<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>lifestyle &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/topic/lifestyle/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 07:24:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>lifestyle &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kementerian Ekraf dan Visinema Perkuat Ekosistem Perfilman Lewat Pemutaran Terbatas Film Na Willa</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-ekraf-dan-visinema-perkuat-ekosistem-perfilman-lewat-pemutaran-terbatas-film-na-willa/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-ekraf-dan-visinema-perkuat-ekosistem-perfilman-lewat-pemutaran-terbatas-film-na-willa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 07:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1217</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bekerja sama dengan Visinema Studios menggelar <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-ekraf-dan-visinema-perkuat-ekosistem-perfilman-lewat-pemutaran-terbatas-film-na-willa/" title="Kementerian Ekraf dan Visinema Perkuat Ekosistem Perfilman Lewat Pemutaran Terbatas Film Na Willa" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bekerja sama dengan Visinema Studios menggelar pemutaran terbatas film Na Willa di Plaza Indonesia XXI, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem film nasional sebagai subsektor strategis ekonomi kreatif.</p>
<p>“Cerita tentang keberagaman Indonesia tidak selalu harus besar dan megah. Kadang justru lahir dari hal-hal yang sederhana, dari keluarga, dari kebersamaan, dari imajinasi anak-anak. Dan di situlah kekuatannya,” ujar Wamen Ekraf, Irene Umar, pada Selasa, 17 Maret 2026.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi kualitas artistik film ini yang digarap dengan detail, mulai dari<br />
komposisi visual hingga elemen desain yang memperkuat pengalaman menonton.</p>
<p>“Saya sangat mengapresiasi bagaimana setiap elemen di film ini dipikirkan dengan sangat detail, dari komposisi warna hingga desain visualnya. Ini menunjukkan keseriusan dalam membangun sebuah dunia yang utuh dan imajinatif,” tambahnya.</p>
<p>Film Na Willa disutradarai dan ditulis oleh Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Studios. Karya ini mengangkat kisah keseharian seorang anak perempuan berusia enam tahun di Surabaya pada era 1960-an, yang tumbuh di lingkungan sederhana dengan penuh imajinasi, keajaiban, dan kebahagiaan dalam memandang dunia.</p>
<p>Produser Eksekutif Na Willa sekaligus CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara atas hasil kolaborasi dengan Kementerian Ekraf. Ia menekankan pentingnya menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membekas secara emosional dan menetap di hati penonton. Menurutnya, Na Willa yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo berhasil menghadirkan dunia dari sudut pandang anak-anak dengan sederhana, jujur, dan imajinatif.</p>
<p>“Bagi kami di Visinema, setiap kali kami ingin membuat sebuah karya, kami selalu memulai dengan satu pertanyaan sederhana: cerita seperti apa yang akan memberikan makna dan menetap di hati para penontonnya, bahkan menjadi bagian dari core memory mereka. Kami melihat bahwa masyarakat Indonesia merindukan cerita-cerita yang hangat, yang bisa menyentuh relung hati serta mempererat kebersamaan, hubungan keluarga, maupun<br />
persahabatan. Na Willa bukan sekadar tontonan, tapi sebuah undangan untuk mengingat kembali hangatnya keluarga, persahabatan, serta kebersamaan dalam hidup kita,” ujarnya.</p>
<p>Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang juga turut menyaksikan pemutaran<br />
tersebut berharap semakin banyak karya film dengan tema beragam yang dapat<br />
memberikan nilai bagi masyarakat.</p>
<p>“Harapannya semakin banyak film-film seperti Na Willa yang bukan hanya tentang<br />
menonton tapi setelah kita pulang kita bisa membawa cerita, rasa, kembali ke rumah. Dan rasa itu bisa mengingatkan kita tentang value, hidup, integritas, kejujuran, bukan hanya tentang mengisi waktu, tetapi setelah menonton ada _lesson learned_, ada _value_ yang kita bisa bawa pulang ke rumah dan di hidup,” ujarnya.</p>
<p>Sutradara sekaligus Penulis Na Willa, Ryan Adriandhy, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah terhadap perkembangan industri perfilman nasional. Ia berharap Na Willa dapat menjadi pilihan utama keluarga Indonesia di momen Lebaran tahun ini.</p>
<p>“Harapannya, Na Willa bisa menjadi film yang menemani keluarga Indonesia di momen Lebaran, sebuah cerita yang hangat, sederhana, dan bisa dinikmati bersama orang-orang terdekat. Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya berhenti di bioskop, tetapi juga tinggal sebagai rasa yang dibawa pulang, tentang keluarga, kebersamaan, dan<br />
kebahagiaan. Semoga Na Willa bisa menjadi bagian dari momen #BahagiaBarengNaWilla bagi banyak keluarga Indonesia” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lintas sektor, antara lain Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital Ahmad Ridha Sabana; Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka; Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan; Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro<br />
Esti Widya Putri; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, serta perwakilan In Journey Airports, TMII, BCA, dan TransJakarta.</p>
