<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>indonesia &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2026 04:43:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>indonesia &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bebas Visa Kunjungan Jadi Instrumen Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/bebas-visa-kunjungan-jadi-instrumen-penting-perkuat-daya-saing-pariwisata-indonesia/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/bebas-visa-kunjungan-jadi-instrumen-penting-perkuat-daya-saing-pariwisata-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 04:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Visa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1791</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA–Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai kebijakan Bebas Visa Kunjungan atau BVK merupakan salah <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/bebas-visa-kunjungan-jadi-instrumen-penting-perkuat-daya-saing-pariwisata-indonesia/" title="Bebas Visa Kunjungan Jadi Instrumen Penting Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>–Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai kebijakan Bebas Visa Kunjungan atau BVK merupakan salah satu instrumen strategis untuk memperkuat daya saing pariwisata Indonesia, di tengah kompetisi global yang semakin ketat dalam menarik wisatawan mancanegara.</p>
<p>BVK bukan semata-mata kebijakan visa, melainkan bagian dari upaya memperkuat aksesibilitas, kemudahan perjalanan, dan daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata internasional. Kemudahan masuk menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih destinasi, terutama ketika negara-negara pesaing di kawasan juga terus memperkuat kebijakan fasilitasi perjalanan.</p>
<p>Kementerian Pariwisata memandang bahwa Indonesia perlu melihat BVK dalam kerangka yang lebih luas, yaitu sebagai kebijakan yang dapat berdampak langsung terhadap kunjungan wisatawan, belanja wisatawan, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi masyarakat.</p>
<p>BVK bukan sekadar fasilitas visa. BVK adalah instrumen daya saing, instrumen pertumbuhan, dan instrumen penciptaan lapangan kerja. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Indonesia perlu memastikan tidak tertinggal dalam memberikan kemudahan perjalanan bagi wisatawan mancanegara.</p>
<p>Indonesia sejatinya memiliki pengalaman dalam menerapkan kebijakan BVK secara luas. Pada 2016, Indonesia pernah memberikan fasilitas Bebas Visa Kunjungan kepada 169 negara. Kajian World Travel &amp; Tourism Council (WTTC) bersama Oxford Economics menunjukkan bahwa kebijakan tersebut menjadi salah satu studi kasus yang berhasil, dengan kontribusi terhadap peningkatan permintaan wisatawan mancanegara sebesar 24 persen, serta mendukung terciptanya sekitar 400.000 lapangan kerja.</p>
<p>Berdasarkan penyempurnaan perhitungan dengan menggunakan realisasi kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2018, dampak BVK terhadap peningkatan permintaan wisatawan mancanegara diperkirakan lebih tinggi, yakni mencapai 32,4 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa kebijakan fasilitasi perjalanan memiliki korelasi kuat terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan.</p>
<p>Selain itu, kajian WTTC juga menunjukkan bahwa kebijakan bebas visa memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan sejumlah bentuk fasilitasi visa lainnya. Median peningkatan kedatangan wisatawan dari kebijakan visa-free tercatat sebesar 16,6 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan kebijakan new visa types yang berada pada 8,1 persen per tahun.</p>
<p>Dari perspektif kawasan, kebijakan visa Indonesia juga perlu terus diperkuat agar lebih kompetitif. Berdasarkan perbandingan terhadap negara-negara ASEAN, jumlah negara yang memperoleh fasilitas bebas visa ke Indonesia saat ini masih relatif lebih terbatas dibandingkan beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.</p>
<p>Kementerian Pariwisata memahami bahwa kebijakan visa harus dirumuskan secara cermat. Ada aspek kehati-hatian, keamanan, resiprositas, dan kepentingan nasional yang harus dijaga. Namun pada saat yang sama, kita juga perlu memastikan bahwa Indonesia tetap kompetitif sebagai destinasi pariwisata dunia.</p>
<p>Temuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) juga menunjukkan bahwa penyederhanaan atau penghapusan persyaratan masuk dapat mendorong peningkatan arus kunjungan wisatawan mancanegara. Kajian APEC mencatat bahwa destinasi dapat memperoleh peningkatan kunjungan sebesar 7,2 persen hingga 27 persen melalui penghapusan persyaratan visa atau ketentuan masuk lainnya. Sebaliknya, penambahan hambatan masuk melalui travel authorization dalam situasi tanpa visa dapat menurunkan kedatangan wisatawan mancanegara hingga 29,3 persen.</p>
<p>Kementerian Pariwisata menilai temuan tersebut semakin menegaskan pentingnya kebijakan fasilitasi perjalanan sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia. Dengan kemudahan akses yang tepat, wisatawan berpotensi datang lebih banyak, tinggal lebih lama, membelanjakan lebih banyak uang, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi daerah, pelaku usaha, UMKM, serta tenaga kerja sektor pariwisata.</p>
<p>Karena itu, Kementerian Pariwisata berharap sinergi lintas kementerian dan lembaga dapat terus diperkuat untuk mencari formulasi terbaik terkait kebijakan BVK. Formulasi tersebut diharapkan tetap menjaga aspek kehati-hatian dan kepentingan nasional, sekaligus mampu meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar global.</p>
<p>Pariwisata adalah sektor yang sangat sensitif terhadap aksesibilitas. Semakin mudah wisatawan datang, semakin besar peluang ekonomi yang dapat bergerak di destinasi. Karena itu, kebijakan BVK perlu dilihat sebagai bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan pariwisata global. (Ikhsan)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/bebas-visa-kunjungan-jadi-instrumen-penting-perkuat-daya-saing-pariwisata-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkop: MES Gandeng Menara Syariah Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi Syariah Di Indonesia</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/menkop-mes-gandeng-menara-syariah-optimalkan-pertumbuhan-ekonomi-syariah-di-indonesia/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/menkop-mes-gandeng-menara-syariah-optimalkan-pertumbuhan-ekonomi-syariah-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 08:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1784</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/menkop-mes-gandeng-menara-syariah-optimalkan-pertumbuhan-ekonomi-syariah-di-indonesia/" title="Menkop: MES Gandeng Menara Syariah Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi Syariah Di Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya penguatan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia melalui sinergi antara industri takaful (asuransi syariah), koperasi, dan kolaborasi dengan dunia internasional.</p>
