<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>BTN &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<atom:link href="https://beritabuanaindonesia.id/tag/btn/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<description>Update Berita Terbaru Buana Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 16:29:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2025/11/cropped-Logo-BERITA-BUANA-ID-32x32.jpg</url>
	<title>BTN &#8211; Berita Buana Indonesia</title>
	<link>https://beritabuanaindonesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengayuh Asa, Menggapai Rumah Impian Lewat Bank Tabungan Negara</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/mengayuh-asa-menggapai-rumah-impian-lewat-bank-tabungan-negara/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/mengayuh-asa-menggapai-rumah-impian-lewat-bank-tabungan-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 15:22:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[BTN]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[kpr]]></category>
		<category><![CDATA[mengayuh asa]]></category>
		<category><![CDATA[menggapai]]></category>
		<category><![CDATA[negara]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=930</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Pagi itu, aroma cat baru masih menguar di ruang tamu rumah mungil <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/mengayuh-asa-menggapai-rumah-impian-lewat-bank-tabungan-negara/" title="Mengayuh Asa, Menggapai Rumah Impian Lewat Bank Tabungan Negara" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Pagi itu, aroma cat baru masih menguar di ruang tamu rumah mungil yang belum terisi perabot. Dina (29) dan Arif (31) duduk bersila di atas tikar, dua gelas teh hangat mengepul di antara mereka. Di tengah-tengah, seikat kunci rumah tergeletak kunci pertama atas nama mereka sendiri. “Rasanya masih nggak percaya,” ujar Dina pelan, matanya berbinar.</p>
<p>Sebagai pasangan milenial yang bekerja di sektor swasta di Jakarta, mimpi memiliki rumah sebelum usia 35 tahun dulu terdengar seperti angan yang terlalu jauh. Harga properti terus merangkak naik, sementara biaya hidup perkotaan tak pernah benar-benar ramah. Sewa apartemen, langganan hiburan digital, cicilan gawai semuanya terasa wajar, sampai suatu hari mereka mulai menghitung ulang.</p>
<p>Dina yang bekerja di bidang pemasaran dan Arif yang berprofesi sebagai analis data kemudian melakukan hal sederhana: mencatat. Setiap pengeluaran bulanan mereka tulis dengan rinci. Dari situ mereka sadar, dengan disiplin dan sedikit penyesuaian gaya hidup, dana sewa yang selama ini “habis begitu saja” bisa dialihkan menjadi cicilan rumah.</p>
<p>Langkah berikutnya membawa mereka mengenal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Tabungan Negara (BTN). Konsultasi pertama terasa menegangkan, tetapi juga membuka wawasan baru. Mereka mempelajari simulasi cicilan, pilihan tenor, suku bunga, hingga perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran.</p>
<p>“Dulu kami pikir KPR itu menakutkan karena jangka panjang. Tapi setelah dihitung, cicilannya nggak jauh beda dari sewa apartemen,” kata Arif.</p>
<p>Proses pengajuan KPR menjadi pengalaman yang mendewasakan. Ada rasa cemas menunggu persetujuan, ada juga harap yang tumbuh setiap kali membayangkan dinding yang bisa dicat sesuai selera sendiri. Ketika akhirnya akad kredit diteken, keduanya sadar: ini bukan sekadar transaksi finansial, melainkan komitmen membangun masa depan.</p>
<p><strong>Milenial Berani Ambil Langkah</strong></p>
<p>Kisah Dina dan Arif bukan cerita tunggal. Di tengah gaya hidup serba cepat dan harga properti yang terus meningkat, semakin banyak generasi usia 25–40 tahun yang berani mengambil keputusan besar—membeli rumah pertama melalui KPR.</p>
<p>Bagi mereka, rumah bukan hanya tempat berteduh, melainkan simbol kemandirian dan pencapaian hidup. Menyewa hunian dalam jangka panjang mulai dipandang kurang strategis, terutama ketika cicilan KPR bisa menjadi investasi jangka panjang.</p>
