<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>pertumbuhan &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/pertumbuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 14:14:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>pertumbuhan &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/tren-positif-pariwisata-perkuat-pertumbuhan-ekonomi-nasional-di-triwulan-i-tahun-2026/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/tren-positif-pariwisata-perkuat-pertumbuhan-ekonomi-nasional-di-triwulan-i-tahun-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 14:14:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1528</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Sektor pariwisata kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional di <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/tren-positif-pariwisata-perkuat-pertumbuhan-ekonomi-nasional-di-triwulan-i-tahun-2026/" title="Tren Positif Pariwisata Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Triwulan I Tahun 2026" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Sektor pariwisata kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional di Triwulan I Tahun 2026, melalui pertumbuhan aktivitas ekonomi pariwisata yang berhubungan erat dengan kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisatawan nusantara.</p>
<p>&#8220;Secara keseluruhan, pencapaian sektor pariwisata pada bulan Maret 2026 merupakan prestasi yang membanggakan dan membuktikan resiliensi pariwisata Indonesia,&#8221; ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan &#8220;Laporan Bulanan Kinerja Kementerian Pariwisata&#8221;, Jumat (8/5/2026), di Jakarta.</p>
<p>Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana didampingi Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan atau meningkat 10,50 persen dibandingkan dengan Maret 2025 sebesar 984.769 kunjungan. Secara year-to-date, kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari-Maret 2026 meningkat 8,62 persen dibandingkan Januari-Maret 2025.</p>
<p>Dalam mengantisipasi menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara akibat situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah, pariwisata Indonesia menerapkan strategi adaptif. Hasilnya terlihat dari pertumbuhan wisatawan mancanegara asal Oseania yang tumbuh 19,32 persen, Asia Tenggara tumbuh 18,84 persen, dan Asia lainnya yang tumbuh 8,03 persen, pada Maret 2026 secara year-on-year.</p>
<p>Badan Pusat Statistik juga telah merilis rerata pengeluaran wisatawan mancanegara per kunjungan atau Average Spending per Arrival (ASPA) untuk Triwulan I 2026 yakni sebesar 1.345,61 dolar AS atau setara dengan Rp22,87 juta (kurs dolar AS ke Rupiah per 31 Maret 2026: Rp16.992). Angka ini menandai pencapaian yang sangat signifikan dengan pertumbuhan 5,36 persen secara year-on-year.</p>
<p>&#8220;Kementerian Pariwisata akan terus mengupayakan pengembangan produk dan paket wisata yang tepat untuk mengembangkan pariwisata berkualitas yang membawa dampak positif secara ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan,&#8221; kata Menteri Widiyanti.</p>
<p>Sementara dari sisi wisatawan nusantara, tercatat adanya 126,34 juta perjalanan pada Maret 2026 yang meningkat 42,10 persen dibandingkan Maret 2025. Peningkatan ini utamanya dipicu momen libur Nyepi dan Idul Fitri di Maret 2026, disertai peningkatan konsumsi masyarakat. Secara kumulatif Januari-Maret 2026, perjalanan wisatawan nusantara mengalami peningkatan sebesar 13,14 persen menjadi 319,51 juta perjalanan.</p>
<p>Kementerian Pariwisata juga memantau perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri atau wisatawan nasional. Sebanyak 793.158 perjalanan wisatawan nasional tercatat pada Maret 2026, meningkat 36,26 persen dibandingkan Maret 2025, kemungkinan dipengaruhi oleh momen libur hari raya keagamaan.</p>
<p>Namun, kunjungan wisatawan mancanegara pada Maret 2026 maupun secara kumulatif Januari–Maret 2026 masih melampaui jumlah perjalanan wisatawan nasional dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.</p>
