<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>LPDB &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/lpdb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 09:38:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>LPDB &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dirut LPDB Koperasi Tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Dorong Koperasi Produktif dan Berdaya Saing</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/dirut-lpdb-koperasi-tinjau-kkmp-sampangan-dan-kud-usaha-mina-dorong-koperasi-produktif-dan-berdaya-saing/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/dirut-lpdb-koperasi-tinjau-kkmp-sampangan-dan-kud-usaha-mina-dorong-koperasi-produktif-dan-berdaya-saing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 09:38:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1765</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur Utama (Dirut) LPDB Koperasi, Krisdianto, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/dirut-lpdb-koperasi-tinjau-kkmp-sampangan-dan-kud-usaha-mina-dorong-koperasi-produktif-dan-berdaya-saing/" title="Dirut LPDB Koperasi Tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Dorong Koperasi Produktif dan Berdaya Saing" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur Utama (Dirut) LPDB Koperasi, Krisdianto, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, dan KUD Usaha Mina di Kota Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya LPDB Koperasi dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional sekaligus memastikan pengembangan usaha produktif koperasi berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Kunjungan diawali di KKMP Sampangan yang telah diresmikan operasionalnya pada 16 Mei 2026. Dalam waktu kurang dari satu bulan, koperasi tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan jumlah anggota mencapai 250 orang dan omzet usaha sekitar Rp60 juta per bulan.</p>
<p>Menurut Krisdianto, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki prospek besar untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat apabila dikelola secara profesional dan didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.</p>
<p>“KKMP Sampangan menjadi contoh bagaimana koperasi dapat tumbuh cepat ketika mendapatkan dukungan masyarakat dan membangun kemitraan usaha yang kuat. Ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat,” ujar Krisdianto.</p>
<p>Selain memiliki gedung koperasi yang representatif, KKMP Sampangan juga telah menjalin berbagai kemitraan strategis untuk memperkuat usahanya. Koperasi tersebut bekerja sama dengan ID FOOD dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat seperti minyak goreng, telur, beras, gula, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.</p>
<p>Di sisi lain, KKMP Sampangan juga bermitra dengan Pertamina dalam distribusi tabung gas serta membuka akses pemasaran bagi berbagai produk UMKM milik anggota koperasi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana koperasi mampu menjadi penghubung antara pelaku industri, usaha mikro, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.</p>
<p>Selanjutnya, Krisdianto mengunjungi KUD Usaha Mina untuk meninjau langsung salah satu unit usaha unggulan koperasi berupa produksi es batu balok yang digunakan sebagai media pendingin untuk kebutuhan sektor perikanan.</p>
<p>Unit usaha tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan sekaligus mendukung rantai pasok sektor perikanan di wilayah pesisir. Menurut Krisdianto, usaha produktif seperti ini perlu terus didorong agar koperasi mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi anggotanya.</p>
<p>“Kami melihat banyak potensi usaha produktif yang dapat terus dikembangkan oleh koperasi. Kehadiran LPDB Koperasi adalah untuk memastikan koperasi memiliki akses pembiayaan yang memadai sehingga mampu meningkatkan skala usaha, memperluas manfaat ekonomi bagi anggota, dan memperkuat daya saingnya,” kata Krisdianto.</p>
<p>Melalui rangkaian kunjungan kerja tersebut, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi, pengembangan usaha produktif, serta perluasan kemitraan strategis agar koperasi semakin berdaya saing dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota maupun masyarakat luas.</p>
<p>Menurut Krisdianto, keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari besarnya usaha yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar. Karena itu, LPDB Koperasi akan terus hadir mendukung koperasi yang memiliki potensi berkembang melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas kelembagaan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/dirut-lpdb-koperasi-tinjau-kkmp-sampangan-dan-kud-usaha-mina-dorong-koperasi-produktif-dan-berdaya-saing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Ambil Peran Strategis di Industri Gula Nasional</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-kawal-hilirisasi-tebu-koperasi-ambil-peran-strategis-di-industri-gula-nasional/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-kawal-hilirisasi-tebu-koperasi-ambil-peran-strategis-di-industri-gula-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 03:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1685</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-kawal-hilirisasi-tebu-koperasi-ambil-peran-strategis-di-industri-gula-nasional/" title="LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Ambil Peran Strategis di Industri Gula Nasional" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono menghadiri penandatanganan kerja sama strategis antara Koperasi Konsumen KANA Lautan Berkat, Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri, dan PT Indogula Jayabaya di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026).</p>