<p>Menkop Ferry menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem syariah tidak hanya didasarkan pada nilai ekonomi atau transaksi semata, namun juga perlu diukur dari seberapa besar dampaknya terhadap kemaslahatan, keadilan, dan keberlanjutan sebagai tujuan utama pembangunan ekonomi. Di sisi inilah Indonesia memiliki peran strategis untuk memastikan tujuan pembangunan ekonomi syariah yaitu melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).</p>
<p>&#8220;Koperasi bisa terlibat dalam kegiatan pengembangan takaful baik ini. Sebab di Indonesia memiliki kekuatan pada basis ekonomi rakyat yang besar, jaringan komunitas yang luas, serta gerakan koperasi yang tumbuh hingga ke tingkat desa,&#8221; kata Menkop dalam sambutannya pada acara Simposium yang digelar Menara Syariah dan Universitas Utara Malaysia (UUM) dengan tema &#8220;Reimagining Takaful for Sustainable World&#8221; di Menara Syariah PIK 2, Senin (22/6).</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama Menara Syariah Harianto Solichin, Dekan Islamic Business School Universiti Utara Malaysia (UMM) Selamah Maamor, Dewan Pakar PP Muhammadiyah Aries Muftie, Dekan UMM of Asmadi Mohamed Naim, Pengurus Pusat MES Boy Rafly Amar, Sekjend MES sekaligus Direktur Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Ari Permana.</p>
<p>Dalam acara ini juga dilaksanakan dua penandatanganan Nota Kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan antara Menara Syariah dengan UMM dan Menara Syariah dengan MES. Kerja sama ini terkait dengan rencana sinergi dan kolaborasi pengembangan ekosistem Industri Keuangan Syariah dan Takaful di Indonesia dan Malaysia serta menjadikan Menara Syariah sebagai simbol utama pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.</p>
<p>Menkop Ferry Juliantono menambahkan bahwa saat ini nilai konsumsi masyarakat muslim dunia pada sektor-sektor ekonomi syariah mencapai lebih dari USD2 triliun per tahun dan diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi syariah bukan lagi sekadar segmen pasar namun menjadi salah satu kekuatan penting dalam perekonomian global.</p>
<p>Dengan potensi penduduk muslim terbesar di dunia yang mencapai 240 juta, Indonesia berpeluang besar untuk memastikan ekosistem industri keuangan syariah khususnya takaful dapat berkembang pesat. Terlebih dengan keberadaan keberadaan KDKMP akan menjadi instrumen program pengembangan ekonomi syariah dapat dijalankan hingga ke desa-desa.</p>
<p>&#8220;Nilai-nilai yang menjadi fondasi koperasi yaitu gotong royong, kebersamaan, keadilan, dan kesejahteraan bersama, memiliki keselarasan yang sangat kuat dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam konteks ini, industri takaful dipandang memiliki peran vital. Takaful bukan sekadar produk keuangan, tetapi manifestasi nilai ta’awun atau saling tolong-menolong. “Keberhasilan takaful harus diukur dari sejauh mana ia mampu menghadirkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan sosial, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ferry.</p>
<p>Sebagai Ketua Harian MES, Menkop Ferry optimistis bahwa ekonomi syariah Indonesia akan terus tumbuh tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen, inovator, dan pusat pertumbuhan global. &#8220;Oleh karena itu kami memohon dukungan dari gerakan ekonomi syariah dan stakeholder terkait lainnya agar upaya ini dapat mendorong perubahan keadaan masyarakat di desa agar lebih sejahtera,&#8221; kata Menkop Ferry.</p>
<p>Sementara itu Komisaris Utama Menara Syariah Harianto Solichin berharap agar sinergi dan kesepakatan yang terjalin antara MES, UMM dan Menara Syariah dapat benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata. Ia menjelaskan bahwa potensi pengembangan ekonomi syariah dan takaful di Indonesia sangat besar dimana selama ini belum dioptimalkan. Untuk itu diperlukan kerja-kerja kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan MES dan UMM.</p>
<p>Dekan Islamic Business School Universiti Utara Malaysia (UMM) Selamah Maamor menambahkan bahwa rencana kerjasama untuk pengembangan industri ekonomi syariah antara Indonesia dan Malaysia telah digagas sejak 2024 lalu. Ia bersyukur kolaborasi kedua negara akhirnya dapat terwujud dan diperkuat dengan ketelibatan MES dalam misi besar tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami dari Malaysia akan bersama dengan industri di Indonesia untuk memastikan bahwa industri asuransi syariah dan ekonomi bisa terwujud lebih baik dan lebih maju,&#8221; katanya. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/menkop-mes-gandeng-menara-syariah-optimalkan-pertumbuhan-ekonomi-syariah-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Banyuwangi</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/roadshow-17th-satu-indonesia-awards-2026-sambangi-banyuwangi/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/roadshow-17th-satu-indonesia-awards-2026-sambangi-banyuwangi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 05:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Roadshow]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1739</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Berbagai perubahan positif di masyarakat, sering kali berawal dari kepedulian generasi muda <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/roadshow-17th-satu-indonesia-awards-2026-sambangi-banyuwangi/" title="Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Banyuwangi" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="yiv0494421517MsoNormal" style="text-align: left;" align="center"><strong>BERITABUANA</strong>-Berbagai perubahan positif di masyarakat, sering kali berawal dari kepedulian generasi muda terhadap persoalan di sekitarnya. Berangkat dari hal tersebut, Astra hari ini (12/6) hadir di Banyuwangi, Jawa Timur melalui <span lang="IN">Roadshow 17<sup>th</sup> SATU Indonesia Awards 2026 untuk mengajak generasi muda agar peduli terhadap berbagai tantangan yang ada dan mewujudkannya menjadi aksi nyata yang berdampak dan berkelanjutan melalui semangat &#8220;Terhubung dalam Aksi&#8221; yang menjadi tema SATU Indonesia Awards pada tahun ini.