BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, berharap Indonesia dapat menjadi negara kaya pada 2029 atau dalam lima tahun ke depan. Ia mengaku optimistis target tersebut bisa dicapai.
“Saya berharap Indonesia sudah menjadi negara kaya dalam waktu lima tahun. Jadi 2029 harus sudah tercapai, tidak boleh terlalu lama. Jangan menunggu sampai 2045,” ujar Irwan Hidayat kepada media usai peluncuran iklan terbaru Kuku Bima Energi versi “Indonesia”, yang mengangkat pesona keindahan alam dan pariwisata Labuan Bajo, Komodo, dan Manggarai Barat.
Menurut Irwan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju dalam waktu lebih cepat, mengingat kekayaan alamnya yang melimpah—mulai dari tanah, air, iklim, budaya, hingga sumber daya alam lainnya—serta didukung oleh sumber daya manusia yang besar.
“Kalau tidak bisa menjadi negara kaya dalam lima tahun, itu aneh. Singapura saja hanya butuh sekitar 10 tahun sejak merdeka pada 1965 untuk menjadi negara maju, meskipun minim sumber daya alam. Mereka unggul di sektor perdagangan dan industri,” jelasnya.
Karena itu, Irwan menilai terlalu lama jika Indonesia harus menunggu hingga 2045 untuk mencapai status negara maju. “Indonesia harus bisa menjadi negara kaya pada 2029. Kalau 2045 disebut sebagai Tahun Emas, berarti saat itu kita sudah dalam kondisi mapan,” tegasnya.
Keyakinan tersebut muncul setelah ia melihat langsung besarnya potensi yang dimiliki Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Beragam destinasi dengan keindahan alam yang luar biasa dinilai mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebagai pengusaha sekaligus pecinta pariwisata, Irwan tidak hanya menikmati keindahan tersebut, tetapi juga aktif mempromosikannya. Salah satunya melalui iklan produk Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, yang telah lama menampilkan pesona alam Indonesia—dari Papua hingga Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur—bahkan sebelum destinasi tersebut dikenal luas seperti sekarang. (Ikhsan)