<p>Kolaborasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekosistem industri gula nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan melibatkan petani tebu, koperasi, industri pengolahan, hingga jaringan pemasaran dalam satu rantai nilai usaha yang saling terhubung.</p>
<p>Hadir mendampingi Menteri Koperasi, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Harmonisasi dan Kolaborasi Ekosistem Koperasi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa model kemitraan koperasi seperti ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat hilirisasi sektor pertanian dan mewujudkan swasembada gula nasional.</p>
<p>&#8220;Kerja sama ini menunjukkan koperasi mampu menjadi pelaku utama dalam sektor produksi, distribusi, dan hilirisasi untuk memperkuat ekonomi rakyat. Koperasi perlu terus didorong agar tidak hanya bergerak pada sektor pembiayaan, tetapi juga berperan dalam produksi, pengolahan, dan distribusi. Untuk menuju swasembada gula sesuai arahan Presiden, kita akan mengurangi impor gula dan pada sisi lain menggenjot produksi gula nasional,&#8221; ujar Ferry Juliantono.</p>
<p>Menteri Koperasi juga menitipkan pesan agar pengembangan industri gula berbasis koperasi dapat melibatkan semakin banyak petani tebu dan masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan industri koperasi harus memberikan manfaat ekonomi yang luas, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di Kabupaten Kediri.</p>
<p>Koperasi Konsumen KANA Lautan Berkat merupakan koperasi mitra LPDB Koperasi yang bergerak di bidang komoditas dan ekspor, serta telah menerima pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi pada tahun 2025. Saat ini Koperasi KANA tengah memperkuat pengembangan industri gula melalui PT Indogula Jayabaya yang berlokasi di Kediri.</p>
<p>Sementara itu, Koperasi Pemasaran Putra Harapan Jaya Kediri merupakan koperasi yang memiliki basis kuat pada sektor pemasaran dan distribusi komoditas pertanian, termasuk tebu.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis tersebut. Menurutnya, kolaborasi antar koperasi yang terhubung dengan sektor produksi dan industri pengolahan merupakan model ideal dalam menciptakan koperasi yang kuat, modern, dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;LPDB Koperasi tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai katalisator pengembangan ekosistem usaha koperasi. Kerja sama antara Koperasi KANA, Koperasi Putra Harapan Jaya, dan PT Indogula Jayabaya menjadi contoh nyata bagaimana pembiayaan koperasi dapat mendorong tumbuhnya industri berbasis koperasi yang memberikan nilai tambah lebih besar bagi anggota dan petani,&#8221; ujar Krisdianto.</p>
<p>Krisdianto menegaskan bahwa sektor gula merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki dampak luas terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, LPDB Koperasi terus mendukung koperasi yang bergerak pada sektor produktif dan memiliki orientasi hilirisasi.</p>
<p>&#8220;Kami melihat model bisnis yang dibangun dalam kerja sama ini sangat menjanjikan karena mengintegrasikan petani tebu, koperasi pemasaran, industri pengolahan, hingga akses pasar. Dengan ekosistem yang kuat, koperasi tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri gula nasional,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Krisdianto berharap kemitraan tersebut dapat menjadi role model bagi pengembangan koperasi sektor riil di berbagai daerah Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, dan mempercepat transformasi ekonomi berbasis koperasi.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, para pihak menargetkan terbentuknya rantai pasok gula nasional yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan produktivitas tebu dan kapasitas pengolahan gula nasional, kemitraan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat posisi petani dalam rantai nilai industri sekaligus memperbesar kontribusi koperasi terhadap pembangunan ekonomi nasional. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-kawal-hilirisasi-tebu-koperasi-ambil-peran-strategis-di-industri-gula-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Koperasi Perkuat Semangat Berbagi Lewat Penyaluran Hewan Kurban</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-semangat-berbagi-lewat-penyaluran-hewan-kurban/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-semangat-berbagi-lewat-penyaluran-hewan-kurban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 06:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1638</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial pada momentum Hari Iduladha 1447 Hijriah, <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-semangat-berbagi-lewat-penyaluran-hewan-kurban/" title="LPDB Koperasi Perkuat Semangat Berbagi Lewat Penyaluran Hewan Kurban" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial pada momentum Hari Iduladha 1447 Hijriah, LPDB Koperasi menggelar kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban yang berlangsung dengan penuh khidmat di lingkungan kantor LPDB Koperasi.</p>
<p>Pada perayaan Iduladha tahun ini, LPDB Koperasi menyalurkan hewan kurban yang didistribusikan kepada masyarakat sekitar kantor, para petugas kebersihan, tenaga pendukung, serta pihak-pihak yang membutuhkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LPDB Koperasi untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial yang sejalan dengan semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto yang hadir langsung dalam kegiatan ini menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban yang kembali dapat dilaksanakan tahun ini dengan penuh kebersamaan.</p>
<p>“Alhamdulillah, pada momentum Iduladha tahun ini LPDB Koperasi kembali melaksanakan kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada sesama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan berbagi kebahagiaan dengan seluruh stakeholder serta masyarakat sekitar lingkungan LPDB Koperasi,” ujar Krisdianto.</p>