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Jawa Timur dipilih sebagai lokasi pertama <i>roadshow</i> mengingat besarnya potensi generasi muda yang dimiliki daerah ini. Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 Provinsi Jawa Timur, Generasi Z dan Milenial mencapai sekitar 46% dari total populasi atau hampir 19,5 juta jiwa. Besarnya generasi muda tersebut menjadi modal penting dalam melahirkan berbagai inovasi, solusi dan gerakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya untuk menghadirkan perubahan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><i><span lang="IN">Roadshow</span></i><span lang="IN"> yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, dan pegiat sosial ini menjadi wadah untuk berbagi inspirasi sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yaitu Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd.,M.KP. yang hadir dan memberikan semangat kepada para generasi muda untuk terus menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, kami mengucapkan terima kasih kepada Astra yang telah menyelenggarakan SATU Indonesia Awards dan memilih Banyuwangi sebagai salah satu lokasi Roadshow 17<sup>th</sup> SATU Indonesia Awards 2026. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat ditemukan lebih banyak mutiara-mutiara hebat yang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, satu hal yang tidak berubah adalah pentingnya manusia yang memiliki kepedulian, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan solusi bagi lingkungannya. Karena sesungguhnya kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya,” ujar Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd.,M.KP.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Sesi Bincang Inspiratif menjadi daya tarik utama <i>roadshow</i> yang diselenggarakan hari ini dengan menghadirkan narasumber yaitu Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Raline Shah, Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo, serta Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 sekaligus Penggerak Desa Sejahtera Astra Lali Gadget asal Sidoarjo yaitu Achmad Irfandi, yang membahas potensi dan peran generasi muda dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di masyarakat serta pentingnya kolaborasi dalam memperluas dampak sosial.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Di hadapan generasi muda yang hadir, Achmad Irfandi menceritakan aksi perubahan yang dilakukannya. Berawal dari keresahan masyarakat terhadap tingginya penggunaan gawai pada anak-anak di daerah tempat tinggalnya, mendorong dirinya untuk peduli terhadap hal tersebut dan melahirkan inisiatif awal seperti melakukan kegiatan literasi sederhana untuk anak-anak seperti mewarnai, membaca dan mendongeng yang seiring waktu berkembang menjadi “Dolanan Tanpa Gadget” dan kemudian berubah menjadi “Kampung Lali Gadget”.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Semangat generasi muda untuk menghadirkan perubahan juga tercermin dari berbagai inisiatif yang lahir dari Banyuwangi, di antaranya adalah Oka Bayu Pratama Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2025 di Bidang Teknologi, Vicky Hendri Kurniawan Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2020 di Bidang Teknologi, Tunggul Harwanto Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2020 di Bidang Pendidikan, dan Muhammad Farid Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2010 di Bidang Pendidikan. Kehadiran generasi muda tersebut menunjukkan bahwa solusi atas berbagai tantangan masyarakat dapat lahir dari daerah dan berkembang melalui kolaborasi yang berkelanjutan.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">“Melalui tema ‘Terhubung dalam Aksi’, Astra ingin menegaskan bahwa setiap inisiatif baik dari generasi muda akan memiliki dampak yang lebih luas ketika terhubung dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan ekosistem pendukung yang berkelanjutan. Melalui penguatan kolaborasi antara SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra, kami berharap semakin banyak inisiatif anak muda yang dapat berkembang, berintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">SATU Indonesia Awards merupakan penghargaan tahunan Astra yang diberikan kepada generasi muda yang menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar guna mendukung terciptanya kehidupan yang berkelanjutan melalui Bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Pada tahun ini Astra berupaya untuk memperluas dampak kontribusi generasi muda di berbagai daerah melalui kolaborasi dengan Desa Sejahtera Astra. Melalui kolaborasi ini, Astra mendorong para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards untuk berperan dalam mendukung pengembangan Desa Sejahtera Astra, baik itu sebagai penggerak maupun fasilitator, sehingga inisiatif yang lahir dari para penggerak perubahan dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Hingga saat ini, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 generasi muda inspiratif, sementara Desa Sejahtera Astra telah membina 1.533 desa di 35 provinsi. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards terus bertumbuh dan mencapai 17.708 peserta pada tahun 2025.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Periode pendaftaran 17<sup>th </sup>SATU Indonesia Awards 2026 telah dibuka sejak 1 April hingga 1 Agustus 2026. Para penerima apresiasi tingkat nasional berhak mendapatkan dana pembinaan senilai Rp65 juta serta kesempatan mengikuti program pembinaan dan pengembangan bersama Astra untuk memperluas dampak dari inisiatif yang dijalankan. Selain itu, para penerima apresiasi juga berkesempatan mengembangkan programnya melalui integrasi dengan ekosistem Desa Sejahtera Astra.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Setelah Banyuwangi, Roadshow 17<sup>th</sup> SATU Indonesia Awards 2026 akan diselenggarakan di dua kota besar di Indonesia yaitu Makassar dan Lombok dengan menggaungkan semangat yang sama untuk menjangkau lebih banyak generasi muda inspiratif serta memperluas kolaborasi dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.</span></p>
