<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>digital &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/digital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 May 2026 16:46:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>digital &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kemenumkm-perkuat-ekosistem-digital-dan-kemitraan-untuk-perluas-akses-pasar/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kemenumkm-perkuat-ekosistem-digital-dan-kemitraan-untuk-perluas-akses-pasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 16:46:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1643</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kemenumkm-perkuat-ekosistem-digital-dan-kemitraan-untuk-perluas-akses-pasar/" title="KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital dan kemitraan usaha sebagai strategi untuk mempercepat pengusaha UMKM naik kelas.</p>
<p>Deputi Bagus Rachman saat memberikan sambutan dalam acara Tribun Bali Award di Denpasar, Bali, Jumat (29/5), mengatakan<br />
UMKM berkontribusi sangat besar terhadap perekonomian nasional. Namun, tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah meningkatkan nilai tambah, kreativitas, produktivitas, dan konektivitas usaha agar mampu berkembang serta bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>“Sebanyak 97 persen UMKM di Indonesia masih berada pada level mikro. Karena itu, yang terpenting adalah mendorong pengusaha UMKM agar naik kelas melalui kolaborasi dan penguatan ekosistem usaha,” ujar Bagus.</p>
<p>Ia mengapresiasi berbagai inisiatif digital dan platform lokal yang berkontribusi memperkuat pemasaran produk UMKM sekaligus membuka peluang bagi produk-produk dalam negeri untuk masuk ke rantai pasar yang lebih besar.</p>
<p>Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, platform digital, dunia usaha, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperluas akses pasar bagi pengusaha UMKM.</p>
<p>Bagus menjelaskan peluang pasar bagi UMKM sebenarnya sangat besar. Salah satunya berasal dari belanja barang dan jasa pemerintah yang nilainya mencapai sekitar Rp1.100 triliun, dengan alokasi minimal 40 persen untuk produk UMKM.</p>
<p>Selain itu, terdapat pula platform PaDi UMKM yang dikembangkan BUMN untuk memperluas akses pasar bagi UMKM di berbagai daerah.</p>
<p>“Terdapat potensi belanja barang dan jasa pemerintah sebesar Rp1.100 triliun, di mana 40 persen dialokasikan untuk produk UMKM. Selain itu, terdapat platform PaDi UMKM milik BUMN yang dapat dimanfaatkan. Karena itu, pemerintah daerah perlu mendorong pengusaha UMKM di wilayahnya agar dapat memanfaatkan peluang pasar yang tersedia,” kata Bagus.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Bagus juga memperkenalkan pengembangan platform SAPA UMKM yang tengah dibangun Kementerian UMKM sebagai superapps layanan terpadu bagi pengusaha UMKM.</p>
<p>Platform tersebut dirancang untuk memudahkan akses terhadap berbagai layanan usaha secara terintegrasi, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi, pembiayaan, hingga pendampingan dan pengembangan usaha.</p>
<p>“Melalui SAPA UMKM, berbagai kebutuhan pengusaha UMKM nantinya akan terhubung dalam satu pintu, mulai dari NIB, OSS, sertifikasi halal, hingga akses pembiayaan dan ekspor,” ujarnya.</p>
<p>Selain memperkuat digitalisasi, Kementerian UMKM juga terus mengembangkan ekosistem kemitraan bisnis berbasis klaster yang menghubungkan usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha besar melalui skema holding UMKM.</p>
<p>Menurut Bagus, pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan agregasi pasar, meningkatkan standardisasi produk, serta memperkuat akses pembiayaan dan pemasaran bagi pengusaha UMKM di berbagai sektor usaha.</p>
<p>“Skema ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM melalui pengembangan usaha yang terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.</p>
<p>Bagus menegaskan Kementerian UMKM akan terus berperan sebagai kolaborator dan integrator yang menghubungkan produsen skala kecil dengan pasar yang lebih luas. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p>“UMKM harus terhubung dengan ekosistem yang lebih besar agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional,” kata Bagus. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kemenumkm-perkuat-ekosistem-digital-dan-kemitraan-untuk-perluas-akses-pasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian UMKM Dorong Akses Pembiayaan Digital Lewat UMKM Digital Finance Tour</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-umkm-dorong-akses-pembiayaan-digital-lewat-umkm-digital-finance-tour/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-umkm-dorong-akses-pembiayaan-digital-lewat-umkm-digital-finance-tour/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 07:46:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1463</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempercepat transformasi digital pelaku <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-umkm-dorong-akses-pembiayaan-digital-lewat-umkm-digital-finance-tour/" title="Kementerian UMKM Dorong Akses Pembiayaan Digital Lewat UMKM Digital Finance Tour" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempercepat transformasi digital pelaku usaha lokal melalui penyelenggaraan UMKM Digital Finance Tour – Tangerang Edition di Mall Alam Sutera, Tangerang, Rabu (29/4).</p>