<p>Ia menambahkan, sebagai lembaga yang memiliki mandat untuk memperkuat ekosistem koperasi nasional, LPDB Koperasi tidak hanya berfokus pada aspek pembiayaan dan penguatan kelembagaan koperasi, tetapi juga terus hadir memberikan kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan inilah yang terus ingin kami tumbuhkan di lingkungan LPDB Koperasi,” tambahnya.</p>
<p>Adapun pelaksanaan pemotongan hewan kurban dilakukan oleh DKM Masjid Al-Magfiroh LPDB Koperasi secara tertib dan penuh khidmat dengan melibatkan panitia internal serta memperhatikan aspek kebersihan dan distribusi yang tepat sasaran.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, LPDB Koperasi berharap semangat Iduladha dapat menjadi penguat nilai persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara institusi dan masyarakat di lingkungan sekitar. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-semangat-berbagi-lewat-penyaluran-hewan-kurban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Koperasi Perkuat Peran di Ekonomi Syariah Nasional</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-peran-di-ekonomi-syariah-nasional/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-peran-di-ekonomi-syariah-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 08:23:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1623</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Komitmen LPDB Koperasi dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional semakin menguat. <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-peran-di-ekonomi-syariah-nasional/" title="LPDB Koperasi Perkuat Peran di Ekonomi Syariah Nasional" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Komitmen LPDB Koperasi dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional semakin menguat.</p>
<p>Pelantikan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 1447–1452 H dipimpin langsung oleh KH Ma’ruf Amin yang menyampaikan optimismenya terhadap masa depan ekonomi syariah Indonesia di The Tribrata Convention Center, Jakarta, Minggu (24/5).</p>
<p>Dalam arahannya, Ma’ruf Amin menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki masa depan cerah dan harus mampu menghadirkan kemaslahatan serta keadilan bagi masyarakat luas.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menyampaikan bahwa pelantikan Pengurus Pusat MES dan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.</p>
<p>“Kita sama-sama mengetahui bahwa Menteri Koperasi juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah. Kegiatan ini berlangsung sangat khidmat dan dihadiri banyak tokoh penting yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Ini juga sejalan dengan arahan Bapak Presiden agar ekonomi syariah menjadi yang terdepan,” ujar Krisdianto.</p>
<p>Ia menambahkan, ke depan diharapkan lahir berbagai inisiatif strategis dan program kerja produktif dari MES yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di berbagai sektor.</p>
<p>“LPDB Koperasi sebagai bagian dari pemerintah siap bersinergi secara proaktif dengan berbagai program kerja MES guna memperkuat pengembangan ekonomi syariah nasional,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Koperasi Ari Permana menegaskan bahwa kepengurusan baru MES diharapkan dapat memperkuat geliat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia, termasuk melalui sektor koperasi.</p>
<p>“Pada hari ini kita berkomitmen untuk terus mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Harapannya setelah pelantikan ini, aktivitas dan geliat pertumbuhan ekonomi syariah semakin baik, semakin bermanfaat, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia,” kata Ari Permana.</p>
<p>Di sisi lain, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan utama ekonomi syariah dunia karena didukung populasi muslim terbesar di dunia serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.</p>
<p>“Ini adalah langkah yang sangat baik untuk melihat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia yang memiliki potensi sangat besar dalam mengembangkan ekonomi syariah dan mendorong ekosistemnya semakin maju. Kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk unsur LPDB Koperasi bersama Menteri dan Wakil Menteri Koperasi menunjukkan bahwa ekonomi syariah dan koperasi merupakan kekuatan yang sangat strategis,” ujar Deva Rachman.</p>
<p>Ia berharap ke depan Indonesia dapat memiliki lembaga atau badan yang secara khusus berdedikasi mengembangkan ekonomi syariah nasional secara menyeluruh, dengan melibatkan koperasi dan LPDB Koperasi sebagai bagian penting di dalamnya.</p>
<p>Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sendiri merupakan organisasi yang menghimpun berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.</p>
<p>Pada kepengurusan terbaru ini, MES dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES periode 1447–1452 H. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-perkuat-peran-di-ekonomi-syariah-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Koperasi Dorong Mitra Strategis Perkuat KDKMP</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-mitra-strategis-perkuat-kdkmp/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-mitra-strategis-perkuat-kdkmp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 01:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Mitra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1593</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menggelar kegiatan Rapat dan Diskusi Partisipasi <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-mitra-strategis-perkuat-kdkmp/" title="LPDB Koperasi Dorong Mitra Strategis Perkuat KDKMP" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><strong>BERITABUANA</strong>-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menggelar kegiatan Rapat dan Diskusi Partisipasi Strategis Mitra LPDB dalam Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama 16 koperasi mitra dari berbagai wilayah di Indonesia.</li>