<p>Pada Maret 2026 tercatat surplus sebesar 0,30 juta kunjungan, sementara periode Januari–Maret 2026 mencatat surplus 0,94 juta kunjungan. Kondisi ini mendukung pencapaian net devisa pariwisata yang positif bagi Indonesia.</p>
<p>Ekonomi nasional secara keseluruhan di Triwulan I 2026 tumbuh sebesar 5,61 persen (year-on-year) yang menunjukkan momentum pertumbuhan yang solid.</p>
<p>Dalam capaian positif tersebut, sektor pariwisata memberikan kontribusi sebesar 4,01-5,00 persen, sesuai estimasi BPS (data sementara) dan Office of Chief Economist Bank Mandiri.<br />
Hal ini didukung oleh pertumbuhan lapangan usaha terkait pariwisata yaitu akomodasi dan makan minum sebesar 13,14 persen dengan kontribusi Rp172,7 triliun, jasa lainnya sebesar 9,91 persen dengan kontribusi Rp136,4 triliun, transportasi dan pergudangan sebesar 8,04 persen dan kontribusi Rp378,3 triliun, serta jasa perusahaan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,91 persen dan kontribusi Rp122 triliun.</p>
<p>*Sinergitas Kementerian/Lembaga*<br />
Sepanjang April 2026, Kementerian Pariwisata terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai Kementerian/Lembaga untuk menyukseskan program pemerintah.</p>
<p>Dalam menghadapi dinamika global, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah memberikan sejumlah arahan yang memiliki implikasi terhadap sektor pariwisata nasional. Arahan tersebut mencakup konektivitas dan harga tiket, penguatan daya tarik dan aksesibilitas, serta stabilitas sektor di tengah dinamika global. Untuk itu, Kementerian Pariwisata sesegera mungkin akan menindaklanjuti arahan tersebut sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan yang dimiliki.</p>
<p>Berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kementerian Pariwisata menerima 483 skema okupasi nasional dari 34 bidang pariwisata. Skema okupasi ini juga merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif, terampil, dan produktif melalui jalur vokasi.</p>
<p>Kementerian Pariwisata juga hadir menyerahkan penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026 kepada Gubernur Jawa Timur dalam acara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards yang diselenggarakan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.</p>
<p>*Program Prioritas Pariwisata*<br />
Sebagai tindak lanjut dan dukungan terhadap misi Asta Cita, sepanjang April 2026, Kementerian Pariwisata juga melaksanakan berbagai program prioritas pariwisata.</p>
<p>Terkait upaya peningkatan keselamatan wisata, telah dilakukan upskilling dan reskilling pemandu wisata untuk meningkatkan kesiapsiagaan pencegahan dan penanganan pertama dalam wisata ekstrem melalui pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi pemandu wisata. Salah satunya melalui program peningkatan keselamatan wisata bahari di Labuan Bajo.</p>
<p>Selanjutnya, dalam mewujudkan pariwisata berkualitas, Kementerian Pariwisata berupaya memanfaatkan minat khusus yaitu gastronomi, marine, wellness, wastra, serta art and design, sebagai daya tarik untuk menarik wisatawan mancanegara berdaya beli tinggi dan meningkatkan pengeluaran. Dalam rangka mendorong terwujudnya pariwisata berkualitas diadakan Wonderful Indonesia Awards sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk mendorong inovasi serta meningkatkan kualitas layanan pariwisata nasional.</p>
<p>Kementerian Pariwisata juga memaksimalkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dengan pengembangan program Event by Indonesia. Salah satunya dalam penyelenggaraan Karisma Event Nusantara (KEN) dimana hingga 6 Mei 2026 tercatat 13 event telah terselenggara di 11 provinsi.</p>
<p>Dari 13 event, 10 event telah selesai dilakukan kajian terhadap dampak dan mencatatkan 752,30 ribu pengunjung, transaksi ekonomi sebesar Rp74,25 miliar, melibatkan 3.760 UMKM, 6.950 pekerja seni, dan membuka lapangan kerja bagi 3.260 tenaga kerja.</p>
<p>Kementerian Pariwisata juga menjalin kolaborasi strategis dengan PT MDTV (bagian dari MD Entertainment) melalui Nota Kesepahaman Bersama (MoU) terkait promosi dan publikasi Event by Indonesia.</p>