<p class="yiv0494421517MsoNormal"><span lang="IN">Semangat Astra dalam mencari generasi muda pembawa perubahan yang berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. (Ikhsan) </span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/roadshow-17th-satu-indonesia-awards-2026-sambangi-banyuwangi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tenaga Kesehatan dan Pengembangan Karier Global</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dan-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-pendidikan-tenaga-kesehatan-dan-pengembangan-karier-global/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dan-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-pendidikan-tenaga-kesehatan-dan-pengembangan-karier-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 05:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1654</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan bersama perwakilan Gangwon <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dan-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-pendidikan-tenaga-kesehatan-dan-pengembangan-karier-global/" title="Indonesia dan Korea Selatan Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tenaga Kesehatan dan Pengembangan Karier Global" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan bersama perwakilan Gangwon 7 College Consortium (G7CC), enam universitas dari Korea Selatan, serta pimpinan dari 38 Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan menghadiri Indonesia–Korea University Collaboration Seminar and Consultation Meeting yang diselenggarakan di Jakarta pada 31 Mei 2026.</p>
<p>Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan menyampaikan apresiasi kepada Kim Joon Hwan, CEO NK Global Holdings, perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak di bidang kerja sama kesehatan Indonesia–Korea, atas komitmen dan kontribusinya dalam menjembatani kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan universitas-universitas di Korea Selatan guna mendukung pengembangan tenaga kesehatan, khususnya di bidang caregiving dan layanan perawatan jangka panjang (long-term care), salah satunya melalui penyelenggaraan seminar ini.</p>
<p>Seminar ini menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tenaga kesehatan, pertukaran akademik, kemitraan kelembagaan, serta pengembangan karier internasional. Para peserta mendiskusikan peluang kolaborasi dalam pendidikan keperawatan, caregiving dan layanan perawatan jangka panjang, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum bersama, kolaborasi riset, hingga program persiapan bahasa.</p>
<p>Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, Albertus Yudha Poerwadi, menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mempersiapkan tenaga kesehatan masa depan di tengah dunia yang semakin terhubung secara global.</p>
<p>“Kementerian Kesehatan sangat menghargai kemitraan internasional yang membuka peluang bagi mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan untuk belajar dari praktik terbaik dunia. Melalui kerja sama dengan universitas-universitas di Korea Selatan, kami berharap dapat memperkuat kualitas pendidikan tenaga kesehatan, memperluas pengalaman internasional, serta membuka jalur baru pengembangan karier bagi tenaga kesehatan Indonesia. Kami meyakini bahwa kolaborasi antara Poltekkes dan universitas Korea akan berkontribusi pada pengembangan tenaga kesehatan yang kompetitif secara global dan mampu menjawab tantangan layanan kesehatan di masa depan,” ujar Albertus.</p>
<p>Saat ini, Indonesia memiliki 38 Politeknik Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah dan berperan dalam mencetak tenaga kesehatan di berbagai bidang sekaligus mendukung sistem kesehatan nasional. Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi, Poltekkes telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra di Jepang, Jerman, serta beberapa negara di Timur Tengah melalui program mobilitas mahasiswa, pengembangan kapasitas dosen, pelatihan bahasa, sertifikasi internasional, hingga penempatan kerja di luar negeri.</p>
<p>Ketua Gangwon 7 College Consortium (G7CC), Hyun In Suk, menyampaikan optimismenya terhadap berkembangnya kemitraan antara institusi Indonesia dan Korea Selatan. “Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan 38 Politeknik Kesehatan. Seminar ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan berkelanjutan antar institusi. Melalui pertukaran akademik, inisiatif pendidikan bersama, kolaborasi riset, dan program pengembangan tenaga kesehatan, kami berharap dapat menciptakan peluang yang bermakna bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kesehatan di kedua negara. Kami percaya bahwa kerja sama yang semakin erat antara Indonesia dan Korea Selatan akan berkontribusi pada kemajuan pendidikan kesehatan serta persiapan pemimpin tenaga kesehatan global di masa depan,” katanya.</p>
<p>Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan, Anna Kurniati, menambahkan bahwa kerja sama Indonesia dan Korea Selatan terus berkembang sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan tenaga kesehatan.</p>
<p>“Korea Selatan telah menjadi mitra penting dalam pengembangan tenaga kesehatan Indonesia. Baru-baru ini, Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan menandatangani Nota Kesepahaman dengan KOICA untuk mendukung akreditasi internasional Program Studi Kebidanan di sejumlah Politeknik Kesehatan. Melalui seminar dan sesi konsultasi ini, kami berharap dapat memperluas kolaborasi dan membuka peluang nyata bagi lulusan Politeknik Kesehatan Indonesia untuk mengembangkan karier secara internasional, termasuk di Korea Selatan,” tambah Anna.</p>
<p>Dalam seminar tersebut, perwakilan universitas Korea Selatan mempresentasikan program pendidikan mereka sekaligus menjajaki potensi kerja sama dengan Politeknik Kesehatan. Kegiatan ditutup dengan sesi konsultasi antar institusi untuk mengidentifikasi bidang kerja sama yang menjadi kepentingan bersama dan merumuskan potensi program kolaboratif untuk implementasi di masa mendatang.</p>