</ol>
<p>Forum ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antar koperasi dalam mendukung implementasi program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pembiayaan ultra mikro dengan tarif maksimal 6% kepada anggota KDKMP.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, dan jajaran Direksi LPDB Koperasi, pejabat Kementerian Koperasi, serta perwakilan koperasi besar mitra LPDB dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh mitra koperasi yang selama ini menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem pembiayaan koperasi nasional.</p>
<p>“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk bersama-sama mendukung implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya terkait penguatan unit simpan pinjam dan layanan lembaga keuangan mikro. Kami berharap koperasi-koperasi yang hadir dapat memberikan kontribusi nyata terhadap program strategis nasional ini,” ujar Krisdianto.</p>
<p>Ia menegaskan, forum tersebut bertujuan membangun pemahaman bersama terkait arah kebijakan dan implementasi program KDKMP, sekaligus mendorong partisipasi aktif koperasi dalam pengembangan pola kemitraan antar koperasi melalui konsep kakak asuh.</p>
<p>“Melalui diskusi ini, kami ingin memperkuat kolaborasi dalam memperluas akses pembiayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Kami berharap lahir skema yang paling tepat untuk mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menegaskan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan upaya besar pemerintah untuk menghadirkan pembiayaan murah bagi masyarakat desa sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.</p>
<p>“Kami berharap Koperasi-koperasi besar yang sudah eksisting dan menjadi mitra LPDB dapat memberikan dukungan nyata bagi layanan unit simpan pinjam atau pembiayaan super mikro di KDKMP melalui pilot project ini. Targetnya jelas, memotong ketergantungan masyarakat terhadap rentenir dan tengkulak dengan tingkat bunga pembiayaan maksimal enam persen,” ujar Ahmad Zabadi.</p>
<p>Ia menambahkan, skema kakak asuh dalam KDKMP merupakan implementasi nyata prinsip koperasi, yakni kerja sama antar koperasi.</p>
<p>“Ini momentum bagi koperasi besar sebagai kakak asuh. Kita harus mengambil peluang ini dan membangun kerja sama yang produktif antar koperasi. Namun prinsip kehati-hatian tetap dijalankan. Jika memang tidak layak, maka jangan diberikan pembiayaan, dan pemerintah tidak akan mengintervensi proses profiling risiko yang dilakukan koperasi,” katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Zabadi juga menyampaikan perkembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini terus berjalan secara bertahap. Setelah peluncuran operasionalisasi 1.061 KDKMP oleh Presiden Republik Indonesia, pemerintah menargetkan peluncuran lanjutan hingga 30 ribu KDKMP pada Agustus mendatang.</p>
<p>Menurutnya, pemerintah memastikan seluruh koperasi yang telah dioperasionalkan benar-benar berjalan secara permanen dan mampu melayani kebutuhan dasar masyarakat desa, mulai dari gerai sembako, layanan kesehatan, logistik, hingga pembiayaan mikro.</p>
<p>Melalui forum strategis ini, LPDB Koperasi optimistis sinergi antara pemerintah, LPDB, dan koperasi besar nasional dapat mempercepat terbentuknya ekosistem pembiayaan koperasi yang kuat, sehat, dan berpihak pada masyarakat desa demi mendukung terwujudnya pemerataan ekonomi nasional berbasis koperasi.</p>
<p>&#8220;Syukur Alhamdulillah tadi setelah kita melakukan pertemuan selama kurang lebih 2 sampai 3 jam ini, dengan semangat gotong-royong untuk mewujudkan program ini, 16 koperasi peserta rapat yang hadir, mendukung sepenuhnya inisiasi ini dan mereka bukan hanya saja memberikan pinjaman yang nanti dananya berasal dari LPDB tapi juga mereka melakukan pendampingan kepada KDKMP di wilayah layanan masing-masing Koperasi. Setelah forum ini, kami akan door to door kepada para mitra koperasi memastikan skema ini bisa dijalankan dengan baik, karena ini murni bisnis ke bisnis, tidak semata-mata gerakan sosial,&#8221; jelas Krisdianto. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-mitra-strategis-perkuat-kdkmp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, LPDB Koperasi Siap Kawal Koperasi Jadi Motor Ekonomi Rakyat</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/presiden-prabowo-resmikan-1-061-kdkmp-lpdb-koperasi-siap-kawal-koperasi-jadi-motor-ekonomi-rakyat/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/presiden-prabowo-resmikan-1-061-kdkmp-lpdb-koperasi-siap-kawal-koperasi-jadi-motor-ekonomi-rakyat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 23:27:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1568</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/presiden-prabowo-resmikan-1-061-kdkmp-lpdb-koperasi-siap-kawal-koperasi-jadi-motor-ekonomi-rakyat/" title="Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, LPDB Koperasi Siap Kawal Koperasi Jadi Motor Ekonomi Rakyat" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Peresmian yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi hingga tingkat desa dan kelurahan.</p>
<p>Dalam peresmian ini Presiden Prabowo Subianto didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota,<br />
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.</p>
<p>Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi harus menjadi instrumen utama untuk memperkuat ekonomi rakyat dan memutus rantai kemiskinan di desa. Presiden juga menekankan bahwa negara harus hadir memastikan masyarakat kecil mendapatkan akses pembiayaan, distribusi, dan pasar secara adil.</p>