<p>Deputi Bidang Usaha Kecil, Temmy Satya Permana, menyampaikan kegiatan yang terselenggara melalui kolaborasi dengan SeaBank ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan akses pembiayaan yang selama ini masih menjadi kendala utama bagi sebagian besar UMKM di Indonesia.</p>
<p>“Sebanyak 69,5 persen UMKM belum mampu mengakses kredit perbankan. Kendala utamanya meliputi status Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang belum memadai, keterbatasan agunan, hingga suku bunga yang relatif tinggi. Padahal, kebutuhan akan modal kerja sangat nyata, di mana 43,1 persen UMKM menyatakan memerlukan kredit untuk ekspansi usaha,” ujar Temmy.</p>
<p>Ia menambahkan, pembiayaan digital (digital financing) kini menjadi alternatif potensial dalam mendukung pengembangan UMKM. Hingga Februari 2026, penyaluran pembiayaan digital melalui fintech lending tercatat mencapai Rp28,8 triliun atau tumbuh 7,27 persen secara tahunan (year-on-year).</p>
<p>Meski demikian, Temmy menegaskan akses terhadap pembiayaan digital sangat bergantung pada rekam jejak usaha yang transparan. Oleh karena itu, pembukuan dan manajemen keuangan digital yang tertib menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan lembaga pembiayaan.</p>
<p>Sebagai solusi konkret, dalam kegiatan ini turut diperkenalkan platform UMKM Pintar yang dikembangkan oleh SeaBank. Platform ini merupakan program edukasi daring yang dirancang sebagai sarana pembelajaran mandiri bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan literasi keuangan dan kapasitas usaha.</p>
<p>“Keberadaan platform UMKM Pintar menjadi bagian dari komitmen Kementerian UMKM dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional, khususnya dari sisi literasi dan inklusi keuangan,” kata Temmy.</p>
<p>Lebih lanjut, ia berharap melalui Digital Finance Tour ini, pelaku UMKM tidak hanya bertransformasi secara digital dalam aspek pemasaran, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara digital guna memperluas akses pembiayaan.</p>
<p>“Melalui akses pembiayaan yang tepat, UMKM dapat semakin cepat naik kelas dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan UMKM Digital Finance Tour akan dilanjutkan di sejumlah kota lainnya, antara lain Surabaya pada 9 Mei 2026, serta Banjarmasin dan Makassar. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/UMKMPintar_RoadshowTangerang atau melalui dinas yang membidangi UMKM setempat.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Temmy juga mengapresiasi dukungan berbagai mitra platform point of sale (POS) dan teknologi, seperti Credit Bureau Indonesia (CBI), Mediawave Interaktif, Majoo, Olsera, Kasir Pintar, Qasir, dan Atourin, yang turut berpartisipasi melalui penyediaan booth interaktif pada kegiatan ini.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Boni Pudjianto; Direktur Utama PT Bank SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley; serta perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Dinas Koperasi dan UMKM wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan. (Ikhsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/kementerian-umkm-dorong-akses-pembiayaan-digital-lewat-umkm-digital-finance-tour/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamenkop Dorong Kopontren Terus Tingkatkan Layanan Dengan Sentuhan Teknologi Digital</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/wamenkop-dorong-kopontren-terus-tingkatkan-layanan-dengan-sentuhan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/wamenkop-dorong-kopontren-terus-tingkatkan-layanan-dengan-sentuhan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 08:14:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[kopontren]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[wamenkop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=1060</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama para pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pertumbuhan Koperasi <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/wamenkop-dorong-kopontren-terus-tingkatkan-layanan-dengan-sentuhan-teknologi-digital/" title="Wamenkop Dorong Kopontren Terus Tingkatkan Layanan Dengan Sentuhan Teknologi Digital" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama para pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pertumbuhan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya sebagai basis lembaga ekonomi di lingkungan pesantren. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pembangunan ekonomi umat.</p>