<p>Kedua pihak menyatakan komitmennya untuk menjaga komunikasi yang berkelanjutan dan mengembangkan tindak lanjut kerja sama secara konkret. Melalui kemitraan yang semakin kuat antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 38 Politeknik Kesehatan, dan Gangwon 7 College Consortium (G7CC), Indonesia dan Korea Selatan diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan tenaga kesehatan yang unggul, kompetitif secara global, sekaligus memperluas peluang pendidikan internasional, pertukaran profesional, dan pengembangan karier. (Ikhsan)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dan-korea-selatan-perkuat-kolaborasi-pendidikan-tenaga-kesehatan-dan-pengembangan-karier-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irwan Hidayat : Indonesia Dapat Menjadi Negara Kaya Pada 2029</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 05:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Figure]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kaya]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1430</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/" title="Irwan Hidayat : Indonesia Dapat Menjadi Negara Kaya Pada 2029" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto"><strong>BERITABUANA</strong>-Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, berharap Indonesia dapat menjadi negara kaya pada 2029 atau dalam lima tahun ke depan. Ia mengaku optimistis target tersebut bisa dicapai.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">“Saya berharap Indonesia sudah menjadi negara kaya dalam waktu lima tahun. Jadi 2029 harus sudah tercapai, tidak boleh terlalu lama. Jangan menunggu sampai 2045,” ujar Irwan Hidayat kepada media usai peluncuran iklan terbaru Kuku Bima Energi versi “Indonesia”, yang mengangkat pesona keindahan alam dan pariwisata Labuan Bajo, Komodo, dan Manggarai Barat.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Menurut Irwan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju dalam waktu lebih cepat, mengingat kekayaan alamnya yang melimpah—mulai dari tanah, air, iklim, budaya, hingga sumber daya alam lainnya—serta didukung oleh sumber daya manusia yang besar.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">“Kalau tidak bisa menjadi negara kaya dalam lima tahun, itu aneh. Singapura saja hanya butuh sekitar 10 tahun sejak merdeka pada 1965 untuk menjadi negara maju, meskipun minim sumber daya alam. Mereka unggul di sektor perdagangan dan industri,” jelasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Karena itu, Irwan menilai terlalu lama jika Indonesia harus menunggu hingga 2045 untuk mencapai status negara maju. “Indonesia harus bisa menjadi negara kaya pada 2029. Kalau 2045 disebut sebagai Tahun Emas, berarti saat itu kita sudah dalam kondisi mapan,” tegasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Keyakinan tersebut muncul setelah ia melihat langsung besarnya potensi yang dimiliki Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Beragam destinasi dengan keindahan alam yang luar biasa dinilai mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sebagai pengusaha sekaligus pecinta pariwisata, Irwan tidak hanya menikmati keindahan tersebut, tetapi juga aktif mempromosikannya. Salah satunya melalui iklan produk Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, yang telah lama menampilkan pesona alam Indonesia—dari Papua hingga Pulau Komodo dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur—bahkan sebelum destinasi tersebut dikenal luas seperti sekarang. (Ikhsan)</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/irwan-hidayat-indonesia-dapat-menjadi-negara-kaya-pada-2029/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan Japan Tourism Agency</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-perkuat-kolaborasi-dengan-japan-tourism-agency/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-perkuat-kolaborasi-dengan-japan-tourism-agency/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 09:09:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1245</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan dengan Japan Tourism <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-perkuat-kolaborasi-dengan-japan-tourism-agency/" title="Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan Japan Tourism Agency" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan dengan Japan Tourism Agency (JTA) yang dipimpin oleh Commissioner Shigeki Murata, sebagai bagian dari rangkaian penguatan kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Jepang.</p>
<p>Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperdalam dialog strategis antara kedua negara, khususnya dalam berbagi pengalaman dan pembelajaran terkait pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk mempelajari strategi Jepang dalam mengembangkan sektor pariwisata, termasuk target ambisius Jepang untuk mendatangkan 60 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2030. Strategi tersebut dinilai relevan bagi Indonesia yang juga tengah memperkuat daya saing pariwisata melalui pengembangan destinasi berkualitas dan pengelolaan arus wisatawan yang berkelanjutan.</p>
<p>Selain itu, Menteri Pariwisata juga menyoroti pentingnya gastronomi sebagai bagian dari kekuatan identitas pariwisata suatu negara. Jepang dinilai berhasil menjadikan kuliner sebagai salah satu daya tarik utama yang memperkuat citra pariwisata globalnya.</p>
<p>“Kami melihat bagaimana Jepang berhasil menjadikan gastronomi sebagai bagian penting dari daya tarik pariwisatanya. Indonesia juga tengah mengembangkan pendekatan serupa melalui program Wonderful Indonesia Gastronomy. Karena itu kami berharap Japan Tourism Agency dapat menjadi mitra dalam pengembangan jejaring gastronomi yang akan kami dorong pada tahun 2026,” ujar Menteri Pariwisata.</p>
<p>Indonesia saat ini juga tengah memimpin pengembangan ASEAN Gastronomy Network, yang bertujuan menghubungkan kekayaan kuliner, pertanian, dan tradisi budaya sebagai bagian dari pengalaman wisata di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi dengan Jepang diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, promosi bersama, serta pengembangan ekosistem pariwisata gastronomi di kawasan.</p>
<p>Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Jepang menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama pariwisata yang inovatif, berkelanjutan, serta mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan dan pertukaran budaya antara kedua negara. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-perkuat-kolaborasi-dengan-japan-tourism-agency/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Dorong ANA Perluas Konektivitas ke Destinasi Baru, Termasuk Yogyakarta</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dorong-ana-perluas-konektivitas-ke-destinasi-baru-termasuk-yogyakarta/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dorong-ana-perluas-konektivitas-ke-destinasi-baru-termasuk-yogyakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 07:22:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[destinasii]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[menpar]]></category>
