<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Padat karya &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/padat-karya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2026 04:37:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>Padat karya &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Libatkan 44.954 Tenaga Kerja Lokal</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/libatkan-44-954-tenaga-kerja-lokal/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/libatkan-44-954-tenaga-kerja-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 04:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Padat karya]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[PU]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=691</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Genangan lumpur masih menumpuk di sudut-sudut kelas SMK 3 Aceh Tamiang, Senin <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/libatkan-44-954-tenaga-kerja-lokal/" title="Libatkan 44.954 Tenaga Kerja Lokal" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Genangan lumpur masih menumpuk di sudut-sudut kelas SMK 3 Aceh Tamiang, Senin (19/1/2026). Material sisa banjir bandang belum sepenuhnya hilang dari bangunan-bangunan layanan publik, namun di balik puing-puing bencana yang melanda Aceh Tamiang, harapan mulai tumbuh dari kerja tangan masyarakat sendiri.</p>
<p>Melalui Program Padat Karya Tunai, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan pemulihan yang bukan hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali penghidupan warga terdampak. Program ini tidak hanya mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga memberikan kesempatan kerja dan penghasilan bagi masyarakat lokal, sehingga proses bangkit dari bencana dapat dirasakan secara bersama-sama.</p>
<p>Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat.</p>
<p>“Tugas kita salah satunya bersih-bersih, dan itu kita kerjakan 24 jam, di support penuh oleh TNI, Polri, dan masyarakat melalui pola padat karya. Kita harus bergerak cepat supaya perekonomian segera bergulir lagi. Masyarakat harus segera punya income kembali, apalagi banyak yang sebelumnya petani dan usahanya rusak akibat bencana,” kata Menteri Dody.</p>
<p>Di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau alat berat, Kementerian PU mengoptimalkan pekerja padat karya dengan dukungan peralatan berukuran kecil, sehingga proses pembersihan tetap efektif dan mampu menjangkau seluruh area terdampak hingga ke permukiman dan fasilitas umum.</p>
<p>Salah satu pekerja padat karya Tri Kurniawan, warga Karang Baru, Aceh Tamiang mengatakan selama dua pekan terakhir ikut membersihkan lumpur dan material sisa bencana, mulai dari lingkungan permukiman hingga fasilitas publik, termasuk kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, SMK 3 Aceh Tamiang, dan SMP Negeri 2 Karang Baru.</p>
<p>“Alhamdulillah, ada pekerjaan. Kita kan sudah tidak pekerjaan setelah banjir. Kemarin diajak kakak yang kerja di Huntara,&#8221; ujar Tri Kurniawan sambil terus mengayunkan cangkulnya.</p>
<p>Menurut Tri Kurniawan, upah yang diterimanya menjadi sumber penghidupan utama untuk membantu orang tua yang tidak lagi bisa bekerja akibat bencana. Sebagian penghasilannya bahkan disisihkan untuk membeli kebutuhan orang tua.</p>
<p>Rasa syukur terlibat padat karya Kementerian PU juga disampaikan Ikhsan Putra, warga Kuala Simpang. Menurut Ikhsan sejak bencana melanda harus menghentikan aktivitas ekonominya sebagai pedagang kecil makanan ringan. Kini, Ikhsan ikut terlibat dalam kegiatan pembersihan saluran drainase dan lingkungan fasilitas umum melalui program padat karya Kementerian PU.</p>
<p>“Sejak banjir, warung saya tidak bisa jalan karena rumah dan lingkungan kotor semua. Dengan ikut padat karya ini, saya bisa tetap punya penghasilan sambil membersihkan daerah sendiri,” tutur Ikhsan. Upah harian yang diterimanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus biaya sekolah anak-anaknya.</p>
<p>Berdasarkan data per 17 Januari 2026, Kementerian PU telah memberdayakan 44.954 orang tenaga kerja lokal melalui penanganan bencana berbasis Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM). Program ini menyasar wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi warga yang kehilangan mata pencaharian. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/libatkan-44-954-tenaga-kerja-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian PU Kerahkan Ribuan Personel dan Dorong Skema Padat Karya</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-pu-kerahkan-ribuan-personel-dan-dorong-skema-padat-karya/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-pu-kerahkan-ribuan-personel-dan-dorong-skema-padat-karya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 02:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[Padat karya]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[PU]]></category>
		<category><![CDATA[skema]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=675</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA–Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-pu-kerahkan-ribuan-personel-dan-dorong-skema-padat-karya/" title="Kementerian PU Kerahkan Ribuan Personel dan Dorong Skema Padat Karya" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>–Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 15 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, atau sekitar 52 hari sejak awal kejadian bencana, upaya penanganan difokuskan pada infrastruktur dasar terutama pemulihan konektivitas, dukungan layanan sumber daya air, serta penguatan pemulihan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, Kementerian PU memiliki balai teknis yang terserbar di seluruh provinsi di Indonesia, sehingga dapat bergerak cepat ketika terjadi bencana. Balai teknis tersebut menjadi garda terdepan yang cepat tanggap ke lokasi terdampak untuk melaksanakan penanganan awal.</p>
<p>“Per 15 Januari 2026, apa yang sudah ditangani Kementerian PU di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh akan terus kita perbarui. Kementerian PU memiliki balai teknis di seluruh provinsi di Indonesia, sehingga ketika terjadi bencana, kami sudah bergerak lebih dulu. Hal ini juga berlaku di seluruh wilayah, tidak hanya di Sumatera, tetapi juga di tempat lain. Di setiap bencana, kita upayakan hadir secepat mungkin,” ujar Menteri Dody Hanggodo dalam Media Briefing yang dilaksanakan di Kementerian PU, Jumat (16/1/2026).</p>
<p>Dalam fase 30 hari pertama pascabencana, penanganan dilakukan dalam status tanggap darurat dengan koordinasi dan arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Fokus utama adalah membuka kembali akses jalan dan jembatan agar konektivitas dan arus logistik, termasuk distribusi pangan, BBM, dan LPG, dapat kembali berjalan lancar.</p>
<p>Untuk mendukung penanganan tersebut, Kementerian PU telah mengerahkan sekitar 1.332 personel pada tahap awal termasuk 402 orang generasi muda Kementerian PU. Kementerian PU juga didukung oleh TNI, Polri, serta masyarakat setempat dengan jumlah sekitar 1.366 orang. Selain penanganan teknis, Kementerian PU juga menerapkan pola padat karya sejak pertengahan Desember 2025. Langkah ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat tetap produktif dan memperoleh penghasilan, sekaligus mempercepat proses pemulihan infrastruktur dasar di lapangan.</p>
<p>“Sejak pertengahan Desember 2025, kami menggunakan pola padat karya. Kalau masyarakat dibiarkan diam dan bersedih terlalu lama, pemulihan akan terhambat. Sehingga Kementerian PU bersama dengan TNI, Polri dan masyarakat yang dipekerjakan secara padat karya mulai bekerja selama 24 jam. Kita semua berharap perekonomian segera bergulir lagi, masyarakat harus segera punya income lagi. Dan kami harap dengan program padat karya yang kita gulirkan dapat membantu masyarakat. Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo bahwa Rehabilitasi dan Rekonstruksi harus berbasis build back better,&#8221; kata Menteri Dody.</p>
<p>Di samping itu, Kementerian PU juga telah menyalurkan 1.854 alat berat dan 467 sarana pendukung guna mempercepat penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.</p>
<p>Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta unsur TNI/Polri dan masyarakat dalam rangka mempercepat pemulihan infrastruktur dan mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat pascabencana. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-pu-kerahkan-ribuan-personel-dan-dorong-skema-padat-karya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
