<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>kemenekraf &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/kemenekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 13:59:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>kemenekraf &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanggapan Kemenekraf Terkait Kasus Amsal Sitepu</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/tanggapan-kemenekraf-terkait-kasus-amsal-sitepu/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/tanggapan-kemenekraf-terkait-kasus-amsal-sitepu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 13:59:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Amsal]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kemenekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1242</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memberikan tanggapan atas kasus yang menimpa videographer Amsal <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/tanggapan-kemenekraf-terkait-kasus-amsal-sitepu/" title="Tanggapan Kemenekraf Terkait Kasus Amsal Sitepu" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memberikan tanggapan atas kasus yang menimpa videographer Amsal Sitepu. Berikut ini tanggapannya ;</p>
<p>1. Kementerian Ekonomi Kreatif mencermati dengan serius terhadap kasus pengadaan video profil desa di Kab. Karo yang menimpa saudara Amsal Sitepu.</p>
<p>2. Kementerian Ekonomi Kreatif menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Medan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.</p>
<p>3. Pengadaan jasa kreatif memiliki karakteristik berbeda jika dibandingkan dengan pengadaan barang. Kewajaran penilaian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Jasa Kreatif harus dilakukan secara objektif, dan berbasis pemahaman terhadap industri kreatif.</p>
<p>4. Kementerian Ekonomi Kreatif siap memfasilitasi ruang dialog bagi seluruh pegiat ekraf dalam penyelesaian permasalahan ekosistem Ekraf melalui pelayanan publik (permintaan informasi dan pengaduan) di kanal ppid.ekraf.go.id.</p>
<p>5. Kementerian Ekonomi Kreatif sedang merampungkan pedoman di bidang jasa kreatif, dengan melibatkan para pemangku kepentingan, khususnya dengan asosiasi dan komunitas terkait untuk menjadi acuan guna mencegah terjadinya permasalahan serupa di masa depan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/tanggapan-kemenekraf-terkait-kasus-amsal-sitepu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamen Ekraf Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Penguatan IP Lokal</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dalam-penguatan-ip-lokal/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dalam-penguatan-ip-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 16:32:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kemenekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wamen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=802</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menerima <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dalam-penguatan-ip-lokal/" title="Wamen Ekraf Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Penguatan IP Lokal" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menerima audiensi PT IOTA Kreatif Media di Autograph Tower, Jakarta, Rabu (4/2).</p>
<p>Pertemuan ini membahas pengembangan platform digital anak berbasis budaya lokal, penguatan intellectual property (IP), serta tata kelola keamanan konten anak dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif digital yang berkelanjutan.</p>
<p>Dalam audiensi tersebut, Wamen Ekraf menegaskan pentingnya arah pengembangan IP lokal yang jelas dan terukur sejak awal. Menurutnya, keberlanjutan IP tidak hanya ditentukan pada kreativitas, tetapi juga kesiapan model bisnis.</p>
<p>“Aspek monetisasi perlu dipikirkan sejak awal agar pengembangannya dapat berkelanjutan dan tidak berhenti di tengah jalan. Penguatan IP lokal dapat dilakukan secara bertahap, salah satunya melalui kolaborasi dengan IP yang telah dikenal, sembari membangun wadah yang kuat bagi lahirnya IP-IP baru,” ujar Irene Umar.</p>
<p>Dia menambahkan, pentingnya kualitas pengembangan dan tata kelola konten dalam platform digital anak.</p>
<p>“Pengembangan harus dilakukan secara matang dan efisien, tidak semata-mata mengejar ketertarikan awal. Konten untuk anak harus aman, terkurasi, dan melibatkan tenaga ahli, termasuk ahli budaya, agar pesan yang disampaikan tetap akurat dan bertanggung jawab,” tambahnya.</p>
<p>Audiensi ini juga membahas pengembangan platform Nusa Tara dan IOTA Kids sebagai sarana edukasi dan edutainment bagi anak usia PAUD hingga sekolah dasar. Platform itu dirancang untuk mendukung Gerakan Literasi Sekolah dan implementasi Kurikulum Merdeka.</p>
<p>Chief Operating Officer PT IOTA Kreatif Media, Ratna Yoes menjelaskan, Nusa Tara dikembangkan sebagai platform pembelajaran interaktif yang memperkuat IP lokal anak melalui pendekatan cerita dan karakter yang dekat dengan keseharian anak.</p>
<p>“Melalui Nusa Tara, kami berharap dapat memperoleh dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, khususnya dalam bentuk fasilitasi jejaring, eksposur, serta pelibatan dalam berbagai program dan event ekonomi kreatif, agar IP-IP lokal anak dapat tumbuh dan memiliki daya saing,” ujar Ratna.</p>
<p>Ia menambahkan, konten Nusa Tara dikemas melalui cerita rakyat yang dipadukan dengan karakter IP dan fitur interaktif. Platform ini juga diarahkan untuk menghasilkan data yang terukur sebagai dasar penguatan bisnis IP dan masukan bagi pengembangan industri kreatif anak ke depan.</p>