		<category><![CDATA[ppariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1236</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan bilateral dengan Senior <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dorong-ana-perluas-konektivitas-ke-destinasi-baru-termasuk-yogyakarta/" title="Indonesia Dorong ANA Perluas Konektivitas ke Destinasi Baru, Termasuk Yogyakarta" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan bilateral dengan Senior Executive Vice President All Nippon Airways (ANA), yang juga merupakan President &amp; CEO-elect (per 1 April 2026), Juichi Hirasawa, di Tokyo, Jepang, untuk memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Jepang serta membuka peluang rute penerbangan baru menuju berbagai destinasi wisata di Indonesia.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan apresiasi atas peran ANA dalam mendukung konektivitas antara kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas wisatawan dan pertukaran masyarakat Indonesia–Jepang.</p>
<p>Pemerintah Indonesia juga mendorong ANA untuk mengeksplorasi pengembangan rute baru menuju destinasi lain di Indonesia, termasuk Yogyakarta, yang dikenal sebagai pusat budaya Jawa dan gerbang menuju situs warisan dunia Borobudur,<br />
serta didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.</p>
<p>Selain itu, pengembangan konektivitas juga dapat diperluas dari kota-kota besar di Jepang seperti Osaka, sehingga memberikan lebih banyak pilihan akses bagi wisatawan Jepang untuk menjangkau berbagai destinasi unggulan Indonesia.</p>
<p>Menteri Pariwisata juga menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan dan kerja sama pariwisata antara kedua negara.</p>
<p>“Kami melihat peluang besar untuk memperluas konektivitas antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya melalui Jakarta tetapi juga menuju destinasi lain seperti Yogyakarta. Penguatan konektivitas ini akan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Jepang untuk menikmati kekayaan budaya, alam, dan pengalaman wisata berkualitas di Indonesia,” ujar Menteri Pariwisata.</p>
<p>Pertemuan ini juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata antara Kementerian Pariwisata dan ANA, termasuk melalui program familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang untuk meningkatkan eksposur destinasi Indonesia di pasar Jepang. Selain itu, peluang promosi melalui pemanfaatan berbagai platform promosi milik ANA, seperti in-flight magazine, kanal digital, dan jaringan ANA Mileage Club, untuk memperluas jangkauan promosi. Upaya ini diharapkan dapat terintegrasi dengan kampanye nasional “Wonderful Indonesia”, termasuk melalui partisipasi dalam berbagai ajang pariwisata di Jepang seperti Tourism Expo Japan.</p>
<p>Melalui pertemuan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara sektor pariwisata dan industri penerbangan sebagai bagian penting dalam mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antar masyarakat kedua negara. (Ikhsan0</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-dorong-ana-perluas-konektivitas-ke-destinasi-baru-termasuk-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Gaungkan #GoBeyondOrdinary di ITB Berlin 2026</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-gaungkan-gobeyondordinary-di-itb-berlin-2026/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-gaungkan-gobeyondordinary-di-itb-berlin-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 08:10:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1072</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Indonesia melalui Kementerian Pariwisata menggaungkan kampanye #GoBeyondOrdinary dalam partisipasi Wonderful Indonesia pada <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-gaungkan-gobeyondordinary-di-itb-berlin-2026/" title="Indonesia Gaungkan #GoBeyondOrdinary di ITB Berlin 2026" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Indonesia melalui Kementerian Pariwisata menggaungkan kampanye #GoBeyondOrdinary dalam partisipasi Wonderful Indonesia pada ITB Berlin 2026, pameran pariwisata business-to-business (B2B) terbesar, tertua, dan paling bergengsi di dunia.</p>
<p>Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, saat membuka Paviliun Indonesia di Berlin ExpoCenter, Messe Berlin, Selasa (3/3/2026), menyampaikan bahwa tema #GoBeyondOrdinary dipilih untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi yang tidak hanya indah secara pemandangan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas dan bernilai tambah.</p>
<p>“Kampanye #GoBeyondOrdinary merupakan cerminan program unggulan Kementerian Pariwisata, yaitu Quality Tourism, yang menekankan penciptaan nilai tambah melalui prinsip inklusivitas dan keberlanjutan,” ujar Menteri Widiyanti.</p>
<p>ITB Berlin 2026 berlangsung pada 2–5 Maret 2026. Paviliun Indonesia menempati area seluas 441-meter persegi di Hall 26, Booth No. 111, merupakan salah satu paviliun Indonesia dengan jumlah partisipasi pelaku industri terbesar dalam lima tahun terakhir. Paviliun Indonesia menampilkan lima paket wisata minat khusus, meliputi pariwisata bahari, gastronomi, kebugaran, wastra Nusantara, serta pariwisata ramah Muslim.</p>
<p>Tahun ini, Kementerian Pariwisata mempromosikan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR) di ITB Berlin 2026. Di Paviliun Indonesia, destinasi- destinasi ini dikenalkan melalui berbagai kemasan immersive experiences yang membuka minat wisatawan mancanegara berpetualang ke Indonesia dan juga beragam paket-paket wisata.</p>
<p>Semua ini sejalan dengan program unggulan Quality Tourism Kementerian Pariwisata. Sebanyak lebih dari 91 pelaku industri pariwisata dari 11 provinsi turut berpartisipasi, yang terdiri atas penyedia akomodasi, Destination Management Company (DMC), agen travel/operator tur, desa wisata, serta penyedia jasa pariwisata lainnya.</p>