<figure id="attachment_932" aria-describedby="caption-attachment-932" style="width: 200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-932" src="https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/02/Dirut-BTN-150x150.jpg" alt="" width="200" height="200" srcset="https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/02/Dirut-BTN-150x150.jpg 150w, https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/02/Dirut-BTN-90x90.jpg 90w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /><figcaption id="caption-attachment-932" class="wp-caption-text">Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu (Sumber foto : dokumentasi BTN)</figcaption></figure>
<p>Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan bahwa secara umum pengambil KPR terbesar di BTN berasal dari kalangan milenial, dengan persentase mencapai sekitar 85 persen. Menurutnya, milenial kini menjadi tulang punggung pertumbuhan sektor perumahan nasional, terutama sebagai pembeli rumah pertama (first home buyer) dikutip dari detik.com.</p>
<p>Menariknya, penetrasi pembiayaan juga mulai menjangkau sektor informal. Jika sebelumnya porsi debitur dari kalangan wiraswasta dan pelaku UMKM relatif kecil, kini angkanya meningkat signifikan hingga menembus dua digit. Hal ini menunjukkan akses pembiayaan perumahan semakin inklusif dan terbuka bagi lebih banyak lapisan masyarakat.</p>
<p>Sejak 1976 hingga 2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan KPR sekitar 510 triliun rupiah kepada jutaan debitur di seluruh Indonesia sebuah perjalanan panjang yang turut membentuk wajah perumahan nasional (sumber detik.com, 27 Januari 2026).</p>
<p><strong>Dari Menikmati Hari Ini, Menuju Membangun Esok</strong></p>
<p>Bagi Dina dan Arif, rumah kecil mereka mungkin belum sempurna. Belum ada sofa empuk, belum ada lemari besar. Namun di sanalah rencana-rencana masa depan mulai disusun tentang ruang kerja kecil di sudut rumah, tentang kamar anak kelak, tentang pohon yang akan ditanam di halaman.</p>
<p>Membeli rumah lewat KPR bukan lagi sekadar wacana bagi generasi milenial. Ia menjadi simbol perubahan pola pikir: dari sekadar menikmati hari ini menjadi membangun hari esok.</p>
<p>Di tangan generasi yang lebih sadar finansial dan berani mengambil langkah, kunci rumah pertama bukan hanya benda logam kecil. Ia adalah tanda bahwa mimpi, jika direncanakan dengan disiplin dan keberanian, bisa benar-benar digenggam. (Achmad Ichsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/mengayuh-asa-menggapai-rumah-impian-lewat-bank-tabungan-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi BTN Melayani Negeri Melalui Digitalisasi Bank dan KPR yang Lebih Mudah</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/transformasi-btn-melayani-negeri-melalui-digitalisasi-bank-dan-kpr-yang-lebih-mudah/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/transformasi-btn-melayani-negeri-melalui-digitalisasi-bank-dan-kpr-yang-lebih-mudah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 06:38:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[#76tahunbtn]]></category>
		<category><![CDATA[#anugerahjurnalistikdanfotobtn]]></category>
		<category><![CDATA[#hgcthi]]></category>
		<category><![CDATA[BTN]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=660</guid>

					<description><![CDATA[BERITABUANA-Transformasi PT Bank Tabungan Negara (BTN) bukan sekadar jargon korporasi, melainkan wujud <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/transformasi-btn-melayani-negeri-melalui-digitalisasi-bank-dan-kpr-yang-lebih-mudah/" title="Transformasi BTN Melayani Negeri Melalui Digitalisasi Bank dan KPR yang Lebih Mudah" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BERITABUANA</strong>-Transformasi PT Bank Tabungan Negara (BTN) bukan sekadar jargon korporasi, melainkan wujud nyata komitmen perseroan dalam melayani negeri. Sejak ditugaskan sebagai bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 1976, BTN terus berevolusi melalui inovasi layanan transaksi keuangan dan pembiayaan perumahan yang berorientasi pada kemudahan, kecepatan, serta inklusi sosial. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui digitalisasi di hampir seluruh produk dan layanan BTN.</p>