<p>Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif Luat Sihombing menilai inisiatif ini perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan teknis yang terstruktur agar dapat diimplementasikan secara optimal.</p>
<p>“Perlu ada perencanaan teknis yang jelas, termasuk segmentasi pengguna dan tahapan pengembangan, agar implementasinya berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Luat.</p>
<p>Menanggapi aspek keamanan konten, Chief Product Officer PT IOTA Kreatif Media Gunawan Wibisono menegaskan, perusahaan telah menerapkan standar ketat dalam pengelolaan konten anak.</p>
<p>“Kami menerapkan standar konten yang aman sejak tahap produksi hingga tayang. Setiap konten melalui proses kurasi berlapis dan dilengkapi fitur kontrol orang tua agar akses anak tetap terjaga,” jelas Gunawan.</p>
<p>Audiensi ini sejalan dengan komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif digital sebagai the new engine of growth, melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan IP lokal, serta pengembangan berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk gim, aplikasi digital, konten interaktif, dan edutainment berbasis budaya yang aman, bernilai edukasi, dan berdaya saing. (Iksan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-tekankan-pentingnya-kolaborasi-dalam-penguatan-ip-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamen Ekraf Hadiri Handprinting Ceremony</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-hadiri-handprinting-ceremony/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-hadiri-handprinting-ceremony/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2026 05:10:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ceremony]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kemenekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=697</guid>

					<description><![CDATA[BERITABANA-Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mengapresiasi semangat kolaborasi karya-karya kreatif lokal dalam <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-hadiri-handprinting-ceremony/" title="Wamen Ekraf Hadiri Handprinting Ceremony" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABANA</strong>-Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mengapresiasi semangat kolaborasi karya-karya kreatif lokal dalam rangkaian K-Life &amp; K-Live Indonesia HUG K-Pop Concert. Wamen Ekraf Irene Umar menyebut persembahan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea bersama Korea Creative Content Agency (KOCCA Indonesia) ini menjadi awal yang menjanjikan untuk kolaborasi lebih erat antara Indonesia dengan Korea.</p>
<p>“Tahun 2026 menjadi awal permulaan kolaborasi KOCCA dan Indonesia. Sudah pasti semangat kolaborasi tersebut harus didukung dengan memperkuat dan meningkatkan pertukaran budaya untuk memperdalam pengembangan industri kreatif yang berkelanjutan,” ucap Wamen Ekraf Irene.</p>
<p>Rangkaian HUG K-Pop Concert yang menghadirkan Minho SHINee dan Highlight pada Sabtu, 17 Januari 2026 malam dilanjut pada Minggu, 18 Januari 2026 dengan Handprinting Ceremony, Meet &amp; Greet, serta Friday Noraebang di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mall, Jakarta. Wamen Ekraf Irene yang hadir dalam agenda itu turut membawa semangat kolaborasi dengan menunjukkan busana yang dikenakannya yaitu Hanbok tetapi menggunakan teknik Batik. Selain itu tampak hadir pula Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Isyana Bagoes Oka.</p>
<p>Wamen Ekraf Irene menegaskan pengembangan peluang-peluang kolaborasi baru bisa menjadi bagian dari peningkatan PDB (Produk Domestik Bruto) masing-masing negara sehingga industri kreatif bisa terus bertumbuh. Seperti saat HUG K-Pop Concert yang menghadirkan Tiara Andini serta IP (Intellectual Property) lokal seperti Fun Cican.</p>
<p>“Saat HUG K-Pop Concert semalam, Kementerian Ekraf menjadi saksi bahwa IP-IP lokal dan talenta musisi nasional bisa hadir bersama talenta berbakat dari Korea. Ini sebagai wujud kebanggaan kolaborasi dari hati lewat cinta sebagai bentuk perpaduan lintas budaya global yang semakin berkembang,” ucap Wamen Ekraf Irene yang didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Agustini Rahayu.</p>
<p>Handprinting Ceremony menjadi simbol persahabatan dan pertukaran budaya antara Korea dan Indonesia. Sementara sesi Meet &amp; Greet menghadirkan momen interaksi eksklusif melalui talk session dan pertemuan langsung fans bersama idolanya, Minho SHINee dan Highlight.</p>
<p>Minho adalah anggota dari boy group SHINee, yang debut pada 2008 di bawah naungan SM Entertainment. Dikenal sebagai performer karismatik dengan energi panggung yang kuat, Minho juga aktif sebagai aktor dan solois. Ia terus memperluas spektrum karier di industri hiburan Korea dengan merilis single album pertama berjudul Tempo.</p>
<p>“Resolusi 2026 masih menyesuaikan jadwal yang ada dan pastinya akan kembali lagi ke Indonesia untuk menyapa para penggemar di sini lebih lama,” ungkap Minho.</p>
<p>KOCCA Indonesia merupakan lembaga yang dibentuk untuk mendukung perkembangan konten kreatif Korea, baik secara domestik maupun global. Sejak menjadi cabang pertama di Asia Tenggara pada Oktober 2016, KOCCA Indonesia berperan dalam mempromosikan sekaligus meningkatkan kerja sama industri kreatif Korea seperti broadcasting, animasi &amp; karakter, musik, fesyen, komik, gim &amp; konten imersif. Kolaborasi bersama Kementerian Ekraf menjadi bentuk tindak lanjut dari audiensi sejak Oktober 2025 untuk menggeliatkan industri kreatif melalui konser musik dan pertukaran budaya yang menarik. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/wamen-ekraf-hadiri-handprinting-ceremony/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