<p>“Koperasi adalah alat perjuangan rakyat kecil. Kalau koperasi kuat, desa kuat. Kalau desa kuat, bangsa juga akan kuat,” ujar Presiden Prabowo dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP tersebut.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto yang turut hadir dalam kegiatan ini menyatakan kesiapan LPDB Koperasi untuk menjadi mitra strategis dalam memperkuat ekosistem pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar mampu tumbuh sehat, produktif, dan berkelanjutan.</p>
<p>Menurut Krisdianto, peluncuran operasionalisasi ribuan KDKMP merupakan momentum besar kebangkitan koperasi Indonesia yang harus diikuti dengan penguatan akses permodalan, tata kelola, serta pendampingan usaha yang berkesinambungan.</p>
<p>“LPDB Koperasi hadir sebagai instrumen pembiayaan negara untuk mendukung penguatan koperasi. Kami ingin koperasi tidak hanya berdiri, tetapi benar-benar hidup, produktif, dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Krisdianto di sela kegiatan peresmian di Nganjuk.</p>
<p>Ia menambahkan, LPDB Koperasi akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi dan seluruh pemangku kepentingan agar program strategis nasional ini mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing.</p>
<p>“KDKMP memiliki potensi besar menjadi agregator ekonomi rakyat di desa, mulai dari sektor pangan, perdagangan, simpan pinjam, hingga pengembangan usaha produktif masyarakat. Karena itu, penguatan pembiayaan yang tepat sasaran menjadi faktor penting agar koperasi mampu tumbuh sehat dan profesional,” katanya.</p>
<p>Krisdianto juga menegaskan bahwa LPDB Koperasi akan mengedepankan prinsip pembiayaan yang terjangkau, terukur, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi anggota koperasi serta masyarakat.</p>
<p>Peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional dari desa, sekaligus memperkuat koperasi sebagai sokoguru perekonomian Indonesia.</p>
<p>Dengan dukungan pembiayaan dan penguatan kelembagaan yang berkelanjutan, pemerintah berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, selain memberikan akses permodalan bagi koperasi, LPDB juga menjalankan program Inkubator yang bekerja sama dengan 15 lembaga inkubator dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Program inkubasi LPDB Koperasi tahun 2026 akan difokuskan pada berbagai sektor strategis, antara lain sektor pangan, energi, pertanian, kelautan, hingga pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Pendampingan yang diberikan meliputi penguatan manajemen usaha, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga perluasan pasar.</p>
<p>Melalui program ini, LPDB Koperasi optimistis dapat menciptakan koperasi-koperasi unggulan yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mendukung program prioritas nasional.</p>
<p>*15 Lembaga Inkubator Terpilih*</p>
<p>Adapun sebanyak 15 lembaga inkubator terpilih dalam Program Inkubasi LPDB Koperasi Tahun 2026 berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari wilayah timur Indonesia, terdapat Pusat Inkubator Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua di Provinsi Papua, serta Gampiri Interaksi Lestari di Provinsi Sulawesi Tengah dan Inkubator Baji Tallasa di Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
<p>Kemudian, dari kawasan Kalimantan, terpilih PPIIBT Universitas Tanjungpura di Provinsi Kalimantan Barat dan Wetland Box di Provinsi Kalimantan Selatan.</p>
<p>Di wilayah barat Indonesia, partisipasi inkubator juga cukup dominan, di antaranya Link Productive dari Provinsi Banten, serta sejumlah inkubator dari Provinsi Jawa Barat seperti Cubic Inkubator Bisnis, Garut Techno Park, BIG UNPAD, dan Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan IKOPIN.</p>
<p>Dari Provinsi Jawa Tengah, terdapat Inkubator Unit Bisnis LPPM Universitas Negeri Semarang, sementara Provinsi D.I. Yogyakarta diwakili oleh Inkubator Amikom Business Park.</p>
<p>Selanjutnya, dari Provinsi Jawa Timur terdapat Inkubator Bisnis Cah Angon dan LINK KITA yang turut memperkuat ekosistem inkubasi di wilayah tersebut.</p>
<p>Adapun dari Provinsi Bali, Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia juga menjadi bagian dari program ini. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/presiden-prabowo-resmikan-1-061-kdkmp-lpdb-koperasi-siap-kawal-koperasi-jadi-motor-ekonomi-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Hadirkan Coaching Clinic Koperasi dalam Kegiatan Seruni Kabinet RI</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-hadirkan-coaching-clinic-koperasi-dalam-kegiatan-seruni-kabinet-ri/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-hadirkan-coaching-clinic-koperasi-dalam-kegiatan-seruni-kabinet-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 06:06:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Seruni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1552</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Kementerian Koperasi turut berpartisipasi dalam kegiatan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-hadirkan-coaching-clinic-koperasi-dalam-kegiatan-seruni-kabinet-ri/" title="LPDB Hadirkan Coaching Clinic Koperasi dalam Kegiatan Seruni Kabinet RI" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Kementerian Koperasi turut berpartisipasi dalam kegiatan _“Heritage in Motion: Collective, Culture, Craft &amp; Culinary”_ yang diselenggarakan oleh Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.</p>
<p>Partisipasi LPDB Koperasi diwujudkan melalui penyediaan _booth Coaching Clinic_ sebagai sarana edukasi, konsultasi, serta penyampaian informasi kepada masyarakat dan pelaku koperasi terkait layanan pembiayaan dana bergulir, penguatan kelembagaan koperasi, hingga strategi pengembangan usaha berbasis komunitas dan potensi lokal.</p>