<p>Dalam rangka pengembangan sumber daya manusia dilaksanakan Rapat Koordinasi Politeknik Pariwisata (Poltekpar), rapat membahas sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan kelembagaan pendidikan vokasi, penyusunan rencana strategis (Renstra) Poltekpar, serta penataan organisasi. Forum ini diharapkan mampu merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata yang terampil, berdaya saing, serta selaras dengan kebutuhan industri.</p>
<p>Dalam pengembangan investasi dan industri pariwisata, Kementerian Pariwisata terus melakukan berbagai upaya penataan perizinan berusaha di sektor akomodasi pariwisata bersama pemerintah daerah, asosiasi, dan online travel agent (OTA) guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi usaha. Upaya ini menunjukan hasil yang positif, per 30 April 2026 jumlah akomodasi pariwisata yang telah terdaftar dan memiliki izin berusaha dalam sistem OSS meningkat 43,12 persen.</p>
<p>Dalam promosi pariwisata Indonesia, Kementerian Pariwisata berpartisipasi dalam tiga kegiatan pameran dan satu kegiatan sales mission. Rangkaian kegiatan ini mencatatkan total potensi devisa senilai Rp167,92 miliar, potensi transaksi Rp 1,88 miliar serta jumlah potensi perjalanan sebesar 8.270 pax. Event pemasaran tersebut diantaranya Asia Dive Expo (ADEX) 2026, Macao International Travel Expo (MITE) 2026, Sales Mission Japan 2026, dan Deep &amp; Extreme Indonesia (DXI).</p>
<p>Potensi krisis memiliki dampak yang signifikan terhadap pariwisata nasional. Untuk itu, Kementerian Pariwisata secara berkala melakukan monitoring terhadap potensi krisis yang dapat berdampak pada sektor pariwisata. Kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait terus dilakukan guna memastikan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan.<br />
Salah satu langkah yang dilakukan, Kementerian Pariwisata segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperoleh klarifikasi saat Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia menerbitkan travel advisory untuk Bali. Guna menjaga Bali sebagai destinasi yang aman dan nyaman, Kementerian Pariwisata mendorong penguatan tata kelola keamanan dan kepatuhan, termasuk pengetatan verifikasi tamu serta pelaporan data WNA yang tertib dan terintegrasi.</p>
<p>&#8220;Pencapaian Triwulan I mencerminkan kuatnya industri pariwisata dan kepercayaan global terhadap destinasi pariwisata Indonesia, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia,&#8221; jelas Menteri Pariwisata. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/tren-positif-pariwisata-perkuat-pertumbuhan-ekonomi-nasional-di-triwulan-i-tahun-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RedDoorz Pacu Pertumbuhan dengan Tambahan 100 Hotel di Indonesia</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 07:24:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[RedDoorz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1054</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, mempercepat <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/" title="RedDoorz Pacu Pertumbuhan dengan Tambahan 100 Hotel di Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, mempercepat pertumbuhannya di Indonesia dengan secara signifikan memperluas portofolio hotel yang dikelola langsung oleh perusahaan. Setelah menjalankan pilot project yang sukses pada 2025, perusahaan kini terus mengakselerasi portofolio ini yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul. Saat ini, RedDoorz mengelola sekitar 100 hotel di Indonesia yang dioperasikan langsung dan menargetkan penambahan 100–150 properti lainnya hingga 2027. Seiring dengan ekspansi tersebut, RedDoorz juga terus memperkuat penerapan solusi berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga standar kualitas properti dalam skala besar.</p>
<p>Sebanyak 100 mitra properti tambahan tersebut akan beroperasi di bawah merek RedDoorz, SANS dan URBANVIEW. SANS diposisikan sebagai brand hotel ekonomis dengan konsep lifestyle yang modern dan trendi, sementara URBANVIEW menyasar wisatawan perkotaan yang mencari akomodasi terjangkau dengan desain yang estetik dan nyaman. Kedua brand ini diperkenalkan pada 2020 sebagai bagian dari strategi pertumbuhan multi-brand RedDoorz. Hingga saat ini, RedDoorz mengelola 4.300 mitra properti di Indonesia dan Filipina, dengan target mencapai 4.700 mitra properti hingga akhir 2026. Di Indonesia sendiri, jaringan mitra properti RedDoorz telah hadir di lebih dari 300 kota dan terus berkembang.</p>
