<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>gunung &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/gunung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 09:25:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>gunung &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/groundbreaking-8-sabo-dam-gunung-marapi/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/groundbreaking-8-sabo-dam-gunung-marapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 09:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[PU]]></category>
		<category><![CDATA[umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1063</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan groundbreaking pembangunan 8 sabo dam sebagai infrastruktur <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/groundbreaking-8-sabo-dam-gunung-marapi/" title="Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan groundbreaking pembangunan 8 sabo dam sebagai infrastruktur pengendali lahar dan sedimen Gunung Marapi di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (3/3/2026).</p>
<p>Pembangunan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascaerupsi dan banjir lahar Gunung Marapi tahun 2024, sekaligus penguatan sistem mitigasi dan penanganan lahar pascabencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.</p>
<p>Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan sabo dam merupakan wujud tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat dari risiko kebencanaan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan mengacu pada master plan pengendalian sedimen Gunung Marapi yang telah disusun secara komprehensif.</p>
<p>“Bencana tidak bisa lagi dipandang sebagai pekerjaan sektoral semata. Ini harus dibaca sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional yang menyentuh langsung kehidupan rakyat. Dalam arah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, ketahanan energi, pangan, dan air menjadi fondasi utama pembangunan bangsa,” kata Menteri Dody.</p>
<p>Secara keseluruhan, Kementerian PU merencanakan pembangunan 56 unit sabo dam di 24 sungai di kawasan Gunung Marapi secara bertahap sebagai bagian dari penanganan jangka panjang banjir lahar dingin. Pada Tahap I (TA 2025–2027), akan dibangun 8 sabo dam dan 1 series river training works, meliputi 5 unit di Kabupaten Tanah Datar dan 3 unit di Kabupaten Agam, serta pekerjaan river training works di Sungai/Batang Pagu-Pagu, Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Delapan sabo dam tahap awal ini memiliki total kapasitas tampungan sedimen sekitar 440.000 m³ dan ditargetkan selesai pada akhir 2027, dengan dukungan percepatan penyediaan lahan oleh pemerintah daerah. Salah satu sabo dam di Sungai Batang Malana bertipe oprit dengan lebar 48,4 meter dan tinggi 8 meter, serta kapasitas tampung 12.950 m³ sedimen.</p>
<p>Menteri Dody juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan.</p>
<p>“Sesuai arahan Bapak Presiden, masyarakat setempat tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus berperan aktif dalam proses pembangunan. Kami akan mengutamakan penggunaan material dan tenaga kerja lokal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutur Menteri Dody.</p>
<p>Pembangunan sabo dam ini diharapkan dapat melindungi lahan pertanian seluas kurang lebih 9,56 hektare, permukiman dengan total sekitar 37.200 penduduk, serta menjaga jalan nasional sepanjang kurang lebih 2,1 km agar tetap berfungsi dan tidak terputus akibat aliran lahar.</p>
<p>Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan program lanjutan rehabilitasi dan rekonstruksi periode 2026-2029, termasuk pembangunan 10 unit sabo dam dan 22 unit check dam di Tanah Datar, Agam, Padang Pariaman, dan Kota Padang. Seluruh langkah tersebut dilaksanakan dengan prinsip build back better, yakni membangun kembali dengan kualitas yang lebih baik, lebih aman, lebih tangguh, dan lebih berkelanjutan. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/groundbreaking-8-sabo-dam-gunung-marapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendaki Gunung Rinjani Diperlukan Stamina Yang Cukup</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/mendaki-gunung-rinjani-diperlukan-stamina-yang-cukup/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/mendaki-gunung-rinjani-diperlukan-stamina-yang-cukup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 10:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[rinjani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=114</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/mendaki-gunung-rinjani-diperlukan-stamina-yang-cukup/" title="Mendaki Gunung Rinjani Diperlukan Stamina Yang Cukup" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>BERITABUANA</strong>-Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl serta terletak pada lintang 8º25&#8242; LS dan 116º28&#8242; BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gunung Rinjani merupakan penerus dari Gunung Samalas yang pernah meletus tahun 1257 pada masa Holosen di Indonesia, yang mengakibatkan penurunan suhu global, gagal panen dan hancurnya kerajaan pamatan di wilayah Pulau Lombok. Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Utara, NTB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendakian Gunung Rinjani merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sebagai gunung vulkanik yang masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Animo komunitas pencinta alam di seluruh nusantara bahkan dari mancanegara dalam kegiatan pendakian cukup besar, ini terbukti dengan jumlah pengunjung yang melakukan pendakian setiap tahunnya mengalami peningkatan. Suhu udara rata-rata sekitar 20 °C; terendah 12 °C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Biasanya, kegiatan pendakian secara besar-besaran dilakukan setiap bulan Juli sampai dengan Agustus. Pada bulan Agustus peserta pendakian umumnya didominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui kegiatan “Tapak Rinjani” yang diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh salah satu kelompok pencinta alam di Pulau Lombok yang bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Setiap tahunnya, Gunung Rinjani banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau terletak di ketinggian 2.000 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 600m dpl dan 1.150m dpl) di daerah Sembalun. Ada empat jalur pendakian yang resmi untuk menuju Gunung RInjani, Jalur Sembalun (Lombok Timur), Jalur Senaru (Lombok Utara), Jalur Aik Berik (Lombok Tengah), dan Jalur Timbanuh (Lombok Timur).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan mengakhiri pendakian di Senaru, karena bisa menghemat 700 m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau pengunjung bisa berkemah dan memancing. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan untuk berendam di kolam air panas dan mancing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700 m dan menaiki punggungan setinggi 1.000 m yang ditempuh dalam 2 tahap. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, tempat berkemah terakhir untuk menunggu pagi hari. Pendakian ke puncak biasa dilakukan pada pukul 3 dini hari untuk mencari momen indah &#8211; matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju puncak tergolong berat karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan gairah pendaki. (Ican)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/mendaki-gunung-rinjani-diperlukan-stamina-yang-cukup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