<p>Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Faridah Farichah menegaskan bahwa Kopontren memiliki potensi besar sebagai motor ekonomi berbasis komunitas. Bahkan asas koperasi dinilai sejalan dengan ruh agama islam yang menekankan bahwa kegotong-royongan, kekeluargaan dan kebersamaan dalam setiap usaha atau kegiatan.</p>
<p>&#8220;Sejatinya nilai yang dikembangkan dari koperasi sama dengan yang diajarkan oleh Islam. Di koperasi juga sama, menurut Undang-Undang Dasar 1945, ekonomi adalah usaha bersama yang dibentuk atas asas kegotong-royongan dan kerja sama,&#8221; kata Wamenkop Farida dalam sambutannya pada acara Rapat Akhir Tahun (RAT) Kopontren Daarut Tauhid, Bandung, Selasa (3/3).</p>
<p>Wamenkop Farida menegaskan bahwa Kopontren bukan hanya sebatas wadah usaha bersama, tetapi juga berperan sebagai sarana pemberdayaan potensi umat.</p>
<p>&#8220;Sehingga Bapak Presiden ingin mengembalikan arah pergerakannya sama dengan koperasi yang hari ini diwajibkan di setiap desa dan kelurahan untuk dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan catatan dari Kemenkop dan Kementerian Agama (Kemenag) saat ini terdapat sekitar 42.000 pondok Pesantren di seluruh Indonesia, namun dari jumlah itu yang memiliki Kopontren baru sekitar 6.000-an.</p>
<p>Oleh sebab itu di Pondok Pesantren Daarut Tauhid tersebut, Wamenkop Farida mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan Kopontren agar menjadi lembaga ekonomi umat yang menyejahterakan masyarakat dan mensukseskan program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih termasuk</p>
<p>&#8220;Saya kira hari ini adalah momentumnya mengarusutamakan koperasi dan saya senang sekali ketika Pondok Pesantren juga memiliki ruh atau frekuensi yang sama seperti yang sudah dilakukan oleh Pondok Pesantren Daarut Tauhid yang pada hari ini telah melaksanakan RAT yang ke-31,&#8221; kata Wamenkop Farida.</p>
<p>Wamenkop Farida kembali menegaskan bahwa saat ini Kopontren dengan jaringan yang dimiliki telah teruji kemampuannya dalam membangun ekosistem perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya sudah banyak Kopontren yang menjadi teladan dalam tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan.</p>
<p>Dengan potensi yang dimiliki oleh Kopontren tersebut, pemerintah akan terus memperkuat pendampingan hingga kemudahan akses permodalan agar Kopontren mampu bersaing dan tumbuh lebih besar. Namun, ia juga mendorong agar Kopontren harus mampu beradaptasi dengan teknologi agar tidak tertinggal.</p>
<p>“Awareness masyarakat pesantren terhadap koperasi masih perlu ditingkatkan. Edukasi dan sosialisasi menjadi kunci dimana literasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat koperasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengapresiasi keberhasilan Kopontren Daarut Tauhid yang mampu bermitra dengan berbagai pihak dan memberi manfaat lebih luas. Wamenkop berharap koperasi lain dapat meniru model yang dikembangkan oleh Kopontren ini sehingga tercipta ekosistem ekonomi pesantren yang berkelanjutan.</p>
<p>“Koperasi harus menjadi jalan barokah, bukan sekadar keuntungan finansial,” ujarnya.</p>
<p>Di saat yang sama Pendiri Pesantren Daarut Tauhid, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menekankan bahwa koperasi harus membawa nilai barokah. Menurutnya keberkahan itu bukan hanya keuntungan dari setiap usaha yang dijalankan melainkan dari sisi kebermanfaatannya bagi masyarakat. Di sisi lain, Koperasi harus mampu memastikan seluruh yang terlibat di dalam ekosistem dapat menjadi pribadi yang lebih baik.</p>
<p>&#8220;Koperasi sejatinya adalah salah satu jalanan untuk membangun karakter akhlak, jadi bukan semata-mata transaksi uang dan barang tetapibagaimana dengan ada koperasi terjadi perubahan akhlak menjadi lebih baik,&#8221; kata Aa Gym.</p>
<p>Ia berharap Kopontren Daarut Tauhid dapat menjadi contoh yang baik dalam mensinergikan antara muamalah dengan pembangunan karakter/akhlak yang baik bagi setiap orang. Aa Gym juga menegaskan bahwa pondok pesantren harus mampu membuktikan dua hal tersebut dapat berjalan beriringan.</p>
<p>“Istikamah dalam mengelola koperasi adalah perjuangan yang sesungguhnya,” tegasnya.</p>
<p>Ketua Kopontren Jawa Barat Komarudin Chalil menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2025, di Jawa Barat terdapat 12.755 pondok pesantren dengan 1.756 koperasi pondok pesantren (kopontren). Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi pengembangan koperasi berbasis pesantren. Ia menegaskan bahwa perjalanan koperasi pesantren masih panjang.</p>