<p>Digitalisasi perbankan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kemudahan akses dan kecepatan layanan bagi nasabah, mendorong efisiensi operasional melalui pengurangan proses manual, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat keamanan data. Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, transformasi digital juga memastikan daya saing dan keberlanjutan bisnis bank di masa depan.</p>
<p>Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci transformasi bisnis BTN. Digitalisasi dilakukan untuk mempermudah akses KPR, mempercepat proses akad—bahkan hingga tiga hari—serta memperluas ekosistem digital melalui berbagai aplikasi seperti BTN Properti, Smart Residence, hingga pengembangan Digital Store.</p>
<p>Selain mendorong layanan paperless, BTN juga memperkuat keamanan siber serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar mampu mendukung layanan modern, termasuk KPR bagi generasi muda dan perempuan dalam mendukung program pemerintah pembangunan tiga juta rumah.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, fokus utama BTN adalah memperkuat kapabilitas digital guna memperluas akses layanan dan mempercepat proses perbankan, baik bagi masyarakat umum maupun pelaku industri properti.</p>
<figure id="attachment_663" aria-describedby="caption-attachment-663" style="width: 191px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class=" wp-image-663" src="https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/01/Dirut-BTN-150x150.jpg" alt="" width="191" height="191" srcset="https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/01/Dirut-BTN-150x150.jpg 150w, https://beritabuanaindonesia.id/wp-content/uploads/2026/01/Dirut-BTN-90x90.jpg 90w" sizes="(max-width: 191px) 100vw, 191px" /><figcaption id="caption-attachment-663" class="wp-caption-text">Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabah dan debitur. (sumber foto : dokumentasi BTN)</figcaption></figure>
<p><strong>Digitalisasi Layanan BTN, Akses Perbankan Tanpa Batas</strong></p>
<p>Digitalisasi menjadi tulang punggung transformasi BTN. Salah satu pencapaian terdepan adalah pengembangan super-app Balé by BTN, yang menyatukan layanan perbankan dan properti dalam satu platform terintegrasi.</p>
<p>Melalui Balé, nasabah dapat mengakses simulasi KPR, pengajuan kredit, hingga pengelolaan transaksi keuangan secara daring tanpa harus datang ke kantor cabang. Inovasi ini menghadirkan pengalaman layanan yang lebih praktis, transparan, dan efisien.</p>
<p>BTN juga memperluas pemanfaatan Balé untuk mendukung transformasi layanan publik. Salah satunya melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan meluncurkan DigiKab Powered by Balé, sebuah platform digital inovatif yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyampaikan bahwa DigiKab Powered by Balé merupakan wujud nyata komitmen BTN dalam mendukung digitalisasi pemerintahan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>“Digitalisasi adalah solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan publik. Minahasa Utara kami pilih sebagai role model karena kesiapan dan semangat inovatifnya,” ujar Nixon dalam keterangan tertulis, Minggu (21/9/2025).</p>
<p>Tren Pertumbuhan Digital BTN pada tahun 2025 cukup signifikan. Dari data menunjukkan tren digitalisasi BTN yang terus menguat:</p>
<p><strong>Data Pertumbuhan Digital BTN (2023–2025) :</strong></p>
<p>I<strong>ndikator</strong>                                               <strong>2023    </strong>                                    <strong>2025</strong></p>
<p>Pengguna New BTN Mobile                ±621.000                                 terus meningkat</p>
<p>Visitor BTN Properti                            28,7 juta/tahun                       –</p>
<p>Pengajuan KPR Online (Q1 2025)       –                                              12.300</p>
