Kemudian, BCA dan entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp 43,4 triliun pada Januari-September 2025.
Masih kata Hendra, dividen interim tunai itu akan dihitung dalam dividen final yang berakhir pada 31 Desember 2025, dan dibagikan setelah mendapat persetujuan RUPS tahunan yang diselenggarakan pada 2026.
“Pembagian dividen interim tunai ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada para pemegang saham, sebagai hasil atas kinerja perusahaan yang positif,” ujar Hendra. (Ichan)