<p>“Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling strategis dan potensial bagi RedDoorz, yang didorong oleh kuatnya permintaan perjalanan domestik serta meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang andal dan terjangkau,” ujar Amit Saberwal, Founder dan CEO RedDoorz.</p>
<p>“Melalui perluasan portofolio properti yang dikelola langsung oleh RedDoorz, kami memiliki kendali operasional yang lebih dalam sehingga mampu menghadirkan pengalaman menginap yang konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi unit bisnis. Teknologi, khususnya AI, akan menjadi faktor utama untuk mendukung skala ini, mulai dari menjaga kualitas layanan, mengoptimalkan operasional, hingga mendorong profitabilitas di jaringan mitra properti yang luas dan beragam secara geografis,” tambah Amit.</p>
<p>Sebagai bagian dari strategi ekspansi ini, RedDoorz juga menegaskan komitmennya dalam pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengendalian kualitas di seluruh jaringan hotel. Selama bertahun-tahun, perusahaan telah membangun sistem penetapan harga, distribusi, dan dukungan pelanggan yang memungkinkan RedDoorz berkembang hingga 4.300 mitra properti.</p>
<p>Berdasarkan fondasi yang kuat ini, RedDoorz kini melangkah lebih jauh ke teknologi operasional berbasis AI melalui peluncuran RedPilot—“copilot” AI internal yang dirancang untuk mempermudah para manajer hotel yang dikelola RedDoorz. RedPilot membantu menyederhanakan operasional sehari-hari, meningkatkan pengambilan keputusan melalui insight real-time, serta mendukung mitra properti dalam mengoptimalkan kinerja secara lebih efisien, sekaligus menandai babak baru dalam pengelolaan perhotelan berbasis teknologi.</p>
<p>Implementasi ini menjadi salah satu yang pertama di kawasan Asia Tenggara untuk brand teknologi perhotelan, sekaligus menegaskan fokus RedDoorz dalam memanfaatkan teknologi, guna menjaga konsistensi layanan serta profitabilitas bagi pertumbuhan bisnis. Dalam beberapa bulan mendatang, RedDoorz berencana menerapkan teknologi AI ini di seluruh mitra properti yang dikelola perusahaan.</p>
<p>“Menjalankan hotel saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun lalu, mulai dari pengelolaan staf, menjaga standar layanan, penetapan harga kamar, hingga memenuhi ekspektasi tamu yang terus berubah,” ujar Effi Setiawati, pemilik RedDoorz Syariah Plus @ Wisma Bougenville Karawaci, Tangerang, salah satu properti yang dikelola RedDoorz. “Sebagai pemilik properti secara individual, tidak mudah bagi kami untuk mengelola operasional dan teknologi pada level seperti ini secara mandiri. Pendekatan RedDoorz yang berbasis teknologi memberi kami kepercayaan bahwa properti dapat dikelola secara profesional dan efisien, sehingga kami dapat lebih fokus pada nilai aset jangka panjang dibandingkan operasional harian.”</p>
<p>Berdasarkan Indonesia Hospitality Real Estate Market Report dari Mordor Intelligence, hotel independen (non-jaringan) menguasai 62,85% pangsa pasar properti perhotelan di Indonesia pada 2025, sementara hotel jaringan diproyeksikan tumbuh dengan pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) sebesar 11,14% hingga 2031. Dari sisi kelas properti, segmen menengah mencatat pangsa 41,78% pada 2025, sementara properti mewah diperkirakan tumbuh dengan CAGR 11,46% hingga 2031. Secara geografis, Jakarta mencatat pangsa 27,14% pada 2025, sementara wilayah di luar Jakarta diproyeksikan mengalami pertumbuhan tercepat dengan CAGR 11,74% hingga 2031.</p>
<p>“Perilaku konsumen, dalam hal ini wisatawan Indonesia, terus dipengaruhi oleh kuatnya permintaan domestik, kecenderungan perjalanan yang lebih singkat namun sering, serta meningkatnya fokus pada nilai, keandalan, dan pengalaman,” tambah Amit. “Wisatawan muda, khususnya Gen Z, memiliki pendekatan yang sangat digital first dan mengharapkan akomodasi yang terjangkau, dirancang dengan baik, serta konsisten dalam layanan. Mengingat segmen ini menjadi motor utama perjalanan domestik, fokus kami adalah membangun brand dan model operasional yang selaras dengan cara orang Indonesia bepergian saat ini, yaitu efisien, berbasis teknologi, dan berorientasi pada pengalaman,” tutup Amit.</p>