<p>Nilai KPR via Online                              –                                              Rp800 miliar</p>
<p>Pengguna Balé by BTN                         –                                              &gt;1 juta</p>
<p><em>sumber : data BTN</em></p>
<p>Lonjakan pengajuan KPR online tercatat mencapai lebih dari 52 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal I 2025. Transformasi digital BTN juga mencakup pengelolaan lebih dari 380.000 dokumen KPR secara digital, yang mempercepat proses layanan sekaligus meningkatkan keamanan data nasabah.</p>
<p>Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, menilai kemudahan KPR online memberikan keuntungan dari sisi kecepatan dan akses. Namun, ia mengingatkan adanya risiko yang perlu dikelola, terutama terkait verifikasi data dan pemahaman debitur terhadap produk kredit.</p>
<p>“KPR online prosesnya lebih cepat, lebih mudah, dan lebih efisien. Biayanya juga berpotensi lebih murah,” ujar Tauhid Ahmad, dikutip dari detikProperti.</p>
<p><strong>Menuju KPR yang Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan</strong></p>
<p>Digitalisasi layanan BTN tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah. Hingga periode 2024–2025, BTN mempertahankan pangsa pasar KPR nasional sekitar 40 persen, dengan pangsa KPR subsidi mencapai lebih dari 80 persen.</p>
<p>BTN menargetkan pertumbuhan kredit hingga 9 persen pada 2025, yang didorong oleh KPR subsidi. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 182.952 unit sepanjang 2025.</p>
<p>Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat, total penyaluran KPR FLPP nasional hingga 19 Desember 2025 mencapai 263.017 unit dengan nilai Rp 32,67 triliun. Program tersebut melibatkan 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, serta 7.998 pengembang perumahan di berbagai daerah. Kontribusi BTN mencapai sekitar 70 persen dari total penyaluran nasional. Capaian itu menempatkan BTN sebagai bank dengan porsi KPR FLPP terbesar.</p>
<p>Dominasi BTN di sektor pembiayaan perumahan nasional semakin diperkuat dengan integrasi layanan digital yang memberikan pengalaman nasabah yang lebih mulus—mulai dari simulasi cicilan, pre-approval, hingga pelacakan proses pengajuan secara real time.</p>
<p>Sebagai bagian dari transformasi, BTN juga menutup 157 outlet yang kurang produktif dan mengalihkan fokus layanan ke kanal digital. Langkah ini mendorong pertumbuhan transaksi digital BTN hingga diperkirakan mencapai lebih dari 262 juta transaksi per tahun, atau meningkat 51 persen dibanding tahun sebelumnya.</p>
<p><strong>Kinerja Keuangan Menguat Seiring Transformasi</strong></p>
<p>Transformasi digital turut berdampak positif pada kinerja keuangan BTN. Pada sembilan bulan pertama 2025, laba bersih BTN mencapai Rp2,3 triliun, tumbuh lebih dari 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p><strong>Kinerja Keuangan BTN 2025 :</strong></p>
<p><strong>Indikator</strong>                                                                        <strong>Nilai</strong></p>
<p>Laba Bersih (Jan–Sep 2025)                                        Rp2,3 triliun</p>
<p>Pendapatan Bunga Bersih                                           Rp12,76 triliun</p>
<p>Total Pendapatan Bunga                                             Rp26,57 triliun</p>
<p><em>sumber : data BTN</em></p>
<p>Transformasi BTN menjadi bukti nyata komitmen bank ini dalam melayani kebutuhan perbankan dan perumahan rakyat Indonesia. Digitalisasi tidak hanya mempercepat transaksi dan pembiayaan, tetapi juga memperluas akses layanan bagi masyarakat dari perkotaan hingga pelosok negeri.</p>
<p>Melalui inovasi Balé by BTN, pengelolaan digital dokumen KPR, serta peningkatan efisiensi operasional, BTN bukan hanya menjawab tuntutan zaman, tetapi juga menghadirkan kemudahan nyata bagi jutaan masyarakat Indonesia dalam mewujudkan rumah impian.</p>