<p>“Lebih dari 91 pelaku usaha dari 11 provinsi hadir mewakili keberagaman dan kekuatan pariwisata Indonesia. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan bukti nyata bahwa pariwisata Indonesia tumbuh melalui kolaborasi, kerja keras, dan kepercayaan bersama,” ungkap Menteri Widiyanti.</p>
<p>Kementerian Pariwisata juga memanfaatkan momentum ITB Berlin sebagai platform strategis untuk memperkuat promosi paket pariwisata ramah Muslim yang semakin diminati wisatawan global. Hal ini dinilai potensial mengingat ITB Berlin mempertemukan buyers dari Eropa, Timur Tengah, Asia, hingga Afrika.</p>
<p>“Dengan keragaman daya tarik yang dimiliki, Indonesia menawarkan pengalaman wisata yang menyentuh jiwa dan rasa wisatawan melalui interaksi dengan masyarakat lokal, kekayaan budaya, serta tradisi autentik di setiap destinasi,” tambah Menteri Widiyanti.</p>
<p>Melalui partisipasi pada ITB Berlin 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan 498.000–541.000 potensi transaksi wisatawan (pax), atau setara dengan 12.9–14.3 triliun rupiah potensi devisa negara. Target ini mencerminkan optimisme peningkatan kontribusi sektor pariwisata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Dalam rangkaian kunjungan kerja di Berlin, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga mengunjungi Rumah Budaya Indonesia (RBI) Berlin, sebagai pusat diplomasi budaya yang dikelola Kedutaan Indonesia di Berlin yang memperkuat hubungan Indonesia dan Jerman. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/indonesia-gaungkan-gobeyondordinary-di-itb-berlin-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RedDoorz Pacu Pertumbuhan dengan Tambahan 100 Hotel di Indonesia</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 07:24:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[RedDoorz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1054</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, mempercepat <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/" title="RedDoorz Pacu Pertumbuhan dengan Tambahan 100 Hotel di Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, mempercepat pertumbuhannya di Indonesia dengan secara signifikan memperluas portofolio hotel yang dikelola langsung oleh perusahaan. Setelah menjalankan pilot project yang sukses pada 2025, perusahaan kini terus mengakselerasi portofolio ini yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul. Saat ini, RedDoorz mengelola sekitar 100 hotel di Indonesia yang dioperasikan langsung dan menargetkan penambahan 100–150 properti lainnya hingga 2027. Seiring dengan ekspansi tersebut, RedDoorz juga terus memperkuat penerapan solusi berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menjaga standar kualitas properti dalam skala besar.</p>
<p>Sebanyak 100 mitra properti tambahan tersebut akan beroperasi di bawah merek RedDoorz, SANS dan URBANVIEW. SANS diposisikan sebagai brand hotel ekonomis dengan konsep lifestyle yang modern dan trendi, sementara URBANVIEW menyasar wisatawan perkotaan yang mencari akomodasi terjangkau dengan desain yang estetik dan nyaman. Kedua brand ini diperkenalkan pada 2020 sebagai bagian dari strategi pertumbuhan multi-brand RedDoorz. Hingga saat ini, RedDoorz mengelola 4.300 mitra properti di Indonesia dan Filipina, dengan target mencapai 4.700 mitra properti hingga akhir 2026. Di Indonesia sendiri, jaringan mitra properti RedDoorz telah hadir di lebih dari 300 kota dan terus berkembang.</p>
<p>“Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling strategis dan potensial bagi RedDoorz, yang didorong oleh kuatnya permintaan perjalanan domestik serta meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang andal dan terjangkau,” ujar Amit Saberwal, Founder dan CEO RedDoorz.</p>
<p>“Melalui perluasan portofolio properti yang dikelola langsung oleh RedDoorz, kami memiliki kendali operasional yang lebih dalam sehingga mampu menghadirkan pengalaman menginap yang konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi unit bisnis. Teknologi, khususnya AI, akan menjadi faktor utama untuk mendukung skala ini, mulai dari menjaga kualitas layanan, mengoptimalkan operasional, hingga mendorong profitabilitas di jaringan mitra properti yang luas dan beragam secara geografis,” tambah Amit.</p>
<p>Sebagai bagian dari strategi ekspansi ini, RedDoorz juga menegaskan komitmennya dalam pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengendalian kualitas di seluruh jaringan hotel. Selama bertahun-tahun, perusahaan telah membangun sistem penetapan harga, distribusi, dan dukungan pelanggan yang memungkinkan RedDoorz berkembang hingga 4.300 mitra properti.</p>
<p>Berdasarkan fondasi yang kuat ini, RedDoorz kini melangkah lebih jauh ke teknologi operasional berbasis AI melalui peluncuran RedPilot—“copilot” AI internal yang dirancang untuk mempermudah para manajer hotel yang dikelola RedDoorz. RedPilot membantu menyederhanakan operasional sehari-hari, meningkatkan pengambilan keputusan melalui insight real-time, serta mendukung mitra properti dalam mengoptimalkan kinerja secara lebih efisien, sekaligus menandai babak baru dalam pengelolaan perhotelan berbasis teknologi.</p>
<p>Implementasi ini menjadi salah satu yang pertama di kawasan Asia Tenggara untuk brand teknologi perhotelan, sekaligus menegaskan fokus RedDoorz dalam memanfaatkan teknologi, guna menjaga konsistensi layanan serta profitabilitas bagi pertumbuhan bisnis. Dalam beberapa bulan mendatang, RedDoorz berencana menerapkan teknologi AI ini di seluruh mitra properti yang dikelola perusahaan.</p>
<p>“Menjalankan hotel saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun lalu, mulai dari pengelolaan staf, menjaga standar layanan, penetapan harga kamar, hingga memenuhi ekspektasi tamu yang terus berubah,” ujar Effi Setiawati, pemilik RedDoorz Syariah Plus @ Wisma Bougenville Karawaci, Tangerang, salah satu properti yang dikelola RedDoorz. “Sebagai pemilik properti secara individual, tidak mudah bagi kami untuk mengelola operasional dan teknologi pada level seperti ini secara mandiri. Pendekatan RedDoorz yang berbasis teknologi memberi kami kepercayaan bahwa properti dapat dikelola secara profesional dan efisien, sehingga kami dapat lebih fokus pada nilai aset jangka panjang dibandingkan operasional harian.”</p>