<p>Kehadiran _booth Coaching Clinic_ LPDB Koperasi mendapat perhatian langsung dari Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming, yang meninjau langsung area layanan LPDB Koperasi di sela-sela kegiatan. Dalam kunjungannya, Selvi melihat secara langsung layanan konsultasi dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat terkait akses pembiayaan dan penguatan koperasi.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM, khususnya sektor industri kreatif berbasis wastra, kerajinan, dan kuliner lokal di Kalimantan Barat.</p>
<p>Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menyampaikan bahwa kehadiran LPDB Koperasi dalam kegiatan Seruni merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kapasitas koperasi agar semakin berdaya saing dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang mampu menghubungkan potensi budaya, kreativitas, dan ekonomi lokal menjadi kekuatan pembangunan yang berkelanjutan.</p>
<p>Melalui _booth Coaching Clinic_, LPDB Koperasi memberikan layanan konsultasi langsung mengenai mekanisme pembiayaan dana bergulir, hingga pendampingan awal bagi koperasi yang ingin mengakses pembiayaan LPDB Koperasi.</p>
<p>LPDB Koperasi berharap kehadiran layanan _coaching clinic_ ini dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap koperasi modern serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat untuk naik kelas dan terhubung dengan ekosistem pembiayaan nasional.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen LPDB Koperasi dalam mendukung program prioritas pemerintah untuk memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.</p>
<p>“LPDB Koperasi hadir dalam kegiatan Seruni di Pontianak sebagai bentuk komitmen kami untuk semakin dekat dengan koperasi dan masyarakat. Melalui _booth Coaching Clinic_ ini, kami ingin memberikan ruang konsultasi dan edukasi agar koperasi semakin memahami akses pembiayaan, penguatan kelembagaan, serta peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal,&#8221; ujar Krisdianto.</p>
<p>Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki potensi besar di sektor wastra, kerajinan, dan kuliner yang dapat dikembangkan melalui model usaha koperasi yang modern dan produktif. LPDB Koperasi siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat kapasitas dan pembiayaan koperasi agar mampu tumbuh berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-hadirkan-coaching-clinic-koperasi-dalam-kegiatan-seruni-kabinet-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-ajak-suporter-sepak-bola-jadi-kekuatan-ekonomi-baru/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-ajak-suporter-sepak-bola-jadi-kekuatan-ekonomi-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 02:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1451</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperluas ekosistem koperasi ke sektor <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-ajak-suporter-sepak-bola-jadi-kekuatan-ekonomi-baru/" title="LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperluas ekosistem koperasi ke sektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk dunia sepak bola.</p>
<p>Melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek), LPDB Koperasi mengajak perwakilan perkumpulan suporter sepak bola, dan pengurus klub dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membentuk koperasi suporter sebagai wadah penguatan ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Langkah ini menjadi terobosan strategis mengingat besarnya basis massa suporter sepak bola di Indonesia yang selama ini dikenal militan dan solid. Dengan pendekatan koperasi, potensi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada dukungan di stadion, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.</p>
<p>Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, menegaskan bahwa komunitas suporter memiliki karakteristik yang sangat kuat untuk dikembangkan menjadi koperasi modern.</p>
<p>&#8220;Fans sepak bola banyak sekali, banyak hal yang bisa dikembangkan seperti ticketing, event, merchandise, nonton bareng, bahkan bisa ada cafe juga,&#8221; ujar Deva.</p>
<p>Menurutnya, suporter sepak bola bukan hanya sekadar penonton, tetapi komunitas dengan loyalitas tinggi, jaringan luas, dan aktivitas ekonomi yang nyata. Melalui koperasi, potensi tersebut bisa diorganisir secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi anggotanya.</p>
<p>Ia menambahkan, praktik serupa telah berhasil diterapkan di berbagai negara. Klub besar dunia seperti FC Barcelona dan Real Madrid bahkan memiliki model kepemilikan berbasis anggota yang menyerupai prinsip koperasi, di mana suporter memiliki keterlibatan langsung dalam ekosistem klub.</p>
<p>Dalam sosialisasi ini, Deva juga menegaskan bahwa tarif layanan di LPDB Koperasi jika dibandingkan dengan perbankan lebih terjangkau, dan tidak ada biaya administrasi, biaya provisi, dan pinalti pelunasan.</p>
<p>&#8220;Kami dari tarif layanan, kalau dibandingkan dengan perbankan, kami lebih terjangkau, bisa untuk modal kerja lima tahun, dan investasi sampai dengan sepuluh tahun. Di LPDB itu gratis, tidak ada admin, tidak ada provisi, dan jika pelunasan lebih cepat tidak ada pinalti untuk pelunasan. Dan yang pasti harus ada agunan,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Dari Tribun Stadion ke Koperasi</strong></p>
<p>Sementara itu, Perwakilan Perkumpulan Suporter yakni Sekretaris Umum Perkumpulan Pengurus Pusat (PP) The Jak Mania Muhammad Aditya Putra mengucapkan terima kasih atas inisiatif LPDB Koperasi mengajak perkumpulan suporter untuk mengembangkan bisnis melalui koperasi.</p>
<p>&#8220;Karena memang potensi untuk pengembangan ekonomi di lingkup suporter cukup besar. Dan sudah seharusnya ini di-guide oleh pemerintah melalui LPDB Koperasi dan kami sangat menyambut,&#8221; ujar Aditya.</p>