<p>Transformasi BTN bukan semata soal teknologi, melainkan tentang memudahkan hidup rakyat Indonesia. (Achmad Ichsan)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/transformasi-btn-melayani-negeri-melalui-digitalisasi-bank-dan-kpr-yang-lebih-mudah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BTN Restrukturisasi Kredit 22 Ribu Nasabah</title>
		<link>https://beritabuanaindonesia.id/btn-restrukturisasi-kredit-22-ribu-nasabah/</link>
					<comments>https://beritabuanaindonesia.id/btn-restrukturisasi-kredit-22-ribu-nasabah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Achmad Ichsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 09:34:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BTN]]></category>
		<category><![CDATA[kredit]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah]]></category>
		<category><![CDATA[restrukturisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritabuanaindonesia.id/?p=503</guid>

					<description><![CDATA[PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melakukan restrukturisasi kredit kepada 22.879 <a class="read-more" href="https://beritabuanaindonesia.id/btn-restrukturisasi-kredit-22-ribu-nasabah/" title="BTN Restrukturisasi Kredit 22 Ribu Nasabah" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melakukan restrukturisasi kredit kepada 22.879 nasabah konsumer yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan tingkat dampak bencana untuk menjaga kemampuan bayar debitur pascabencana dan mendorong pemulihan ekonomi daerah terkait.<br />
Direktur Utama (Dirut) BTN, Nixon LP Napitupulu, menyebut kebijakan restrukturisasi ini bentuk keberpihakan kepada nasabah kredit konsumer BTN untuk daerah terdampak bencana, seperti Banda Aceh (BSN), Medan, Padang, dan Pematang Siantar. Adapun nilai baki debet kredit konsumer untuk relaksasi kredit ini mencapai Rp 1,93 triliun.</p>
<p>&#8220;Data jumlah nasabah terdampak ini masih akan terus bergerak seiring dengan perkembangan kondisi di lapangan. Karena itu, relaksasi kredit kami berikan secara bertahap dan adaptif, sesuai kondisi terbaru di masing-masing wilayah terdampak,&#8221; ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Nixon menjelaskan, relaksasi kredit diberikan berdasarkan tingkat dampak bencana yang dialami nasabah kredit konsumer. Adapun rinciannya, kategori terdampak ringan memperoleh masa tenggang pembayaran angsuran hingga 6 bulan, kategori terdampak sedang hingga 9 bulan, dan kategori terdampak berat hingga 12 bulan.</p>
<p>Kebijakan restrukturisasi ini berlaku hingga tiga tahun sejak ditetapkan pada 10 Desember 2025 lalu. Kemudian, kebijakan ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan hasil evaluasi bank.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan klasifikasi dampak secara menyeluruh agar kebijakan relaksasi benar-benar tepat sasaran. Setiap nasabah kredit konsumer mendapatkan perlakuan sesuai kondisi yang dialami, bukan disamaratakan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kebijakan ini menjadi implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu yang Terkena Dampak Bencana. Debitur kredit konsumer dapat mengajukan permohonan restrukturisasi melalui kantor cabang BTN sesuai domisili atau lokasi agunan dengan melampirkan identitas diri, keterangan dari pemerintah daerah setempat yang menyatakan debitur dan/atau agunan terdampak langsung oleh bencana.</p>
<p>Kemudian atas pengajuan tersebut, BTN melakukan verifikasi dan asesmen untuk memastikan relaksasi diberikan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Nixon memastikan, BTN terus memantau kondisi nasabah kredit konsumer terdampak dan berkoordinasi dengan OJK hingga pemerintah untuk memastikan kebijakan ini efektif dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memastikan nasabah kredit konsumer terdampak tidak berjalan sendiri. BTN hadir melalui kebijakan relaksasi kredit dan pendampingan proses restrukturisasi agar pemulihan dapat berlangsung secara berkelanjutan,&#8221; ujar dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritabuanaindonesia.id/btn-restrukturisasi-kredit-22-ribu-nasabah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