<p>Berdasarkan Indonesia Hospitality Real Estate Market Report dari Mordor Intelligence, hotel independen (non-jaringan) menguasai 62,85% pangsa pasar properti perhotelan di Indonesia pada 2025, sementara hotel jaringan diproyeksikan tumbuh dengan pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) sebesar 11,14% hingga 2031. Dari sisi kelas properti, segmen menengah mencatat pangsa 41,78% pada 2025, sementara properti mewah diperkirakan tumbuh dengan CAGR 11,46% hingga 2031. Secara geografis, Jakarta mencatat pangsa 27,14% pada 2025, sementara wilayah di luar Jakarta diproyeksikan mengalami pertumbuhan tercepat dengan CAGR 11,74% hingga 2031.</p>
<p>“Perilaku konsumen, dalam hal ini wisatawan Indonesia, terus dipengaruhi oleh kuatnya permintaan domestik, kecenderungan perjalanan yang lebih singkat namun sering, serta meningkatnya fokus pada nilai, keandalan, dan pengalaman,” tambah Amit. “Wisatawan muda, khususnya Gen Z, memiliki pendekatan yang sangat digital first dan mengharapkan akomodasi yang terjangkau, dirancang dengan baik, serta konsisten dalam layanan. Mengingat segmen ini menjadi motor utama perjalanan domestik, fokus kami adalah membangun brand dan model operasional yang selaras dengan cara orang Indonesia bepergian saat ini, yaitu efisien, berbasis teknologi, dan berorientasi pada pengalaman,” tutup Amit.</p>
<p>Mengawali tahun ini, RedDoorz kembali meraih predikat Singapore’s Fastest Growing Companies 2026 dari The Straits Times. Tiga tahun berturut-turut sejak 2021 pascapandemi, pencapaian ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan dan ketangguhan RedDoorz, sebagai perusahaan teknologi perhotelan terbesar di Asia Tenggara. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/reddoorz-pacu-pertumbuhan-dengan-tambahan-100-hotel-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamenpar Tegaskan Pariwisata Berkelanjutan Jadi Fondasi Daya Saing Global Indonesia</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/wamenpar-tegaskan-pariwisata-berkelanjutan-jadi-fondasi-daya-saing-global-indonesia/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/wamenpar-tegaskan-pariwisata-berkelanjutan-jadi-fondasi-daya-saing-global-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 09:06:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Daya saing]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemenpar]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=976</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan bahwa transformasi menuju pariwisata <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/wamenpar-tegaskan-pariwisata-berkelanjutan-jadi-fondasi-daya-saing-global-indonesia/" title="Wamenpar Tegaskan Pariwisata Berkelanjutan Jadi Fondasi Daya Saing Global Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan bahwa transformasi menuju pariwisata berkelanjutan bukan lagi sekadar tren global, melainkan kebutuhan strategis agar Indonesia tetap kompetitif di tengah persaingan destinasi dunia.</p>
<p>“Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata memandang kepariwisataan berkelanjutan sebagai fondasi utama pembangunan pariwisata Indonesia ke depan. Pendekatan ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional serta dinamika pariwisata global,” kata Wamenpar Ni Luh saat membuka Forum STDev Circle bertema Gerakan dan Aksi Kepariwisataan Berkelanjutan secara daring, Rabu (25/2/2026).</p>
<p>Menurutnya, lanskap perjalanan dunia telah berubah signifikan. Wisatawan kini semakin sadar terhadap isu lingkungan, pelestarian budaya, serta dampak sosial ekonomi sebelum menentukan destinasi tujuan.</p>
<p>Untuk itu, Kementerian Pariwisata mendorong lima program unggulan sebagai penguatan ekosistem nasional, yakni Peningkatan Keselamatan Berwisata, Desa Wisata, Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, dan Tourism 5.0. Kelima program tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem yang tangguh, inklusif, adaptif terhadap teknologi, serta berorientasi pada pengalaman wisatawan yang lebih bermakna.</p>
<p>Capaian sektor pariwisata sepanjang 2025 turut menunjukkan arah kebijakan yang berada pada jalur tepat. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 15,39 juta atau tumbuh 10,80 persen. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) menembus 1,20 miliar perjalanan atau meningkat 17,55 persen. Pertumbuhan ini mencerminkan optimisme dan kepercayaan pasar terhadap pariwisata Indonesia yang terus bertransformasi.</p>
<p>Pengakuan internasional juga menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi yang semakin diperhitungkan. Desa Wisata Pemuteran dan Desa Wisata Osing Kemiren menerima penghargaan dari UN Tourism. Selain itu, sebanyak 33 hotel dan resor di Indonesia memperoleh pengakuan MICHELIN Keys, yang menandai peningkatan kualitas layanan dan pengalaman menginap berstandar global.</p>
<p>“Pada 2026, kami menargetkan penguatan kinerja yang berfokus pada kualitas dan daya saing. Target kunjungan wisman diproyeksikan berada pada kisaran 16,0 hingga 17,6 juta,” ucap Wamenpar.</p>
<p>Ia menekankan pencapaian tersebut hanya dapat diraih melalui kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Forum STDev Circle dinilai strategis karena mempertemukan berbagai elemen pendukung dari kelima program unggulan, mulai dari perumus kebijakan, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga generasi muda.</p>
<p>Forum ini juga membahas penguatan _green financing_, inovasi teknologi, gerakan komunitas, serta kontribusi perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan yang terintegrasi. Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan bahwa pertumbuhan pariwisata berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Saya berharap forum ini menjadi titik awal lahirnya kolaborasi konkret dan aksi nyata dalam memperkuat ekosistem kepariwisataan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Indonesia,” tuturnya.</p>
<p>Forum STDev Circle dimoderatori oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata, Frans Teguh.</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Mari Elka Pangestu selaku Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Perdagangan dan Kerja Sama Multilateral sekaligus Ketua Indonesia Sustainable Tourism Council; Diena M. Lemy, Guru Besar Universitas Pelita Harapan dan Ketua Umum Hildiktipari; Reza Permadi, Co-founder &amp; COO Atourin Indonesia; Ketut Purna, Manager Manajemen Operasional DTW Jatiluwih; serta Andy Bahari, Leader World Cleanup Day. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/wamenpar-tegaskan-pariwisata-berkelanjutan-jadi-fondasi-daya-saing-global-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