<p>Wamen Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu dan Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-ekraf-dan-visinema-perkuat-ekosistem-perfilman-lewat-pemutaran-terbatas-film-na-willa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ParagonCorp Wardah Ungkap Riset Kepemimpinan Perempuan di Jadal Women’s Research Dialogue Qatar</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/paragoncorp-wardah-ungkap-riset-kepemimpinan-perempuan-di-jadal-womens-research-dialogue-qatar/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/paragoncorp-wardah-ungkap-riset-kepemimpinan-perempuan-di-jadal-womens-research-dialogue-qatar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 07:48:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[paragoncorp]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[wardah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1057</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-ParagonCorp Wardah, perusahaan dan brand kecantikan terkemuka di Asia Tenggara sekaligus pionir <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/paragoncorp-wardah-ungkap-riset-kepemimpinan-perempuan-di-jadal-womens-research-dialogue-qatar/" title="ParagonCorp Wardah Ungkap Riset Kepemimpinan Perempuan di Jadal Women’s Research Dialogue Qatar" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-ParagonCorp Wardah, perusahaan dan brand kecantikan terkemuka di Asia Tenggara sekaligus pionir halal beauty di Indonesia, mewakili Indonesia dalam Jadal Women’s Research Dialogue di Qatar, sebuah forum global yang diselenggarakan oleh Al Mujadilah Center and Mosque for Women.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Wardah memaparkan hasil riset terbaru mengenai kepemimpinan perempuan berbasis nilai, sekaligus menegaskan pentingnya iman, ethical business, dan values-driven leadership dalam percakapan global. Hal ini sejalan dengan semangat Wardah Beauty Moves You bahwa kecantikan memberdayakan perempuan untuk bertumbuh dan menciptakan dampak bermakna.</p>
<p>Forum internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi Muslim lintas negara untuk membahas isu-isu kontemporer perempuan Muslim. ParagonCorp Wardah menghadirkan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2014–2024, Retno Marsudi, serta Deputy CEO &amp; Chief R&amp;D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, sebagai pembicara panel. Turut hadir Founder Oola Qatar Haya Al Ghanim, CEO Yayasan MySDGs Malaysia Anita Ahmed, dan CEO Yayasan PETRONAS Malaysia Shariah Nelly Francis.</p>
<p>Executive Director Al Mujadilah, Dr. Sohaira Siddiqui, menekankan pentingnya menjembatani ruang akademik dan komunitas agar riset dan praktik berjalan beriringan serta menghasilkan perspektif yang aplikatif bagi perempuan Muslim secara global.</p>
<p>Sejalan dengan tema tersebut, ParagonCorp Wardah memaknai halal sebagai kerangka etika menyeluruh dari hulu ke hilir. Dalam industri kecantikan, prinsip ethical business tidak terpisahkan dari konsep halal yang memandu seluruh proses, mulai dari sourcing, formulation, hingga claims dan the entire value chain of business process. Komitmen ini diwujudkan melalui konsep Ethical Business Ecosystem as a Living Value, di mana prinsip halal hidup dalam inovasi, operasional, dan kontribusi sosial perusahaan.</p>
<p>“Halal adalah ethical principle yang membentuk cara kami bekerja. Lebih dari sekadar bisnis, ini adalah bentuk stewardship dan tanggung jawab kami sebagai manusia,” ujar Deputy CEO and Chief R&amp;D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, dr. Sari Chairunnisa.</p>
<p>Sementara itu, dalam hal kepemimpinan, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2014 &#8211; 2024, Retno Marsudi, menekankan bahwa purpose harus menjadi fondasi utama kepemimpinan perempuan. “Seorang pemimpin membutuhkan moral compass untuk menavigasi keputusan sehari-hari, terutama di tengah ketidakpastian global. Integritas dan nilai harus menjadi guiding principles agar kepemimpinan tetap berpihak pada kepentingan publik, termasuk kelompok yang rentan,” jelasnya.</p>
<p>Riset Wardah juga menunjukkan bahwa perempuan Muslim Indonesia memaknai kecantikan sebagai proses menjadi lebih baik, melalui passion, kemandirian, produktivitas, keanggunan, dan keberanian, yang berujung pada kontribusi nyata bagi masyarakat.<br />
Generasi perempuan Muslim muda juga semakin memandang kecantikan dan kepemimpinan melalui lensa purpose. Keberanian untuk bersuara dan menciptakan dampak menjadi bagian ini integral dari self-expression. Dalam konteks ini, kecantikan tidak lagi hanya tentang penampilan, tetapi tentang integritas, keselarasan antara aspek fisik, spiritual, dan tanggung jawab moral.</p>
<p>“Kami percaya bahwa beauty menemukan maknanya ketika ia bisa menggerakkan perempuan untuk bertumbuh dan menciptakan dampak positif bagi sesama. Berakar pada visi ParagonCorp sebagai A Purposeful Beauty Tech Company, Paragon Wardah menghadirkan nilai, etika, dan tanggung jawab sosial ke dalam dialog global. Melalui partisipasi di Jadal Women’s Research Dialogue ini, kami ingin menyuarakan dan memperkuat keterlibatan dan peran perempuan muslim untuk senantiasa mendorong perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global,” tambah dr. Sari Chairunnisa.</p>
<p>Melalui keterlibatan ini, Paragon Wardah menekankan bahwa kecantikan tidak hanya untuk dilihat, tetapi untuk dijalani, melalui tujuan, tanggung jawab, dan kontribusi yang bermakna, sejalan dengan semangat Wardah Beauty Moves You, Because Every Step Matters, for a Purposeful Movement. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/paragoncorp-wardah-ungkap-riset-kepemimpinan-perempuan-di-jadal-womens-research-dialogue-qatar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