<p>Menurutnya, beberapa Kopontren di Jawa Barat sudah menjadi rujukan nasional, seperti Kopontren Daarut Tauhid, Kopontren Al-Ittifaq, Kopontren Muhajirin dan lainnya. Kehadiran koperasi-koperasi tersebut sering diminta tampil dalam berbagai acara sehingga menunjukkan bahwa koperasi pesantren bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi umat. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/wamenkop-dorong-kopontren-terus-tingkatkan-layanan-dengan-sentuhan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Folago Perkuat Ekosistem Kreator Digital melalui  Folago Academy Workshop 2026</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/folago-perkuat-ekosistem-kreator-digital-melalui-folago-academy-workshop-2026/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/folago-perkuat-ekosistem-kreator-digital-melalui-folago-academy-workshop-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 06:36:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[academy]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[folago]]></category>
		<category><![CDATA[kreator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=917</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Folago Academy menegaskan kembali komitmennya untuk membangun ekosistem kreator digital yang berkelanjutan <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/folago-perkuat-ekosistem-kreator-digital-melalui-folago-academy-workshop-2026/" title="Folago Perkuat Ekosistem Kreator Digital melalui  Folago Academy Workshop 2026" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Folago Academy menegaskan kembali komitmennya untuk membangun ekosistem kreator digital yang berkelanjutan melalui Folago Academy Workshop 2026 di Hotel Ambhara, Jakarta. Kegiatan ini mengangkat tema “Building the Next Generation of Digital Powerhouse” dan dihadiri oleh 250 peserta, termasuk kreator digital yang tertarik bergabung dalam Folago Community seperti Folago Affiliate, Folago Go, dan Folago Entertainment.</p>
<p>Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengembangan dan manajemen kreator digital, Folago melihat pertumbuhan ekonomi kreator sebagai salah satu pilar penting dalam transformasi ekonomi digital Indonesia. Melalui Folago Academy, perusahaan menyediakan program edukatif terstruktur yang membantu kreator memahami monetisasi, branding pribadi, pengembangan audiens, dan pengoptimalan ekosistem digital.</p>
<p>Workshop ini dibuka oleh Sachrul Moelyadi, Operational Director Assistant Folago. Ia menegaskan arah strategis perusahaan dalam mendukung pertumbuhan kreator secara sistematis dan berkelanjutan.</p>
<p>“Folago tidak hanya berfokus pada angka dan viralitas semata. Kami mengejar pembangunan sistem, strategi, dan keberlanjutan monetisasi bagi kreator. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi digital powerhouse kelas dunia, dan kami ingin terlibat dalam proses tersebut,” kata Sachrul Moelyadi.</p>
<p>Dalam sesi utama, Fajrin Sahaf, Head of Folago Academy, menjelaskan roadmap pengembangan kreator yang terhubung dengan kebutuhan industri. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan fondasi profesionalisme kreator. Ini termasuk pemetaan niche, konsistensi konten, dan strategi pertumbuhan berbasis data.</p>
<p>Pembahasan dilanjutkan oleh para pemimpin unit bisnis Folago. Yasmin, Creator Manager Folago GO, menjelaskan peluang pengembangan kreator dalam ekosistem GO. Ia juga membahas pendekatan strategis dalam membangun komunitas dan memperluas jangkauan audiens.</p>
<p>Dari sisi LIVE Entertainment, Andrawan Diponugroho, Talent Manager Folago Live Entertainment, menjelaskan potensi monetisasi melalui live streaming yang dikelola secara profesional. Ia menekankan pentingnya manajemen talenta dan performa jangka panjang.</p>
<p>Head of Folago Social Commerce juga menjelaskan integrasi strategi konten dengan pendekatan konversi dan pengoptimalan penjualan melalui fitur social commerce. Ini merupakan bagian dari model bisnis kreator yang semakin berkembang.</p>
<p>Sebagai sesi inspiratif, Folago menghadirkan Andriyadi, salah satu kreator dengan jutaan pengikut. Ia berbagi perjalanan profesionalnya dari live review handphone hingga mampu membangun audiens loyal dan menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Pengalamannya menunjukkan bahwa kombinasi konsistensi, strategi, dan dukungan ekosistem yang tepat dapat mendorong pertumbuhan kreator secara signifikan.</p>
<p>Folago Academy Workshop 2026 juga menawarkan sesi praktik langsung yang memungkinkan peserta mengimplementasikan strategi yang telah dipelajari. Pendekatan ini menekankan komitmen Folago dalam memberikan pelatihan berbasis aksi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.</p>
<p>Melalui inisiatif ini, Folago memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi kreator dalam membangun karier yang profesional, terukur, dan berkelanjutan di era ekonomi digital.</p>
