<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kunjungan &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/kunjungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 10:36:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>Kunjungan &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata ke Rumah Budaya Indonesia di Berlin, Jerman</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-menteri-pariwisata-ke-rumah-budaya-indonesia-di-berlin-jerman/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-menteri-pariwisata-ke-rumah-budaya-indonesia-di-berlin-jerman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 10:36:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1100</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Dalam rangkaian kunjungan kerja resminya ke Jerman, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-menteri-pariwisata-ke-rumah-budaya-indonesia-di-berlin-jerman/" title="Kunjungan Kerja Menteri Pariwisata ke Rumah Budaya Indonesia di Berlin, Jerman" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Dalam rangkaian kunjungan kerja resminya ke Jerman, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, bersama Deputy Chief Mission (DCM) Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jerman, Fajar Wirawan Harijo, mengunjungi Rumah Budaya Indonesia (RBI) / Haus der Indonesischen Kulturen pada Selasa, 4 Maret 2026.</p>
<p>Rumah Budaya Indonesia (RBI) merupakan pusat budaya dan ruang publik yang inklusif dan terbuka, didedikasikan untuk mempromosikan seni, bahasa, dan tradisi Indonesia kepada masyarakat Jerman serta komunitas internasional. RBI berperan sebagai titik temu interaksi budaya, baik bagi diaspora Indonesia maupun masyarakat Jerman yang memiliki ketertarikan terhadap budaya Indonesia.</p>
<p>Menteri Pariwisata pada kesempatan itu mengunjungi ruang belajar bahasa Indonesia, perpustakaan, ruang angklung, dan menikmati sajian langsung dari warga berbagai negara yang belajar gamelan Bali dan gamelan Jawa. Menpar juga berbincang dengan warga Jerman yang belajar Bahasa Indonesia dan peserta kursus seni budaya yang ada di RBI, termasuk dua pemuda kembar Jerman Bennet dan Gerret yang berkeliling Indonesia belajar Bahasa Indonesia, sekaligus menjadi kreator konten yang cukup dikenal oleh publik Indonesia dan jerman @raksasajerman.</p>
<p>Dikelola oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin, RBI pertama kali diluncurkan pada tahun 2012 dan kemudian direlokasi serta dibuka kembali di lokasi saat ini yaitu kawasan Tiergarten, Berlin pada tahun 2017. Sejak itu, RBI berfungsi sebagai instrumen strategis diplomasi budaya Indonesia dengan membangun dan memperkuat hubungan antar masyarakat (people-to-people contact) antara Indonesia dan Jerman melalui berbagai program seni, budaya, dan pendidikan.</p>
<p>Kunjungan Menteri Pariwisata ke RBI merupakan bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui pendekatan budaya yang sejalan dengan branding Wonderful Indonesia dan kampanye Go Beyond Ordinary. Melalui diplomasi budaya, Indonesia menghadirkan pengalaman pariwisata yang melampaui ekspektasi, tidak hanya menampilkan keindahan alam, tetapi juga kedalaman nilai budaya, kreativitas, dan kearifan lokal.</p>
<p>Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan ia mengapresiasi peran RBI dan peserta, utamanya warga Jerman yang mempelajari bahasa dan budaya Indonesia. “Budaya merupakan pintu masuk utama dalam membangun daya tarik pariwisata Indonesia. Melalui Rumah Budaya Indonesia, kami mengajak dunia untuk mengenal Indonesia secara lebih mendalam. di mana pariwisata Indonesia menawarkan pengalaman autentik yang berakar pada budaya, tradisi, dan interaksi antar masyarakat,” ujar Menteri Pariwisata.</p>
<p>Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Berlin, Roniyus Marjunus mengatakan RBI memiliki peran strategis dalam mendukung promosi Pariwisata di Jerman. “Rumah Budaya Indonesia menjadi etalase budaya sekaligus sarana efektif untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan. Melalui diplomasi budaya seperti ini, kami mendorong ketertarikan masyarakat Jerman untuk mengenal dan mengunjungi Indonesia secara lebih berkelanjutan,” ungkap Roniyus</p>
<p>Sebelum ke RBI, Menteri Widiyanti berkunjung ke Restoran Dapoer untuk menikmati sajian berbuka puasa. Restoran milik diaspora Indonesia Emma Tjandradinata ini menghadirkan Chef dari Indonesia, menambah banyak jumlah restoran Indonesia yang ada Berlin. Dengan cita rasa masakan Indonesia yang otentik, Resto Dapoer kini tak hanya mengobati kerinduan diaspora di Jerman dengan aneka hidangan nusantara, tapi juga ini sudah dikenal luas oleh warga jerman. “Bayangkan orang Jerman kini suka makan nasi tumpeng, tak sekadar nasi goreng atau sate lagi” ujar Emma bangga</p>
<p>Kunjungan Menteri Pariwisata ini mencerminkan sinergi antara diplomasi budaya dan diplomasi pariwisata sebagai bagian dari strategi promosi Indonesia di pasar internasional, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Jerman. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-menteri-pariwisata-ke-rumah-budaya-indonesia-di-berlin-jerman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Pabrik Sido Muncul</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-komisi-vii-dpr-ri-ke-pabrik-sido-muncul/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-komisi-vii-dpr-ri-ke-pabrik-sido-muncul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 01:03:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[sido muncul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=739</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke pabrik PT Industri Jamu dan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-komisi-vii-dpr-ri-ke-pabrik-sido-muncul/" title="Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Pabrik Sido Muncul" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk membuka fakta menarik di balik kesuksesan industri jamu nasional menembus pasar global, Jumat (23/1/2026). Rombongan DPR RI menyaksikan langsung proses produksi jamu dengan standar farmasi modern yang jarang dimiliki industri sejenis.</p>
<p>Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menerima langsung kunjungan tersebut dan memaparkan perjalanan panjang membangun Sido Muncul dari keterbatasan hingga menjadi perusahaan jamu terbesar di Indonesia.</p>
<p>“Kami membangun Sido Muncul dari keterbatasan, bukan kelebihan. Keterbatasan modal, keterbatasan aturan, bahkan jenis produk. Tapi kami memilih cara yang benar dan berbasis ilmiah,” tegas Irwan.</p>
<p>Irwan menuturkan, dari sekitar 1.600 industri jamu di Indonesia, hanya Sido Muncul yang berhasil berkembang menjadi pabrik jamu dengan standar farmasi.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya standarisasi, riset ilmiah, dan uji klinis untuk membangun kepercayaan publik, termasuk kalangan medis.</p>
<p>Sido Muncul tercatat telah melakukan uji toksisitas dan uji klinis fase 1 dan 2 untuk produk unggulan seperti Tolak Angin, bekerja sama dengan lembaga independen dan perguruan tinggi seperti Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro. Hasilnya, produk dinyatakan aman dan tidak bersifat toksik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kunjungan-kerja-komisi-vii-dpr-ri-ke-pabrik-sido-muncul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