<p>Selain itu, Syifa Nadhila dari I.League Operator Liga Indonesia mengungkapkan pihaknya sebagai operator kompetisi sepak bola di Indonesia mendukung penuh inisiatif yang digerakkan oleh LPDB Koperasi.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini di I-League kita sekarang sudah memiliki basis suporter yaitu fans _engagement_ dimana kami merasa bahwasanya dari seluruh Indonesia ini kan selalu ada basis suporter yang sangat fanatis ke klub-klub yang tersebar seperti itu. Dan dengan adanya LPDB ini, kita bisa membuat kerja sama dalam bentuk koperasi sehingga mereka yang ada di daerah mana pun bisa lebih baik seperti itu dan bisa dimanfaatkan keanggotaannya. Dan I-League sebagai operator sendiri tentunya membuka hal ini sebagai kerjasama yang sangat positif,&#8221; terang Syifa.</p>
<p>Deva pun menegaskan bahwa, kedepannya tidak hanya berhenti pada komunitas olahraga sepak bola, tetapi bisa juga kepada olahraga lainnya.</p>
<p>&#8220;Ini tidak akan berhenti di sepak bola saja karena kita masih ada misalnya bulutangkis, kemudian basket dan lain sebagainya gitu. Dan saya berharap dengan pembuatan koperasi yang berbasis dengan suporter ini akan meningkatkan bargaining position dari para suporter sepak bola, menggaet lebih banyak anak-anak muda yang bukan hanya suporter tapi fans club. Karena fans club itu jumlahnya lebih banyak dari suporter yang terdaftar di masing-masing klub sepak bola,&#8221; pungkas Deva. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-ajak-suporter-sepak-bola-jadi-kekuatan-ekonomi-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Didorong LPDB, Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/didorong-lpdb-tanaoba-lais-manekat-perkuat-peran-kakak-asuh-koperasi-desa/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/didorong-lpdb-tanaoba-lais-manekat-perkuat-peran-kakak-asuh-koperasi-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 09:53:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1444</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Transformasi koperasi di Indonesia Timur kian menemukan momentumnya. Tidak hanya tumbuh sebagai <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/didorong-lpdb-tanaoba-lais-manekat-perkuat-peran-kakak-asuh-koperasi-desa/" title="Didorong LPDB, Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Transformasi koperasi di Indonesia Timur kian menemukan momentumnya. Tidak hanya tumbuh sebagai entitas bisnis, koperasi kini menjelma menjadi ekosistem yang saling menguatkan</p>
<p>Peran ini ditunjukkan secara nyata oleh Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (TLM) yang tampil sebagai kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah Indonesia Timur.</p>
<p>Model pendampingan ini menjadi bukti bahwa koperasi tidak lagi berjalan sendiri, melainkan tumbuh melalui kolaborasi dan gotong royong antar koperasi, didukung oleh pemerintah dan lembaga pembiayaan.</p>
<p>Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pendekatan kakak asuh merupakan strategi penting untuk mempercepat penguatan KDKMP di seluruh Indonesia.</p>
<p>“Saya sudah sampaikan kepada LPDB dan Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat untuk bersama-sama membantu pengembangan bisnis koperasi di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari memperluas usaha hingga memperkuat pembiayaan permodalan. Ini penting agar koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat,” tegas Menteri Koperasi.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa kehadiran KDKMP bukan hanya program, tetapi instrumen untuk mengubah masyarakat desa menjadi pelaku ekonomi aktif dengan dukungan akses permodalan yang nyata.</p>
<p><strong>Tanaoba Lais Manekat: Dari Koperasi Kredit Menjadi Penggerak Ekosistem</strong></p>
<p>Sebagai koperasi dengan kinerja impresif dan aset yang terus bertumbuh hingga menembus Rp1,2 triliun, Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat tidak berhenti pada layanan simpan pinjam. Koperasi ini melakukan transformasi melalui diversifikasi usaha sektor riil, penguatan jaringan distribusi, hingga pendampingan koperasi-koperasi baru di tingkat desa dan kelurahan.</p>
<p>Pendampingan terhadap KDKMP Manulai II di Kupang menjadi salah satu contoh konkret. Melalui skema kolaborasi usaha, koperasi ini membantu penyediaan produk, sistem konsinyasi, hingga penguatan kapasitas usaha anggota. Dampaknya mulai terlihat dari peningkatan aktivitas ekonomi dan potensi omzet koperasi yang terus berkembang.</p>
<p>Direktur Bisnis LPDB Koperasi, Oetje Koesoema Prasetia, menegaskan bahwa LPDB hadir untuk memperkuat pola kemitraan antar koperasi sebagai bagian dari strategi nasional pengembangan koperasi berbasis ekosistem.</p>
<p>“Apa yang dilakukan oleh Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat menunjukkan bahwa koperasi yang kuat dapat menjadi lokomotif bagi koperasi lain di tingkat akar rumput. LPDB Koperasi hadir untuk memperkuat peran tersebut melalui dukungan pembiayaan yang terintegrasi dan berkelanjutan,&#8221; kata Oetje.</p>
<p>Ia menambahkan, sinergi antara LPDB, koperasi besar, serta dukungan pemerintah daerah akan menjadi kunci dalam membangun sistem pembiayaan yang inklusif.</p>
<p>“Sejalan dengan arahan Menteri Koperasi, kami mendorong kolaborasi pembiayaan antara LPDB, koperasi, dan perbankan dalam skema joint financing. Dengan begitu, koperasi desa dan kelurahan tidak hanya tumbuh, tetapi juga memiliki daya tahan dan daya saing dalam jangka panjang,” jelas Oetje.</p>
<p>Adapun program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang kini telah terbentuk di puluhan ribu desa menjadi tonggak penting dalam mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.</p>