<p>Folago Academy Workshop 2026  di Jakarta menjadi bagian dari program pengembangan kreator Folago yang akan terus diperluas ke berbagai kota di Indonesia. (Ichan)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/folago-perkuat-ekosistem-kreator-digital-melalui-folago-academy-workshop-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antusias UMKM Ikuti Pelatihan Ekspor Digital</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/antusias-umkm-ikuti-pelatihan-ekspor-digital/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/antusias-umkm-ikuti-pelatihan-ekspor-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 07:11:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[antusias]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=751</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Antusiasme tinggi ditunjukkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/antusias-umkm-ikuti-pelatihan-ekspor-digital/" title="Antusias UMKM Ikuti Pelatihan Ekspor Digital" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Antusiasme tinggi ditunjukkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Pelatihan UMKM bertema “Membuka Peluang Ekspor di Era Digital” yang diselenggarakan oleh WanitaIndonesia.co bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI, di Hotel Swiss-Belresidences, Jakarta, Minggu (25/1/2026).</p>
<p>Sejak pagi, peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi pelatihan yang menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat Kementerian Perdagangan, praktisi ekspor, akademisi, hingga lembaga pemberdayaan ekonomi.</p>
<p>Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag RI, Fajarini Punto Dewi, menegaskan bahwa ekspor merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi nasional, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.</p>
<p>“Semua harus dimulai dari mimpi dan visi. Tanpa cita-cita, sulit untuk maju. UMKM harus berani bermimpi menembus pasar global,” ujar Fajarini.</p>
<p>Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi global yang berada di kisaran 3,1 persen. Sementara sektor perdagangan nasional tumbuh 5,5 persen, melampaui rata-rata perdagangan dunia.</p>
<p>“Ini menunjukkan peluang ekspor Indonesia masih sangat besar. UMKM harus memanfaatkan momentum ini, terutama dengan dukungan digitalisasi,” tambahnya.</p>
<p><strong>Tips Tembus Pasar Global: Istiqomah dan Konsisten</strong></p>
<p>Sementara itu, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag RI, Bayu Wicaksono, membagikan sejumlah tips praktis agar UMKM mampu menembus pasar internasional.</p>
<p>Menurut Bayu, pelaku UMKM harus istiqomah dan konsisten, serta memiliki profil perusahaan dan katalog produk yang jelas agar mudah berinteraksi dengan calon pembeli luar negeri.</p>
<p>“Pelaku UMKM juga wajib melakukan riset pasar negara tujuan dan memahami regulasi ekspor, mulai dari standar kualitas, sertifikasi, hingga ketentuan kesehatan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, peluang pasar terbuka lebar di sejumlah negara seperti Eropa Timur, Rusia, Kazakhstan, Chili, hingga Peru. Bahkan, produk lokal seperti tempe kini dikenal sebagai super food di Eropa dan memiliki nilai jual tinggi.</p>
<p><strong>Kolaborasi Perkuat Ekosistem UMKM</strong></p>
<p>Pelatihan ini turut didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Dompet Dhuafa dan Umar Usman Business School. Keterlibatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas UMKM agar siap bersaing di pasar global.</p>
<p>Dompet Dhuafa menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar internasional berbasis digital.</p>
<p>Sementara Umar Usman Business School menekankan pentingnya penguatan manajemen usaha, pemasaran digital, dan kesiapan menghadapi tantangan perdagangan global.</p>
<p><strong>Media Berperan Strategis Dorong UMKM Ekspor</strong></p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Sumber Rajasa Ginting, Pengurus PWI Pusat, menegaskan bahwa media memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan, khususnya bagi perempuan pelaku UMKM.</p>
<p>“UMKM hari ini tidak cukup hanya kuat di produksi. Mereka harus memahami pasar ekspor, sistem pembayaran internasional, hingga pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan UMKM yang siap ekspor dan berkontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi rakyat serta meningkatkan kinerja ekspor nasional.</p>
<p>Pelatihan ini mendapat respons positif dari peserta dan diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Indonesia untuk naik kelas dan menembus pasar global di era digital.</p>
<p>Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Bank Syariah Indonesia, Bank Jakarta, BCA Syariah, J&amp;T Cargo, Dompet Dhuafa, Umar Usman School, L’Oreal, Artugo, Kokola, Frisian Flag, YourCheese, Tuku, Rivera, Madu Enak, The Jungle, Dua Kelinci, serta Water Boom Cikarang. (Ichan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/antusias-umkm-ikuti-pelatihan-ekspor-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