<p>Mengawali tahun ini, RedDoorz kembali meraih predikat Singapore’s Fastest Growing Companies 2026 dari The Straits Times. Tiga tahun berturut-turut sejak 2021 pascapandemi, pencapaian ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan dan ketangguhan RedDoorz, sebagai perusahaan teknologi perhotelan terbesar di Asia Tenggara. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sido Muncul Targetkan Pertumbuhan 8% di 2026</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-targetkan-pertumbuhan-8-di-2026/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-targetkan-pertumbuhan-8-di-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 06:20:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[2026]]></category>
		<category><![CDATA[farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=599</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menargetkan pertumbuhan kinerja <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-targetkan-pertumbuhan-8-di-2026/" title="Sido Muncul Targetkan Pertumbuhan 8% di 2026" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menargetkan pertumbuhan kinerja yang solid pada 2026, seiring dengan pencapaian positif pada tahun sebelumnya.</p>
<p>Sebagai catatan, SIDO membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,72 triliun hingga kuartal III-2025. Angka ini meningkat 3,89% secara tahunan atau<i> year on year</i> (YoY) dari posisi Rp 2,62 triliun di periode sama tahun 2024.</p>
<p>Hal ini terutama disumbang oleh penjualan jamu herbal dan suplemen yang naik dari Rp 1,54 triliun menjadi Rp 1,60 triliun, juga makanan dan minuman dari Rp 986,04 miliar ke Rp 1,02 triliun.</p>
<p>Sejalan dengan itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SIDO juga ikut naik 5,19% YoY ke Rp 818,54 miliar dari setahun sebelumnya Rp 778,11 miliar.</p>
<p>Direktur Utama SIDO David Hidayat mengatakan, SIDO membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar 8% pada tahun 2026. Target tersebut ditopang oleh sejumlah katalis positif, mulai dari inovasi produk hingga penguatan efisiensi operasional.</p>
<p>“Katalis positifnya meliputi inovasi produk baru, efisiensi biaya, serta kontribusi ekspor yang meningkat,” ungkap David.</p>
<p>Dari sisi strategi penjualan, perseroan akan berfokus pada penguatan distribusi dan peningkatan visibilitas merek. Optimalisasi kanal digital juga menjadi salah satu fokus utama untuk memperluas jangkauan pasar.</p>
<p>SIDO juga akan terus memperluas penetrasi pada kanal modern<em> trade, e-commerce,</em> serta kanal berbasis komunitas.</p>
<p>Sementara itu, memasuki kuartal pertama dan periode Ramadan, SIDO telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga momentum penjualan tanpa mengorbankan margin, antara lain menyiapkan program promo menarik, menjaga ketersediaan produk, serta aktivasi.</p>
<p>Dari sisi belanja modal, perseroan menyiapkan capex pada 2026 di kisaran Rp 120 miliar hingga Rp 150 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk pemeliharaan dan penambahan peralatan produksi guna mendukung pengembangan produk serta peningkatan efisiensi.</p>
<p>“Dialokasikan untuk pemeliharaan mesin produksi dan penambahan peralatan produksi untuk mendukung pengembangan produk dan peningkatan efisiensi,” sebut David.</p>
<p>Terkait kinerja tahun 2025, David menegaskan bahwa realisasi kinerja perusahaan masih berada dalam koridor target internal yang telah ditetapkan manajemen. Oleh karena itu, perseroan belum melakukan penyesuaian terhadap target akhir tahun.</p>
<p>Adapun, perseroan optimistis target pertumbuhan 5% untuk penjualan maupun laba bersih 2025.</p>
<p>“Hingga saat ini, kinerja Perseroan masih sejalan dengan target internal. Pencapaian target akhir tahun yang kami lakukan tetap berfokus pada pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang sehat,” tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/sido-muncul-targetkan-pertumbuhan-8-di-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