<p>Melalui dukungan pembiayaan, pendampingan, serta kehadiran kakak asuh seperti Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat, koperasi di tingkat desa diharapkan mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi mulai dari distribusi barang, pengolahan hasil produksi, hingga penguatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat bagi lahirnya ekosistem koperasi modern Indonesia: inklusif, produktif, dan berkelanjutan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/didorong-lpdb-tanaoba-lais-manekat-perkuat-peran-kakak-asuh-koperasi-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LPDB Koperasi Dorong Elektrifikasi Desa Lewat Pembiayaan PLTS</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-elektrifikasi-desa-lewat-pembiayaan-plts/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-elektrifikasi-desa-lewat-pembiayaan-plts/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 04:11:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[LPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1412</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan elektrifikasi <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-elektrifikasi-desa-lewat-pembiayaan-plts/" title="LPDB Koperasi Dorong Elektrifikasi Desa Lewat Pembiayaan PLTS" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan elektrifikasi desa dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan koperasi sektor riil, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).</p>
<p>Komitmen tersebut disampaikan Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman, dalam forum Solar PV and Energy Storage Forum 2026 bertema “Kopdes Merah Putih Solar PV Project: Strategic Electrification of Villages in Indonesia” di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.</p>
<p>Dalam paparannya, Deva menegaskan bahwa LPDB Koperasi merupakan instrumen strategis pemerintah dalam memperkuat koperasi melalui pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan berkelanjutan.</p>
<p>“LPDB Koperasi hadir bukan sekadar sebagai lembaga penyalur dana, tetapi sebagai mitra strategis koperasi melalui pembiayaan, pendampingan, dan program inkubasi. Kami ingin koperasi menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus solusi atas tantangan energi di daerah,” ujar Deva.</p>
<p><strong>Peran Strategis LPDB Koperasi dalam Ekosistem Nasional</strong></p>
<p>Sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Koperasi, LPDB Koperasi memiliki mandat untuk menyalurkan dana bergulir dari APBN kepada koperasi yang sehat dan produktif. Selain pembiayaan, LPDB Koperasi juga menjalankan fungsi pendampingan dan inkubasi untuk memastikan keberlanjutan usaha koperasi.</p>
<p>Pada tahun 2026, LPDB Koperasi menargetkan penyaluran dana sebesar Rp2,1 triliun, dengan fokus 85% pada sektor riil dan 15% pada sektor simpan pinjam.</p>
<p>“Kami ingin memperbesar dampak ekonomi langsung ke masyarakat. Oleh karena itu, sektor riil menjadi prioritas utama, termasuk energi terbarukan seperti PLTS yang sangat relevan untuk menjawab kebutuhan desa,” jelasnya.</p>
<p><strong>Pembiayaan Ramah Koperasi, Akses Lebih Cepat</strong></p>
<p>LPDB Koperasi menawarkan skema pembiayaan yang kompetitif dan inklusif. Tarif layanan yang menarik dan ramah yakni 6,5% (konvensional) atau bahkan setara 3% flat untuk skema syariah terhadap Koperasi, jauh lebih rendah dibandingkan pembiayaan komersial.</p>
<p>Selain itu, proses pengajuan kini semakin mudah melalui sistem digital e-proposal, dengan waktu persetujuan yang relatif cepat.</p>
<p>“Jika semua persyaratan terpenuhi, proses pembiayaan bisa diselesaikan dalam 21 hari kerja. Tidak ada biaya provisi, tidak ada biaya administrasi, dan tanpa penalti apabila pelunasan dipercepat,” tegas Deva.</p>
<p>Plafon pembiayaan yang tersedia pun cukup besar, mulai dari Rp500 juta hingga Rp250 miliar per koperasi, dengan tenor maksimal hingga 10 tahun untuk investasi.</p>
<p><strong>PLTS dan Koperasi Desa Jadi Solusi Nyata</strong></p>
<p>Dalam forum tersebut, Deva juga menyoroti pentingnya peran koperasi dalam mendukung elektrifikasi desa, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ia mencontohkan kondisi di beberapa daerah yang masih mengalami keterbatasan listrik.</p>
<p>“Masih ada daerah yang listriknya hanya menyala beberapa jam dalam sehari. Bahkan hasil perikanan tidak maksimal karena tidak adanya cold storage. PLTS berbasis koperasi bisa menjadi solusi konkret untuk persoalan ini,” ungkapnya.</p>
<p>Dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan mencapai 83.000 unit di seluruh Indonesia, LPDB Koperasi melihat peluang besar untuk sinergi dalam pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas.</p>
<p>“Kami mendorong terbentuknya koperasi di sektor energi, termasuk PLTS. Ini bukan hanya soal listrik, tetapi soal peningkatan produktivitas ekonomi desa,” tambahnya.</p>
<p><strong>Penguatan Melalui Inkubasi dan Pendampingan</strong></p>
<p>Selain pembiayaan, LPDB Koperasi juga menjalankan program inkubasi tahunan yang melibatkan lembaga inkubator terpilih dari berbagai perguruan tinggi dan institusi profesional. Program ini berlangsung selama 6 (enam) bulan untuk meningkatkan kapasitas bisnis koperasi.</p>
<p>“Pendanaan saja tidak cukup. Koperasi juga perlu diperkuat dari sisi manajemen, bisnis, dan inovasi. Di sinilah peran inkubasi dan pendampingan kami,” jelas Deva.</p>
<p><strong>Ajakan Kolaborasi</strong></p>
<p>Di akhir paparannya, Deva mengajak seluruh pelaku industri, asosiasi, dan komunitas untuk membentuk koperasi sebagai wadah kolektif dalam mengakses pembiayaan dan mengembangkan usaha, termasuk di sektor energi terbarukan.</p>
<p>“Momentum ini harus dimanfaatkan. Dengan koperasi yang kuat dan dukungan pembiayaan dari LPDB Koperasi, kita bisa menghadirkan solusi nyata bagi elektrifikasi desa dan kemandirian energi nasional,” pungkasnya. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/lpdb-koperasi-dorong-elektrifikasi-desa-lewat-pembiayaan-plts/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
